minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Nasional

Din Syamsuddin: Anak PKI Tidak Mewarisi Dosa Orang Tuanya

Senin, 25 September 2017 - 04:36:41 WIB - 303
Din Syamsuddin: Anak PKI Tidak Mewarisi Dosa Orang TuanyaMantan Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin

NASIONAL - Mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin menilai, tak seyogianya keturunan aktivis PKI yang terlibat peristiwa 1965 mewarisi dosa para orang tuanya. Pihaknya meminta untuk merangkul mereka menjadi bagian komponen untuk membangun bangsa ke depan.

"Saya berpendapat, anak-anak keluarga dan keturunan PKI yang terlibat dalam 1965 itu tidak seyogianya mewarisi dosa atau kesalahan orang tuanya. Alquran sudah menyatakan, seseorang tidak dapat mewarisi dosa orang lain," kata Din di Universitas Muhammadiyah Malang, Minggu (24/9).

Kata Din, mereka adalah anak-anak bangsa apalagi mayoritas muslim yang baik dan taat beragama. Karena itu, harus dirangkul sebagai saudara sebangsa, bahkan seagama.

"Jadi tidak perlu, kemudian kesalahan atau tuduhan segala macam itu kita kenakan pada generasi-generasi penerus. Tapi juga jangan sampai keluarga itu berkeinginan untuk menghidupkan kembali komunisme, karena itu anti Pancasila," sambungnya.

Din juga mengingatkan, pemerintah agar bersifat adil dalam menangani isme-isme yang dicurigai anti Pancasila. Pemerintah harus bergerak berdasarkan ketentuan yang berlaku.

"Jangan sampai yang terkait dengan organisasi Islam yang dianggap anti Pancasila kemudian dibubarkan. Sementara isme-isme yang lain itu, tidak perlakukan yang sama. Itu ketidakadilan yang tidak boleh terjadi," katanya.

Din juga berpesan, agar bangsa ini jangan terlalu banyak memperdebatkan sesuatu yang sudah fakta sejarah dan berkekuatan hukum. Karena masalah-masalah lain masih banyak yang harus diselesaikan.

Akibat perdebatan yang kurang menguntungkan membuat bangsa ini kehilangan fokus. Padahal banyak masalah korupsi, penyimpangan uang negara yang seolah-olah terlupakan.

"Jangan sampai melupakan yang lama, tapi juga jangan lupa masalah baru," tegasnya.

Pihaknya juga mengaku mendukung upaya rekonsiliasi yang pernah digagas sejumlah pihak beberapa tahun lalu. Karena memang anak dan keturunan para aktivis PKI yang terlibat pemberontakan 1965 tidak sepatutnya mendapatkan stigma negatif yang terus melekat.

"Saya termasuk yang mendukung (rekonsiliasi). Keluarga dan anak-anak PKI, mereka itu sebenarnya saudara-saudara kita. Jangan pula mereka dituduh, atau juga sangat manusiawi tidak mau seperti itu. Karena itu, kembalikan bangsa ini pada Pancasila di dalamnya ada agama di situ," pungkasnya. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi/Merdeka.com
Tag: indonesia,metro,nasional,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Tabrakan Kereta di Kampung Baru Pariaman, Bagian Depan Mobil Hancur dan Sopir Shok

Tabrakan Kereta di Kampung Baru Pariaman, Bagian Depan Mobil Hancur dan Sopir Shok

PARIAMAN - Kereta api Sibinuang Kembali memakan korban, kali ini sebuah minibus Daihatsu Terios BA 1098 WN di...

Pariaman Geber Persiapan MTQ Tingkat Sumbar ke-37 Bersama Wabub Nasrul Abit

Pariaman Geber Persiapan MTQ Tingkat Sumbar ke-37 Bersama Wabub Nasrul Abit

PARIAMAN - Panitia MTQ tingkat Provinsi dan Kota Pariaman gelar Technical Meeting Jelang MTQ Nasional tingkat provinsi...

Ryan Hidayat Terpilih Jadi Ketua DPD IMM Sumbar 2018-2020

Ryan Hidayat Terpilih Jadi Ketua DPD IMM Sumbar 2018-2020

PADANG - Musda XXII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumbar memilih Ryan Hidayat sebagai Ketua Umum DPD IMM Sumbar...

ASN di Pariaman Wajib Laporkan Harta Kekayaan

ASN di Pariaman Wajib Laporkan Harta Kekayaan

PARIAMAN - Pemerintah Kota Pariaman adakan sosialisasi laporan harta kekayaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tatacara...

Semen Padang FC Ingin Aturan Marquee Player Musim Depan Dihapus, Ini Alasannya

Semen Padang FC Ingin Aturan Marquee Player Musim Depan Dihapus, Ini Alasannya

BOLA - Manajemen Semen Padang FC meminta kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu