minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Nasional

Panglima TNI Gatot Nurmantyo: Saya Tak Akan Tanggapi Soal 5.000 Senjata Ilegal

Senin, 25 September 2017 - 04:41:51 WIB - 297
Panglima TNI Gatot Nurmantyo: Saya Tak Akan Tanggapi Soal 5.000 Senjata IlegalPanglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (Kanan)

NASIONAL - Menko Polhukam Wiranto memberikan penjelasan terkait pemesanan 5.000 senjata yang disampaikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Menurut Wiranto, senjata yang dipesan itu berasal dari Polri. Ada 500 pucuk senjata yang dipesan dan untuk kepentingan sekolah intelijen.


Menanggapi hal tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, pihaknya tidak pernah merilis tentang adanya institusi di luar TNI yang berencana mendatangkan 5.000 pucuk senjata secara ilegal ke Indonesia.


"Saya tidak pernah "press release" (soal senjata), saya hanya menyampaikan kepada purnawirawan, namun berita itu keluar. Saya tidak akan menanggapi terkait itu (senjata ilegal)," kata Panglima TNI usai menutup Kejurnas Karate Piala Panglima TNI Tahun 2017, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu malam, (24/9/2017).


Namun demikian, dirinya mengakui bahwa beredarnya video dan rekaman soal itu di dunia maya adalah memang pernyataannya.


"Seribu persen itu benar kata-kata saya. Tapi saya tidak pernah press release, sehingga saya tidak perlu menanggapi hal itu," tegasnya.


Terkait kebenaran informasi bahwa ada institusi di luar TNI yang berencana mendatangkan 5.000 pucuk senjata secara ilegal ke Indonesia, Panglima TNI kembali enggan menanggapi soal itu. Juga terkait adanya masalah komunikasi antara TNI, BIN dan Polri seperti diungkapkan oleh Wiranto.


"Tanyakan ke Pak Wiranto," imbuhnya.


Berawal dari Cilangkap


Dalam rekaman yang beredar, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebut ada institusi tertentu yang akan mendatangkan 5.000 senjata secara ilegal dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo atau Jokowi.


Pernyataan itu disampaikan Jenderal Gatot dalam silaturahmi TNI dengan purnawirawan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat, 22 September 2017 lalu.


Acara tersebut turut dihadiri Menko Polhukam Wiranto, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Laksamana TNI (Purn) Widodo AS, dan mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus, Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, serta sejumlah petinggi TNI lainnya. (lp6)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi/liputan6.com
Tag: indonesia,metro,nasional,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Gempa Darat 4,1 SR Goyang Agam Sumbar

Gempa Darat 4,1 SR Goyang Agam Sumbar

AGAM -- Gempa darat berkekuatan 4,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar),...

Tabrakan Kereta di Kampung Baru Pariaman, Bagian Depan Mobil Hancur dan Sopir Shok

Tabrakan Kereta di Kampung Baru Pariaman, Bagian Depan Mobil Hancur dan Sopir Shok

PARIAMAN - Kereta api Sibinuang Kembali memakan korban, kali ini sebuah minibus Daihatsu Terios BA 1098 WN di...

Liga 1: Prediksi PSM Makassar vs Semen Padang FC

Liga 1: Prediksi PSM Makassar vs Semen Padang FC

BOLA - Pekan Ke-27 Liga 1 Gojek Traveloka, tuan rumah PSM Makassar punya kesempatan meraih poin penuh saat menjamu tim...

Petinju Limapuluh Kota Raih Satu Medali Emas dan 1 Perunggu pada Kejurda Tinju Piala Kapolda Sumbar

Petinju Limapuluh Kota Raih Satu Medali Emas dan 1 Perunggu pada Kejurda Tinju Piala Kapolda Sumbar

LIMAPULUH KOTA - Atlet tinju asal Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berhasil meraih medali...

Warga Jorong Nenan Limapuluh Kota Demo, Tuntut DPRD dan Pemkab Perbaiki Jalan Rusak

Warga Jorong Nenan Limapuluh Kota Demo, Tuntut DPRD dan Pemkab Perbaiki Jalan Rusak

LIMAPULUH KOTA - Puluhan warga Jorong Nenan, Kenagarian Maek, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu