minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Nasional

Panglima TNI Gatot Nurmantyo: Saya Tak Akan Tanggapi Soal 5.000 Senjata Ilegal

Senin, 25 September 2017 - 04:41:51 WIB - 348
Panglima TNI Gatot Nurmantyo: Saya Tak Akan Tanggapi Soal 5.000 Senjata IlegalPanglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (Kanan)

NASIONAL - Menko Polhukam Wiranto memberikan penjelasan terkait pemesanan 5.000 senjata yang disampaikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Menurut Wiranto, senjata yang dipesan itu berasal dari Polri. Ada 500 pucuk senjata yang dipesan dan untuk kepentingan sekolah intelijen.

Menanggapi hal tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, pihaknya tidak pernah merilis tentang adanya institusi di luar TNI yang berencana mendatangkan 5.000 pucuk senjata secara ilegal ke Indonesia.

"Saya tidak pernah "press release" (soal senjata), saya hanya menyampaikan kepada purnawirawan, namun berita itu keluar. Saya tidak akan menanggapi terkait itu (senjata ilegal)," kata Panglima TNI usai menutup Kejurnas Karate Piala Panglima TNI Tahun 2017, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu malam, (24/9/2017).

Namun demikian, dirinya mengakui bahwa beredarnya video dan rekaman soal itu di dunia maya adalah memang pernyataannya.

"Seribu persen itu benar kata-kata saya. Tapi saya tidak pernah press release, sehingga saya tidak perlu menanggapi hal itu," tegasnya.

Terkait kebenaran informasi bahwa ada institusi di luar TNI yang berencana mendatangkan 5.000 pucuk senjata secara ilegal ke Indonesia, Panglima TNI kembali enggan menanggapi soal itu. Juga terkait adanya masalah komunikasi antara TNI, BIN dan Polri seperti diungkapkan oleh Wiranto.

"Tanyakan ke Pak Wiranto," imbuhnya.

Berawal dari Cilangkap

Dalam rekaman yang beredar, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebut ada institusi tertentu yang akan mendatangkan 5.000 senjata secara ilegal dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Pernyataan itu disampaikan Jenderal Gatot dalam silaturahmi TNI dengan purnawirawan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat, 22 September 2017 lalu.

Acara tersebut turut dihadiri Menko Polhukam Wiranto, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Laksamana TNI (Purn) Widodo AS, dan mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus, Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, serta sejumlah petinggi TNI lainnya. (lp6)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi/liputan6.com
Tag: indonesia,metro,nasional,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Nil Maizar Jadi Salah Satu Kandidat Kuat Pelatih Mitra Kukar Musim Depan

Nil Maizar Jadi Salah Satu Kandidat Kuat Pelatih Mitra Kukar Musim Depan

TENGGARONG - Mantan pelatih Semen Padang FC, Nil Maizar menjadi salah satu kandidat kuat pelatih Mitra Kukar musim...

Wako Pariaman Luruskan Polemik Tidak Ditanda Tanganinya APBD 2018 oleh Dirinya

Wako Pariaman Luruskan Polemik Tidak Ditanda Tanganinya APBD 2018 oleh Dirinya

PARIAMAN - Walikota Pariaman luruskan seputar persoalan jalan-jalan ke luar negeri yang merupakan 1 dari 4 item yang...

Hari Anti Korupsi Sedunia : Pemberantasan Korupsi Merupakan Kerja Kolektif dan Massif

Hari Anti Korupsi Sedunia : Pemberantasan Korupsi Merupakan Kerja Kolektif dan Massif

Tanah Datar - Mengusung tema "Bergerak bersama memberantas korupsi untuk meningkatkan masyarakat yang...

Inilah Jadwal Lengkap Pertandingan Piala Dunia Rusia 2018

Inilah Jadwal Lengkap Pertandingan Piala Dunia Rusia 2018

BOLA - Sebanyak 32 tim nasional akan terlaga di Piala Dunia 2018 pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018 di Rusia. Rusia...

Pengakuan Mengejutkan Penyanyi Lagu Minang Tak Tun Tuang yang Mendunia

Pengakuan Mengejutkan Penyanyi Lagu Minang Tak Tun Tuang yang Mendunia

SHOWBIZ - Lagu berjudul, Tak Tun Tuang sedang hits di mancanegara. Lagu milik penyanyi asal Bukti Tinggi, Sumatera...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media