minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Minangkabau

Empat Perantau Muda Minang ini Prakarsai Festival Kampoeng Minangkabau 2017 di Bandung

Selasa, 26 September 2017 - 03:24:32 WIB - 445
Empat Perantau Muda Minang ini Prakarsai Festival Kampoeng Minangkabau 2017 di BandungJenni Murlita, Dia Anggraini, Celi Parlina, dan Andika Cendikia, para pemrakarsa FKM 2017 di Bandung.

BANDUNG - Puncak kemeriahan Festival Kampoeng Minangkabau 2017 yang berlangsung dari tanggal (21/9 - 1/10) di Metro Indah Mall, Bandung akan ditutup dengan Kesenian Irama Minang (KIM). Permainan KIM yang akan ditampilkan pada malam penutupan, Minggu 1 Oktober 2017 ini, dimulai dari jam 20.00 - selesai.

Festival ini diprakarsai oleh Jenni Murlita (finance and show content), Andika Cendikia (concept), Dia Anggraini (media social pragmatist), dan Celi Parlina (relationship master). Mereka adalah empat orang generasi muda Ranah Minang yang tinggal di perantauan, yang ingin melestarikan kuliner, kesenian dan kebudayaan Minangkabau dengan mengenalkannya pada masyarakat perantau Minang dan masyarakat setempat, secara berketerusan.

"Sejauh manapun engkau merantau, darah minang akan melekat di tubuhmu. Zaman pasti berubah. Tapi, adat dan budayamu, jangan. Itu adalah warisan terbesar dari nenek moyangmu. Banggalah jadi gadih Minang. Gadih Minang babaju kuruang," kata Dia Anggraini, yang juga dikenal dengan nama Ghea Mirrela dalam dunia kepenulisan.

Permainan KIM yang akan dibawakan oleh Mak Pono dan Upiak Unyuik bersama tim keseniannya pada malam penutupan festival ini nanti, siap untuk menghibur warga Bandung dan sekitarnya. Pada permainan tradisi asal Pariaman ini, para penonton diminta untuk melingkari angka pada kertas yang dibagikan oleh pemandu KIM, sesuai angka-angka yang disebutkan pada lirik lagu yang dibawakan oleh penyanyi KIM. Penonton yang memperoleh sederet angka penuh pada kertasnya, berhak memperoleh hadiah menarik dari panitia. Para penonton yang ikut permainan ini tidak dipungut biaya.

Festival Kampung Minangkabau 2017 Bandung ini juga dimeriahkan oleh penampilan para mahasiswa dari USBM Telkom, dengan membawakan: Tari Piriang, Tari Lauik Sijombang, Tari Pasambahan, dan Randai.

Selain penampilan musik tradisi, lagu-lagu tradisional, tarian tradisional dan KIM, Festival Minangkabau 2017 Bandung ini diselerakan oleh wisata kuliner, 25 stand yang disediakan oleh panitia terisi penuh, dengan beragam sajian kuliner asli Minangkabau, dan dapat dikunjungi setiap harinya selama pelaksanaan acara, dari jam 09.00 - 21.00 WIB.

Nasi Padang yang terkenal dengan rendangnya, ternyata juga ada beragam masakan asli Sumatra Barat yang tak kalah menerbitkan selera. Pada festival ini lidah kita bisa digiurkan oleh nikmatnya; martabak Kubang Hayuda, sate Danguang-Danguang, soto Padang, bika Mariani khas Pariaman, karupuak kuah, sala lauak, teh talua, nasi kapau, es tebak, cindua minang, dan beragam sajian lainnya, yang dirindukan oleh para perantau Minang. Selama pelaksanaan berlangsung, festival ini dihadiri oleh warga Bandung dan sekitarnya, juga dari kalangan artis ibukota, dan wisatawan mancanegara.

"Nasi Padang itu kita membeli rasa, bukan gengsi. Harganya yang relatif mahal disebabkan masakan Padang itu kaya rempah. Ada banyak bumbu untuk satu jenis masakan. Dan pada jenis masakan tertentu dibutuhkan keahlian khusus untuk membuatnya. Ironinya, kadang kita rela membayar ratusan ribu untuk jenis masakan luar negeri, yang bahan bakunya murah, demi sebuah gengsi. Mari kita cintai masakan tradisi daerah kita sendiri," pungkas Dia Anggraini.(Muhammad Fadhli)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: minangkabau,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Jadwal Timnas Indonesia U-19 vs Thailand U-19

Jadwal Timnas Indonesia U-19 vs Thailand U-19

BOLA - Timnas Indonesia U-19 akan kembali turun gelanggang di ajang uji coba internasional. Kali ini, tim asuhan Indra...

Digigit Ular, Bocah 9 Bulan Payakumbuh ini Terkatung-katung 12 Hari di Rumah Sakit

Digigit Ular, Bocah 9 Bulan Payakumbuh ini Terkatung-katung 12 Hari di Rumah Sakit

PAYAKUMBUH - Bocah berumur 9 bulan, jenis kelamin laki-laki, bernama Pandu dinyatakan oleh paramedis RSUD Dr. Adnaan WD...

Suka Ngemil Biji Labu? Ini Manfaatnya

Suka Ngemil Biji Labu? Ini Manfaatnya

LIFESTYLE - Kamu masih mengalami kesulitan untuk tidur tiap malam hingga berakhir insomnia? Well, tentu saja hal ini...

Final Kejurnas Seri II Pacuan Kuda Tahun 2017 di Jatim, Kamang Chrom Optimis Juara

Final Kejurnas Seri II Pacuan Kuda Tahun 2017 di Jatim, Kamang Chrom Optimis Juara

BUKITTINGGI - Kejuaraan Nasional Pacu Kuda Seri II Tahun 2017 akan segera digelar pada Minggu 22 Oktober 2017 di...

Banjir Terjang Pasaman Barat, 17 Rumah Rusak, 1 Hanyut dan 160 KK Mengungsi

Banjir Terjang Pasaman Barat, 17 Rumah Rusak, 1 Hanyut dan 160 KK Mengungsi

PASAMAN BARAT - Banjir yang menerjang pemukiman di Jorong Kampung Baru, Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu