minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
Pemko Payakumbuh home berita Payakumbuh

Kejari Payakumbuh: Perppu Lahir Bukan Untuk Mempersulit Ormas

Selasa, 26 September 2017 - 16:50:13 WIB - 302
Kejari Payakumbuh: Perppu Lahir Bukan Untuk Mempersulit OrmasKepala Kesbang Ifon Satria mewakili Walikota Payakumbuh sedang menyampaikan materi

PARIAMAN - Rewalan Kebangkitan Pemuda Pemudi Payakumbuh (RKPPP) gelar sosialisasi Pengamalan Butir-Butir Pancasila dalam Keorganisasian di Gudung Gambir, jalan Sudirman, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (26/9).

Oktriadi Kurniawan sebagai pamateri mengatakan, masyarakat Indonesia sudah mengetahui ada dan lahirnya Perppu (Peraturan Presiden Pengganti Undang-undang) terkait organisasi kemasyarakatan (Ormas).

Ia menyebutkan, sesuai UU No 17 tahun 2013 tentang Ormas, dimana pembubaran Ormas harus melalui proses hingga keputusan Pengadilan. Namun setelah keluarnya Perppu No 2 tahun 2017 tentang perubahan UU Nomor 17 tahun 2013 tentang Ormas, pembubaran Ormas tidak perlu melalui pengadilan.

Sebenarnya Perppu bisa dibatalkan hanya dengan dua cara, pertama melalui keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan kedua tidak diterima oleh DPR RI. Jika DPR RI tidak menerima maka harus kembali kepada UU yang lama.

"Perppu lahir untuk membuat seluruh ormas yang ada di Indonesia dalam kondisi memiliki aturan yang jelas dan patuh kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jelas bukan untuk mempersulit, diharapkan ormas hadir memberikan dampak positif kepada masyarakat," ungkap Jaksa fungsional Intel Kejaksaan Tinggi Negeri Payakumbuh.

Disampaikannya, dengan keluarnya Perppu bukan berarti UU tidak berlaku. Mengingat Perppu hanya mengubah beberapa pasal dalam UU Ormas. Dan Perpu merupakan kewenangan Presiden sesuai UUD 1945 pasal 22 ayat 1, dalam hal Ikhwal kegentingan yang memaksa, presiden berhak menetapkan peraturan pemerintah sebagai penggantinya Undang-Undang.

"Maka Presiden sebenarnya bisa mengeluarkan perpu kapan saja. Dengan catatan Ikhwal kegentingan yang memaksa. Namun tafsir Ikhwal Kegentingan yang Memaksa itu, dibatasi keputusan MK Nomor 138/PPU-VII/2009," sebut Oktriadi Kurniawan dihadapan puluhan peserta.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Payakumbuh Drs Ipon Satria mengatakan, sosialisasi pengamalan butir-butir pancasila kepada pemuda khususnya untuk wilayah Kota Payakumbuh perlu tetap dilakukan. Dia juga mengajak organisasi yang ada dimasyarakat bisa didaftarkan kepada Kesbangpol.

"Ormas merupakan aset bangsa, makanya ormas perlu diatur sesuai UU yang ada. Kegiatan ini sangat kita apresiasi, kedepan anak muda Payakumbuh mampu mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Ipon.

Selain dari Kejari Payakumbuh, pematari juga didatangkan dari Akademisi, Saiful Anwar, dan Kasi Hubungan Antar Lembaga Kantor Kesbangpol Kota Payalumbuh, Diki Engla M. SSTP.(Rhino)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo
Tag: metro,payakumbuh,politik,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Wako Pariaman Luruskan Polemik Tidak Ditanda Tanganinya APBD 2018 oleh Dirinya

Wako Pariaman Luruskan Polemik Tidak Ditanda Tanganinya APBD 2018 oleh Dirinya

PARIAMAN - Walikota Pariaman luruskan seputar persoalan jalan-jalan ke luar negeri yang merupakan 1 dari 4 item yang...

Dikecam Tokoh Dunia, Trump Resmi Umumkan Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Dikecam Tokoh Dunia, Trump Resmi Umumkan Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

INTERNASIONAL - Presiden Amerika Serikat Donald Trump hari ini secara resmi mengumumkan Yerusalem sebagai ibu kota...

Kerangka Masjid Ikon Destinasi Wisata Halal Kota Padang Sudah Berdiri

Kerangka Masjid Ikon Destinasi Wisata Halal Kota Padang Sudah Berdiri

PADANG - Kerangka masjid di Pantai Padang yang akan menjadi ikon destinasi wisata halal sudah berdiri. Jika tak ada...

Polresta Payakumbuh Ringkus Dua Pemuda Terduga Perampasan dengan Kekerasan

Polresta Payakumbuh Ringkus Dua Pemuda Terduga Perampasan dengan Kekerasan

PAYAKUMBUH - Dua pemuda yang diduga melakukan aksi kejahatan perampasan dengan kekerasan (Curas) diringkus jajaran...

BPN Tidak Hadir Ukur Obyek Perkara, Eksekusi Lahan PT. KAI di Basko Mall Ditunda

BPN Tidak Hadir Ukur Obyek Perkara, Eksekusi Lahan PT. KAI di Basko Mall Ditunda

PADANG - Pengadilan Negeri Padang menangguhkan eksekusi lahan milik PT KAI Divre II Sumbar di kawasan Basko Hotel Air...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media