minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Payakumbuh

Kejari Payakumbuh: Perppu Lahir Bukan Untuk Mempersulit Ormas

Selasa, 26 September 2017 - 16:50:13 WIB - 227
Kejari Payakumbuh: Perppu Lahir Bukan Untuk Mempersulit OrmasKepala Kesbang Ifon Satria mewakili Walikota Payakumbuh sedang menyampaikan materi

PARIAMAN - Rewalan Kebangkitan Pemuda Pemudi Payakumbuh (RKPPP) gelar sosialisasi Pengamalan Butir-Butir Pancasila dalam Keorganisasian di Gudung Gambir, jalan Sudirman, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (26/9).


Oktriadi Kurniawan sebagai pamateri mengatakan, masyarakat Indonesia sudah mengetahui ada dan lahirnya Perppu (Peraturan Presiden Pengganti Undang-undang) terkait organisasi kemasyarakatan (Ormas).


Ia menyebutkan, sesuai UU No 17 tahun 2013 tentang Ormas, dimana pembubaran Ormas harus melalui proses hingga keputusan Pengadilan. Namun setelah keluarnya Perppu No 2 tahun 2017 tentang perubahan UU Nomor 17 tahun 2013 tentang Ormas, pembubaran Ormas tidak perlu melalui pengadilan.


Sebenarnya Perppu bisa dibatalkan hanya dengan dua cara, pertama melalui keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan kedua tidak diterima oleh DPR RI. Jika DPR RI tidak menerima maka harus kembali kepada UU yang lama.


"Perppu lahir untuk membuat seluruh ormas yang ada di Indonesia dalam kondisi memiliki aturan yang jelas dan patuh kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jelas bukan untuk mempersulit, diharapkan ormas hadir memberikan dampak positif kepada masyarakat," ungkap Jaksa fungsional Intel Kejaksaan Tinggi Negeri Payakumbuh.


Disampaikannya, dengan keluarnya Perppu bukan berarti UU tidak berlaku. Mengingat Perppu hanya mengubah beberapa pasal dalam UU Ormas. Dan Perpu merupakan kewenangan Presiden sesuai UUD 1945 pasal 22 ayat 1, dalam hal Ikhwal kegentingan yang memaksa, presiden berhak menetapkan peraturan pemerintah sebagai penggantinya Undang-Undang.


"Maka Presiden sebenarnya bisa mengeluarkan perpu kapan saja. Dengan catatan Ikhwal kegentingan yang memaksa. Namun tafsir Ikhwal Kegentingan yang Memaksa itu, dibatasi keputusan MK Nomor 138/PPU-VII/2009," sebut Oktriadi Kurniawan dihadapan puluhan peserta.


Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Payakumbuh Drs Ipon Satria mengatakan, sosialisasi pengamalan butir-butir pancasila kepada pemuda khususnya untuk wilayah Kota Payakumbuh perlu tetap dilakukan. Dia juga mengajak organisasi yang ada dimasyarakat bisa didaftarkan kepada Kesbangpol.


"Ormas merupakan aset bangsa, makanya ormas perlu diatur sesuai UU yang ada. Kegiatan ini sangat kita apresiasi, kedepan anak muda Payakumbuh mampu mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Ipon.


Selain dari Kejari Payakumbuh, pematari juga didatangkan dari Akademisi, Saiful Anwar, dan Kasi Hubungan Antar Lembaga Kantor Kesbangpol Kota Payalumbuh, Diki Engla M. SSTP.(Rhino)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo
Tag: metro,payakumbuh,politik,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Jalan Berlubang Ulah Tambal Sulam PU di Simpang Gia Padang, Korban Berjatuhan, Netizen Protes

Jalan Berlubang Ulah Tambal Sulam PU di Simpang Gia Padang, Korban Berjatuhan, Netizen Protes

PADANG – Mulai dari Sabtu hingga Ahad malam (1/10/2017), Jalan Hamka Simpang Gia Tabing menjadi sorotan netizen,...

DPR RI Soroti Dana Desa yang Menguap

DPR RI Soroti Dana Desa yang Menguap

NASIONAL - Dana desa terus menjadi sorotan. Pengelolaannya dianggap tidak efektif dan dalam praktiknya banyak menguap....

Hingga Senin (9/10), 15 Negara Sudah Memastikan Tiket ke Piala Dunia 2018

Hingga Senin (9/10), 15 Negara Sudah Memastikan Tiket ke Piala Dunia 2018

BOLA - Piala Dunia 2018 sampai hari ini Senin (9/10/2017) sudah meloloskan sebanyak 15 negara termasuk tuan rumah...

Dinpar Sumbar Umumkan Pemuncak SFF 2017, Begini Komentar Wagub Nasrul Abit

Dinpar Sumbar Umumkan Pemuncak SFF 2017, Begini Komentar Wagub Nasrul Abit

PADANG - Dinas Pariwisata Sumatera Barat menggelar malam puncak penganugrahan pemenang Sumbar Film Festival (SFF) 2017...

Video: Presiden Rusia Vladimir Putin Tertawa Dengar Mentan Mau Ekspor Babi ke Indonesia

Video: Presiden Rusia Vladimir Putin Tertawa Dengar Mentan Mau Ekspor Babi ke Indonesia

VIDEO - Presiden Rusia Vladimir Putin tertawa saat mendengar Menteri Pertanian Rusia Alexander Tkachev menyebutkan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu