minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
Pemko Bukittinggi home berita Bukittinggi

Diduga Sakit, Bita si Gajah Betina Kebun Binatang Bukittinggi Akhirnya Mati

Rabu, 27 September 2017 - 17:38:57 WIB - 606
Diduga Sakit, Bita si Gajah Betina Kebun Binatang Bukittinggi Akhirnya MatiGajah betina bernama Bita satwa koleksi Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi

BUKITTINGGI - Setelah menderita sakit selama tiga bulan terakhir, akhirnya seekor Gajah betina bernama Bita satwa koleksi Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) atau Kebun Binatang Bukittinggi, pada Selasa (26/9/2017) ditemukan mati di kandangnya.


Bita yang telah berusia 28 tahun tidak dapat bertahan melawan penyakit yang dideritanya, dan akhirnya dinyatakan mati sekitar pukul 16.45 WIB, setelah diperiksa tim dokter hewan TMSBK tidak bernyawa lagi.


Menanggapi kematian Gajah ini Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias mengatakan, hewan ini sudah dimonitor dua orang dokter hewan tetap di TMSBK Bukittinggi dalam tiga bulan terakhir, dan dirawat secara intensif, namun kondisi fisiknya terus menurun.


"Perawatan dan pengobatan telah dilakukan secara maksimal, juga dengan mendatangkan datangkan dokter spesialis Gajah Wisnu Wardana dari Jakarta, untuk membantu dokter hewan di TMSBK. Namun kondisinya tidak dapat diselamatkan," jelasnya seperti dikutip dari laman rri.co.id.


Malam ini sambung M. Ramlan Nurmatias, pihak dokter hewan TMSBK langsung melakukan Nekropsi atau pembedahan terhadap hewan, agar nantinya dapat diketahui apa penyakit yang diderita Gajah ini.


"Setelah proses Nekropsi selesai dilakukan, dan sampel bagian organ dalamnya telah diambil, bangkai Gajah ini dikuburkan di samping kandangnya, dengan bantuan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum," terangnya.


M. Ramlan Nurmatias menambahkan, segala upaya telah dilakukan untuk menyelamatkan Gajah betina itu, dan kedepan agar kejadian yang sama tidak terulang pada hewan lainnya, saat ini Pemko Bukittinggi telah meminta pada pihak TMSBK untuk melaporkan kondisi kesehatan satwa per satu minggu dan per satu bulan, sehingga saat ada hewan yang sakit dapat dilakukan pertolongan.


"Di TMSBK Bukittinggi ini terdapat sepasang gajah. Dengan matinya gajah betina bernama Bita ini, sekarang hanya tinggal seekor Gajah jantan bernama Zidan, dan kedepan Pemko Bukittinggi akan berupaya mendatangkan seekor Gajah betina lagi, untuk menemani Gajah jantan ini," tukasnya.


Sementara itu Pengendali ekosistem hutan BKSDA Bukittinggi, AA Jusmar menjelaskan kondisi kesehatan gajah betina ini semakin memburuk sejak dilakukan pemeriksaan Selasa sore oleh dokter hewan.


"Memang sejak tiga bulan terkahir Bita mengalami sakit yang dianalisa kekurangan fosfor. Sehingga Selasa sore semakin drop dan tidak tertolong lagi. Malam ini kita lakukan pembedahan dan beberapa organ dalam diserahkan ke laboratorium hewan Veteriner di Baso untuk diteliti lebih lanjut," ulasnya.(Romeo)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana/rri.co.id
Tag: bukittinggi,metro,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Jadwal Timnas Indonesia U-19 vs Thailand U-19

Jadwal Timnas Indonesia U-19 vs Thailand U-19

BOLA - Timnas Indonesia U-19 akan kembali turun gelanggang di ajang uji coba internasional. Kali ini, tim asuhan Indra...

 Gadis Cantik Penderita Kanker Ovarium Ini Akhirnya Hembuskan Nafas Terakhir, Berikut Videonya

Gadis Cantik Penderita Kanker Ovarium Ini Akhirnya Hembuskan Nafas Terakhir, Berikut Videonya

PADANG -Innalillahiwainnalillahi rajiun, Kabar duka datang dari Sispi Susanti Mahasiswi UMSB di Rumah Sakit M. Jamil...

Digigit Ular, Bocah 9 Bulan Payakumbuh ini Terkatung-katung 12 Hari di Rumah Sakit

Digigit Ular, Bocah 9 Bulan Payakumbuh ini Terkatung-katung 12 Hari di Rumah Sakit

PAYAKUMBUH - Bocah berumur 9 bulan, jenis kelamin laki-laki, bernama Pandu dinyatakan oleh paramedis RSUD Dr. Adnaan WD...

Video Peserta Basitungkin di Ajang Pacu Jawi di Desa Terindah Dunia Pariangan Sumbar

Video Peserta Basitungkin di Ajang Pacu Jawi di Desa Terindah Dunia Pariangan Sumbar

TANAH DATAR - Pacu Jawi merupakan acara permainan tradisional anak nagari (desa) kembali di Gelar di Desa terindah di...

Anak Muda Minang Ini Rilis Komunitas Sahabat Boy Rafli Secara Nasional

Anak Muda Minang Ini Rilis Komunitas Sahabat Boy Rafli Secara Nasional

PADANG - Tersentuh melihat ketokohan dan kinerja dari Irjen Pol. Drs. Boy Rafli Amar, M.H., CongQ terinspirasi untuk...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu