minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Padang Pariaman

Padang Pariaman Launching PPK-BLUD RSUD untuk Tingkatkan PAD

Kamis, 28 September 2017 - 21:08:51 WIB - 265
Padang Pariaman Launching PPK-BLUD RSUD untuk Tingkatkan PADWabub Padang Pariaman Suhatri Bur mlaunching PPK-BLUD RSUD di Parit Malintang, Kamis (28/9)

PADANG PARIAMAN - Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur secara resmi melaunching PPK-BLUD (Pola Pengelolaan Keuangan-Badan Layanan Umum Daerah) RSUD Parit Malintang, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (28/9).


Suhatri Bur mengatakan dengan telah dilaunchingnya PPK-BLUD RSUD ini secara tidak langsung RSUD Padang Pariaman telah mampu mengelola layanan bisnisnya.


"Meskipun demikian RSUD harus tetap melakukan layanan prima kepada pasien, artinya yang selama ini ada keluhan layanan obat dan segala macamnya, besok tidak ada lagi," sebut Wabup. Suhatri Bur.


Ia mengatakan dengan telah di launchingnya layanan PPK-BLUD tersebut maka Pemkab. dan DPRD Padang Pariaman menargetkan PAD meningkat dari tahun sebelumnya.


"Di tahun depan kita targetkanlah 15 milyar, karena jika dilihat di daerah lain yang memiliki BLUD PAD nya bisa mencapai angka 30 milyar/tahun," kata Suhatri Bur didampingi Anggota DPRD Happy Neldi.


Wabup mengatakan dengan target yang dibebankan, dimaksudkan agar RSUD bisa secara mandiri mengelola layanan bisnisnya dengan tetap mengedepankan layanan prima pada pasien.


Suhatri Bur mengungkapkan layanan PPK-BLUD telah dirancang semenjak tahun 2014, atas keseriusan Direktur, dinas terkait dan Bupati Padang Pariaman PPK-BLUD di tahun 2017 dapat terwujudkan.


Dengan adanya PPK-BLUD layanan RSUD terus ditingkatkan. "Sekarang RSUD memiliki 90 kamar inap dan sekarang dibangun lagi melalui dana DAK sebanyak 27 milyar kelengkapan fasilitas, dan ditargetkan pertengahan 2018 sudah bisa digunakan," ungkapnya.


Wabup juga meminta agar seluruh pelayanan disamakan, baik antara pejabat daerah maupun masyarakat biasa, kecuali dalam pelayanan khsus.


Sementara itu Direktur RSUD Pariaman Lismawati mengatakan, target yang dibebankan bisa dicapai asal sarana prasarana yang ada memadai.


"Kita optimis dengan adanya PPK-BLUD ini target yang dibebankan bisa dicapai, karena penggunaan keuangan bisa lebih fleksibel, meskipun kita tidak berharap penuh pada Pemda. namun tentunya kita masih butuh bantuan dari Pemerintah Daerah,"sebut nya.


Lismawati beralasan kenapa masih berharap bantuan ke Pemda. dikareanakan PAD RSUD masih minim.


"kIta tentunya berharap tidak hanya pada Bupati, namun juga pada DPRD, OPD dan seluruh pihak terkait untuk terus memberikan perhatian khusu untuk rumah sakit ini, karena RSUD merupakan sumber PAD yang sangat tinggi asal dilengkapi sarana prasarananya,"pungkas Lismawati.


Ia juga mengatakan utuk saat ini PAD RSUD Padang Pariaman baru berkisar 10 milyar.
"Jadi dengan adanya BLUD ini seluruh kekurangan kita tadi seperti tenaga SDM dan obat bisa di atasi, karena seluruh keuangan bisa diatur dengan fleksibel,"ulasnya.


Lismawati mengatakan untuk tenaga spesialis sudah lengkap, yang masih kurang hanya dokter anestesi. "Namun kita sudah MOU dengan Kemenkes dan mudah-mudahan Oktober atau NOvember ini dapat dipenuhi,"Kata Direktur RSUD itu.


Ia juga mengatakan jika dokter anestesi itu sudah ada, maka sumber PAD nya bisa dua kali lipat, dikarenakan disertai juga dengan bagian bedah. Ia juga mengatakan untuk peningkatan pasien RSUD meningkat 95%/tahun, namun hanya terkendala sarana dan penganggaran saja. (warman)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,kesehatan,metro,padang-pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Ini Penjelasan BMKG Terkait Cuaca Buruk di Sumatera Barat

Ini Penjelasan BMKG Terkait Cuaca Buruk di Sumatera Barat

PADANG - Kepala Stasiun Metereologi Minangkabau mengatakan potensi terjadinya cuaca buruk dengan curah hujan intensitas...

PWA Sumbar: Film NAD Ini Bangkitkan Semangat Juang dan Menguras Air Mata

PWA Sumbar: Film NAD Ini Bangkitkan Semangat Juang dan Menguras Air Mata

PADANG - PW Aisyiyah Sumbar bersama MPI PWM Sumbar mengadakan nonton bareng (Nobar) film Nyai Ahmad Dahlan di Bioskop...

BMKG: Cuaca Buruk Masih Landa Sejumlah Daerah di Sumbar Hingga Dua Hari ke Depan

BMKG: Cuaca Buruk Masih Landa Sejumlah Daerah di Sumbar Hingga Dua Hari ke Depan

PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini cuaca buruk di Sumatera Barat...

Pembangunan Gedung KAN Tabek Patah, Peran Aktif Anggota DPRD Diapresiasi Ketua LKAAM Tanah Datar

Pembangunan Gedung KAN Tabek Patah, Peran Aktif Anggota DPRD Diapresiasi Ketua LKAAM Tanah Datar

TANAH DATAR - Kerapatan Adat Nagari Tabek Patah, segera memiliki bangunan Representatif. Kamis, (5/10/2017), pelatakan...

BREAKING NEWS: Gempa Bumi 6,0 SR Hoyak Barat Daya Mentawai

BREAKING NEWS: Gempa Bumi 6,0 SR Hoyak Barat Daya Mentawai

MENTAWAI - Gempa bumi berkekuatan 6,0 SR mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), Senin...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu