minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Padang Pariaman

Dinkes Padang Pariaman Kembali Canangkan Minum Obat Filariasis

Rabu, 04 Oktober 2017 - 12:13:07 WIB - 249
Dinkes Padang Pariaman Kembali Canangkan Minum Obat Filariasis Sekdako Padang Pariaman minum obat filariasis

PADANG - Sejumlah petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Padang Pariaman kembali membagikan obat pencegah penyakit kaki gajah atau Filariasis di Kantor Bupati IKK Parit Malintang pada Selasa (3/10/2017).

Pencanangan massal minum obat Filariasis ini dihadiri juga oleh Kapela Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar Merry Yuliesday. Kemudian pejabat setempat Sekda Kabupaten Jhonpriadi, Kadis Kesehatan Aspinuddin, Direktur RSUD Parit Malintang Lismawati serta OPD dan ASN.

Aspinuddin mengatakan, Tahun ini merupakan pencanangan yang ke-5 kalinya di Padang Pariaman. Dia mengatakan nyamuk penyebab filariasis berbeda dengan deman berdarah.

"Jika nyamuk penyebab DBD (Deman Berdarah
Dengue) di sebabkan oleh satu jenis nyamuk yakninya aides aigepti, sedangkan nyamuk yang menyebabkan kaki gajah adalah semua jenis nyamuk yang membawa virus filariasis, sehingga hampir seluruh kecamatan di Padang Pariaman terdampak penyakit tersebut," sebut Aspinuddin.

Ia mengatakan jika ada ditemukan kasus orang positif terjangkit kaki gajah, maka akan diberikan minum obat selama 10 hari, sehingga virus Filariasisnya bisa mati.

"Penyakit ini memang tidak menyebabkan kematian, namun jika sudah terjadi pembengkakan pada salah satu pada bagian tubuh yang sudah mencapai stadium 3 hingga 6, maka akan sulit kembali seperti semula, meskipun sudah dilakukan operasi dan akan menyebabkan cacat seumur hidup," kata Aspinuddin.

Ia mengungkapkan bahwa penyakit kaki gajah yang menyebabkan pembengkakan pada bagian tubuh tidak serta merta langsung muncul.

"Penyakit kaki gajah ini, tidak langsung timbul setelah digigit nyamuk yang membawa virus cacing filariasis tadi, namun akan terlihat setelah 10 tahun kedepannya, setelah virus itu masuk kedalam tubuh yang kemudian menyerang kelenjar limfa," paparnya.

Maka dengan pemberian obat secara massal untuk seluruh Masyarakat Padang Pariaman, merupakan salah satu antisipasi utama untuk menghindari penyakit gajah.

"Jadi dengan diminumnya obat anti penyakit filariasisi ini, bertujuan jika ada yang terkena firus kaki gajah tadi didalam tubuhnya, maka firusnya akan mati sekaligus untuk pencegahan," ulas Aspinuddin.

Ia mengakui masih ada 32 kasus hingga saat ini dan sedang ditangani, pencanangan minum obat filariasis dicanangkan dalam jangka 5 tahun. "Maka dari hasil pengkajian tersebut diharapkan penyakit kaki gajah di Padang Pariaman dapat musnah," ulas Aspinuddin.

Data Dinkes Padang Pariaman: Pencanangan pertama tahun 2013 berhasil menurunkan kasus penyakit gajah 86%, yang kedua pada 2014 mengurangi 82%, 2015 berkurang hingga 94%, tahun 2016 berkurang 99,4% dan di tahun ini (ke-5) ditargetkan berkurang hingga 95%.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat Merry Yuliesday berharap dengan pencangan yang ke-5 ini hendaknya Padang Pariaman harus bebas dari Filariasis.

" Oleh karena itu jangan sampai satu orangpun yang luput dari meminum obat filariasisis ini, karena jika ada yang terlewatkan dan ia terjangkit firus kaki gajah atau tertular firus ini, maka dipastikan ia akan menularkannya juga pada yang lain," kata Merry.

Ia mengatakan bahwa di Sumatera Barat ada 10 kota/kab. Yang endemik Filariasis diantaranya: Agam, Pasbar, Sijunjung, Bukit Tinggi, Mentawai, Sawahlunto, Pesel, Padang, dan Padang Pariaman dan 50 Kota.

"Namun di tahun 2017 kemarin, 50 kota telah dinyatakan bebas dari penyakit Filariasis dan Padang Pariaman merupakan daerah yang ke-2 dilakukan pencanangan setelah Sawahlunto dengan target nasional pada tahun 2020 Indonesia bebas filariasisi," pungkas Merry. (warman)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: padang-pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Wagub Sumbar Nasrul Abit Serahkan Bantuan 40 Mesin Longtail Kepada Nelayan Pariaman

Wagub Sumbar Nasrul Abit Serahkan Bantuan 40 Mesin Longtail Kepada Nelayan Pariaman

PARIAMAN - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi...

Ini Ungkapan Pelaku Wisata se-Indonesia Ketika Berkunjung ke Lembah Harau

Ini Ungkapan Pelaku Wisata se-Indonesia Ketika Berkunjung ke Lembah Harau

LIMA PULUH KOTA - Puluhan pelaku wisata dari berbagai daerah di Indonesia berkunjung ke Lembah Harau, Kabupaten Lima...

Dinpar Sumbar Umumkan Pemuncak SFF 2017, Begini Komentar Wagub Nasrul Abit

Dinpar Sumbar Umumkan Pemuncak SFF 2017, Begini Komentar Wagub Nasrul Abit

PADANG - Dinas Pariwisata Sumatera Barat menggelar malam puncak penganugrahan pemenang Sumbar Film Festival (SFF) 2017...

Kawasan Gunung Padang Dijual ke 378 Investor Asing

Kawasan Gunung Padang Dijual ke 378 Investor Asing

PADANG - Kawasan Gunung Padang yang sungguh memikat itu akan "dijual". Destinasi yang disebut sebagai Kawasan...

KPU Padang Luncurkan Aplikasi SiPadlih Gudangnya Informasi Pilkada 2018

KPU Padang Luncurkan Aplikasi SiPadlih Gudangnya Informasi Pilkada 2018

PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang telah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Pemilihan (SiPadlih) untuk...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu