minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Tanah Datar

Surat Masyarakat Tak Digubris Pemkab, Ratusan Massa Unjuk Rasa di Depan DPRD Tanah Datar

Jumat, 06 Oktober 2017 - 16:50:47 WIB - 542
Surat Masyarakat Tak Digubris Pemkab, Ratusan Massa Unjuk Rasa di Depan DPRD Tanah DatarRatusan masyarakat unjuk rasa di depan Gedung DPRD Tanah Datar, Sumatera Barat

TANAH DATAR - Ratusan Warga Nagari Baringin, mengelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Tanah Datar, Sumatera Barat, terkait sengketa tanah ulayat di lapangan pacu kuda, Jumat, (6/10/2017).

Dalam aksinya warga Nagari Baringin, dengan dipimpin langsung Ketua KAN, N. Malin Maharadjo. Ketua KAN Baringin ini meminta kepada Pemkab Tanah Datar, agar menyelesaikan masalah ini.

Ratusan warga berkumpul didepan kantor DPRD Tanah Datar sampai pukul sebelas siang.

Ketua KAN N. Malin Maharadjo mengatakan lkepada awak media, bahwa aksi ini digelar karena rasa tidak puasan warga Nagari Baringin, terkhusus ninik mamak terhadap kinerja Pemerintah Tanah Datar, yang tidak menanggapi surat dari ninik mamak.

Katanya sebelum aksi ini digelar ninik mamak mewakili warga Nagari Baringin telah menyurati Pemda Tanah Datar, sebanyak dua kali. Namun hal ini tidak diindahkan juga oleh pihak Pemda.

"Kami turun kejalan hanya untuk menuntut keadilan dalam penyelesaian sengketa Tanah tempat Pacu Kuda," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, warga Nagari Baringin tidak akan bertanggung jawab jika terjadi apa-apa saat pelaksanaan pacu kuda nantinya.

Menurutnya, warga Bukit Gombak tidak akan melarang pelaksanaan pacu kuda namun, jika hal ini tidak diselesaikan sampai pelaksanaan pacu kuda, takutnya ada pertikai antara sesama warga nagari.

"Saya tidak mencari keruh suasana namun, saya hanya ingin pemerintah dapat menyelesaikan dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, Anton Yondra Ketua DPRD Tanah Datar, mengatakan bahwa DPRD bersama pemerintah daerah akan meninjau ulang kasus mengenai tampal batas ini.

Anton mengatakan bahwa DPRD akan menyurati pemerintah daerah Tanah Datar, terkait sengketa ini. "Hari ini juga DPRD akan surati pemerintah Daerah Tanah Datar," ujarnya.

Anton Yondra juga meminta kepada warga agar jangan sampai terprovokasi dengan hal-hal yang belum jelas.
Ia juga memintak kepada anggota Satpol PP untuk berjaga-jaga dilokasi sengketa agar tidak terjadi ricuh.

"Saya minta pihak keamanan khususnya Satpol PP agar meningkatkan keamanan dilokasi sengketa," tegasnya.

Terkait pelaksanaan pacu kuda yang direncanakan berlangsung dalanm waktu dekat ini, ketua DPRD mengaku belum mengatahui apa-apa. Bahkan ia mengaku tidak tahu siapa panitianya, dan kapan di selenggarakan serta SK panitianya.

"DPRD tidak tau apa-apa, siapa penitianya, kapan diselenggarakannya, bahkan sampai saat ini SK panitianya saya pun tak tahu, " tuturnya.

Sementara itu, Afrizal Camat Lima Kaum sangat berterimakasih kepada masyarakat yang melakukan aksi damai, dengan memegang teguh komitmen untuk menjaga keamanan dalam melakukan aksi.

Ia meminta kepada maayarakat jangan berbuat anarkis dalam bentuk apapun. Karena antara warga Saruaso dengan warga Bukit Gombak Tanah Datar, memiliki ikatan persaudaraan yang sangat kuat.

"Selaku Camat saya hanya bisa memfasilitasi warga dalam mengemungkakan inspirasinya tanpa berlaku anarkis. Selain itu, ia juga akan mendorong pemerintah daerah agar segera menyelesaikan sengketa tersebut," tambahnya.

Data yang berhasil di himpun awak media dari berbagai sumber, bahwa konflik sengketa tanah wilayat ini dipicu dari berebut lahan parkir antara warga Saruaso dengan warga Bukit Gombak. Sehingga Memasang spanduk arena pacu kuda dengan mengklaim bahwa tanah tersebut milik salah satu nagari disana. (eri/AMOI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: romeo/AMOI
Tag: aspirasi,sosial,sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Wali Kota Padang Mahyeldi : Waspadai Ancaman Komunis Gaya Baru

Wali Kota Padang Mahyeldi : Waspadai Ancaman Komunis Gaya Baru

PADANG - Komunis pernah mencoba berkuasa di Indonesia sekitar 52 tahun silam. Puncaknya, 30 September 1965, Partai...

Video: Presiden Rusia Vladimir Putin Tertawa Dengar Mentan Mau Ekspor Babi ke Indonesia

Video: Presiden Rusia Vladimir Putin Tertawa Dengar Mentan Mau Ekspor Babi ke Indonesia

VIDEO - Presiden Rusia Vladimir Putin tertawa saat mendengar Menteri Pertanian Rusia Alexander Tkachev menyebutkan...

Film Nikita Willy, Gasing Tengkorak Angkat Kisah Mistis Minang

Film Nikita Willy, Gasing Tengkorak Angkat Kisah Mistis Minang

SHOWBIZ - Film Gasing Tengkorak mengangkat kisah mistik dari budaya Minang. Nikita Willy bersedia putuskan main horor...

Atraksi Tapak Suci MTsM Lakitan Pukau Peserta Rapimwil Muhammadiyah Sumbar

Atraksi Tapak Suci MTsM Lakitan Pukau Peserta Rapimwil Muhammadiyah Sumbar

PESSEL - Rapat pimpinan Muhammadiyah Sumbar Ahad (8/10/2017) dibuka dengan penampilan atraksi silat dari Tapak Suci...

Choirul Huda Meninggal, Ini Kesaksian Striker Semen Padang FC Marcel Sacramento

Choirul Huda Meninggal, Ini Kesaksian Striker Semen Padang FC Marcel Sacramento

BOLA - Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda meninggal setelah berbenturan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues. Di...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu