minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Tanah Datar

Intip Keseruan Wisata Photo Alu Katentong di Luhak Nan Tuo

Minggu, 08 Oktober 2017 - 05:45:29 WIB - 388
Intip Keseruan Wisata Photo Alu Katentong di Luhak Nan TuoKesenian Alu katentong, Padang Laweh, Sungai Tarab, Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar). Foto: Y.Parinto (Mas Uda)

TANAH DATAR - Ranah Minangkabau adalah anugrah tak terkira yang mempunyai pesona wisata alam, wisata kuliner dan wisata sosial budaya sehingga para wisatawan tak bosan-bosannya untuk selalu mengunjungi Sumatera Barat.

Jika berbicara berwisata ke Sumatera Barat, tak elok rasanya jika tidak mengunjungi Luhak Nan Tuo atau sebutan untuk Kabupaten Tanah Datar.

Kabupaten Tanah Datar mempunyai pesona wisata beragam nan indah yang sanggup memukau para wisatawan yang berkunjung diantara Pacu Jawi, desa terindah Pariangan dan Istano Basa di Pagaruyung dengan arsitektur ukiran yang mengandung filosofi alam dan budaya sosial Minangkabau.

Dalam hal ini para penggiat wisata fotographer yang tergabung dalam wadah Indonesia Photo Tour mencoba untuk berkreatifitas dengan menyisiasati hal apa yang harus di explore selain wisata alam, wisata kuliner dan wisata budaya selain pacu jawi.

Salah satu penggiat pariwisata Kabupaten Tanah Datar, Y.Parianto yang akrab disapa Mas Uda mengatakan, "setelah beberapa kali kegiatan tour wisata fotographer di Tanah Datar, tentu wisatawan jenuh dengan potensi yang itu ke itu saja demikian juga dengan wisatawan yang selalu hanya disajikan perhelatan alek nagari pacu jawi saja," katanya.

"Hal ini membuat kami untuk mencoba menampilkan kreatifitas budaya yang jarang dilihat atau tonton wisatawan luar, maka pandangan kami pun tertuju kepada kegiatan seni pertunjukan tradisional salah satunya kesenian tradisional Alu Katentong di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab," sambungnya.

"Dan kamipun melakukan pendekatan kepada penggurus kesenian Alu katentong dan warga sekitar, menjelaskan bahwa maksud tujuan kami (seniman fotographer) ingin mendokumentasikan pertunjukan kesenian Tradisional Alu Katentong tersebut dan mengenalkannya kepada para wisatawan fotographer dan kelompok kesenian ini, semoga nantinya dengan tampilnya kesenian ini dan lewat hasil kamera fotographer akan menjadi bagian dari potensi wisata yang harus dilirik dan disajikan untuk wisatawan umum," jelasnya.

Alu Katentong merupakan kesenian tradisional klasik yg berasal dari Kecamatan Sungaitarab, Tanah Datar. Menurut sejarahnya kesenian ini merupakan bentuk rasa bersyukur kepada Tuhan yg telah memberikan limpahan rezeki berupa hasil panen.

Dimana atraksi ini dilakukan oleh kaum perempuan yg terdiri dari 7, 9 dan 11 orang yang membawa galah (kayu panjang) yang dipukulkan ke batu yang bersusun sebanyak galah. Dimana setiap batu ini akan menghasilkan irama yg berbeda-beda.

"Alhamdulillah wisatawan fotographer pun sangat suka dan takjub akan atraksi kesenian ini, dan berharap semoga kesenian tradisional ini tidak punah dimakan zaman, jangan sampai terlupakan oleh waktu nantinya bahwa kesenian Alu katentong ini merupakan salh satu kesenian tradisional yang terbilang tua di Minangkabau," katanya.

"Semoga dengan penampilan kesenian Alu katentong ini yang dikolaborasi dengan fotographer bisa membangkitkan kembali kesenian tradisonal minangkabau, khususnya di Luhak Nan Tuo. Banyak potensi nagari yang bisa di kembangkan untuk menarik para wisatawan luar untuk datang ke Kabupaten Tanah Datar, semoga dengan salah satu penampilan ini bisa membangkitkan ekonomi warga sekitar atau masyarakat sekitar objek wisata, dan himbauan kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, rangkulah aset wisata dan budaya dinagari luhak nan tuo ini, karen ini nantinya yang akan mendatangkan devisa dan mengangkat ekonomi kehidupan warga," harapnya.

Dalam Trip West Sumatera Photo Tour kali ini, turut dihadiri Maki Sumawijaya yang juga merupakan owner Kampung Budaya Sindarang Barang, Bogor serta jurnalis dan fotographer dari Jakarta, Bogor dan Surabaya bahkan Australia yang tergabung dalam Indonesia Photo Tour. (RI)


Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: metro,pariwisata,seni-budaya,sumatra-barat,tanah-datar,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Reuni 212 Tuai Pro dan Kontra, Ini Respons Anies Baswedan

Reuni 212 Tuai Pro dan Kontra, Ini Respons Anies Baswedan

NASIONAL - Reuni Alumni 212 akan digelar di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada 2 Desember 2017. Pertemuan...

Polresta Payakumbuh Ringkus Dua Pemuda Terduga Perampasan dengan Kekerasan

Polresta Payakumbuh Ringkus Dua Pemuda Terduga Perampasan dengan Kekerasan

PAYAKUMBUH - Dua pemuda yang diduga melakukan aksi kejahatan perampasan dengan kekerasan (Curas) diringkus jajaran...

Eks Bek Semen Padang FC Cassio Resmi Berkostum Kelantan FA di Liga Malaysia

Eks Bek Semen Padang FC Cassio Resmi Berkostum Kelantan FA di Liga Malaysia

BOLA - Setelah Semen Padang terdegradasi ke Liga 2 musim kompetisi mendatang, eks bek asing Cassio de Jesus mencari...

144 Peserta dari Tujuh Negara Dunia Ikuti Pariaman Triathlon 2017 di Pantai Kata

144 Peserta dari Tujuh Negara Dunia Ikuti Pariaman Triathlon 2017 di Pantai Kata

PARIAMAN - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, kembali mengadakan Pariaman Triathlon tanggal 2-3 Desember...

Kota Payakumbuh Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi Melalui Pariwisata

Kota Payakumbuh Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi Melalui Pariwisata

LIPUTAN KHUSUS PAYAKUMBUH - Sumatera Barat (Sumbar) memiliki potensi kawasan pariwisata yang baik, hal ini dapat...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media