minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
Pemko Bukittinggi home berita Bukittinggi

Heboh Mobil Bergoyang di Bukittinggi, Dokter Magang dan Mahasiswi Digerebek Warga Lagi Gituan

Kamis, 12 Oktober 2017 - 23:08:52 WIB - 3642
Heboh Mobil Bergoyang di Bukittinggi, Dokter Magang dan Mahasiswi Digerebek Warga Lagi GituanMobil pelaku yang sedang digerebek warga

BUKITTINGGI - Seorang Dokter magang dan seorang mahasiswi kebidanan kepergok mesum oleh petugas Satpol PP di Belakang Balok, Kota Bukittinggi, Rabu (11/10/2017) sekitar pukul 19.00 wib


Petugas satpol PP kota Bukittinggi, Riefky Reflis, mengatakan, "Penangkapan berawal saat ia tengah piket jaga di kantor, tiba-tiba ada mobil yang berhenti dan parkir di samping kantornya, namun tidak ada yang turun dari mobil. Tak lama kemudian, mobil tersebut terlihat bergoyang. Begitu didekati dan dilihat ke dalam mobil, ternyata pengemudi dan penumpangnya tengah berbuat mesum di jok belakang, dan pasangan tersebut pun mencoba melarikan diri," ujarnya.


"Posisinya di sebelah kantor Satpol PP, kebetulan mereka ini katanya mengaku tidak tahu bahwasanya dia parkir di samping kantor satpol PP, setelah saya perhatikan dan amati dan saya coba gedor pintunya dia mau melarikan diri, tapi karena pintunya bisa dibuka kuncinya langsung saya ambil, dan setelah kita mintai keterangan ternyata dia seorang Dokter umum di sebuah rumah sakit Batusangkar Tanah Datar dengan mahasiswi kebidanan di sini," jelas Riefky


Adapun Pasangan yang berhasil diamankan berinisial R (24) dan DTS (23). Diketahui R merupakan warga Padang Timur, kota Padang yang merupakan Dokter magang atau koas di sebuah rumah sakit di Batusangkar, dan DTS, merupakan warga jambi, dan juga seorang mahasiswi kebidanan salah satu sekolah tinggi ilmu kesehatan di Bukittinggi ini.


Kepada petugas, pasangan ini mengaku khilaf dan tidak menyadari ternyata telah memarkirkan mobilnya di samping kantor Satpol PP Kota Bukittinggi. Lebih lanjut Riefky mengatakan, Dokter magang ini mencoba merayu petugas dan beberapa kali minta damai. Namun petugas tetap memproses keduanya sebagai pelaku pelanggar perda, untuk efek jera dan menjadi pelajaran bagi warga lainnya.


Sesuai peraturan daerah kota Bukittinggi, perda nomor 3 tahun 2015 tentang ketentraman dan ketertiban umum, pasangan muda-mudi ini terancam membayar biaya penegakan perda masing-masing 1 juta rupiah dan membuat surat keterangan untuk tidak kembali melakukan hal serupa. (Putra AMOI/RI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: bukittinggi,metro,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Semen Padang FC Ingin Aturan Marquee Player Musim Depan Dihapus, Ini Alasannya

Semen Padang FC Ingin Aturan Marquee Player Musim Depan Dihapus, Ini Alasannya

BOLA - Manajemen Semen Padang FC meminta kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi...

Kemkominfo Akan Blokir Nomor HP yang Tak Teregistrasi dengan NIK KTP?

Kemkominfo Akan Blokir Nomor HP yang Tak Teregistrasi dengan NIK KTP?

NASIONAL - Pemerintah melalui Kementerian Kominfo (Kemkominfo) akan mewajibkan pemilik nomor telepon genggam prabayar...

Rawan Bencana, PMI Kota Bukittinggi Gelar Simulasi Kesiapsiagaan, Berikut Videonya

Rawan Bencana, PMI Kota Bukittinggi Gelar Simulasi Kesiapsiagaan, Berikut Videonya

BUKITTINGGI - Kota Bukittinggi merupakan salah satu kawasan rawan bencana alam. Oleh karena itu masyarakat dituntut...

Ucapan Duka Cita dari Gubernur Irwan Prayitno atas Meninggalnya Choirul Huda

Ucapan Duka Cita dari Gubernur Irwan Prayitno atas Meninggalnya Choirul Huda

PADANG - Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda meninggal setelah berbenturan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues. Di...

BMKG: Cuaca Buruk Masih Landa Sejumlah Daerah di Sumbar Hingga Dua Hari ke Depan

BMKG: Cuaca Buruk Masih Landa Sejumlah Daerah di Sumbar Hingga Dua Hari ke Depan

PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini cuaca buruk di Sumatera Barat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu