minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
Pemko Bukittinggi home berita Bukittinggi

Heboh Mobil Bergoyang di Bukittinggi, Dokter Magang dan Mahasiswi Digerebek Warga Lagi Gituan

Kamis, 12 Oktober 2017 - 23:08:52 WIB - 4271
Heboh Mobil Bergoyang di Bukittinggi, Dokter Magang dan Mahasiswi Digerebek Warga Lagi GituanMobil pelaku yang sedang digerebek warga

BUKITTINGGI - Seorang Dokter magang dan seorang mahasiswi kebidanan kepergok mesum oleh petugas Satpol PP di Belakang Balok, Kota Bukittinggi, Rabu (11/10/2017) sekitar pukul 19.00 wib

Petugas satpol PP kota Bukittinggi, Riefky Reflis, mengatakan, "Penangkapan berawal saat ia tengah piket jaga di kantor, tiba-tiba ada mobil yang berhenti dan parkir di samping kantornya, namun tidak ada yang turun dari mobil. Tak lama kemudian, mobil tersebut terlihat bergoyang. Begitu didekati dan dilihat ke dalam mobil, ternyata pengemudi dan penumpangnya tengah berbuat mesum di jok belakang, dan pasangan tersebut pun mencoba melarikan diri," ujarnya.

"Posisinya di sebelah kantor Satpol PP, kebetulan mereka ini katanya mengaku tidak tahu bahwasanya dia parkir di samping kantor satpol PP, setelah saya perhatikan dan amati dan saya coba gedor pintunya dia mau melarikan diri, tapi karena pintunya bisa dibuka kuncinya langsung saya ambil, dan setelah kita mintai keterangan ternyata dia seorang Dokter umum di sebuah rumah sakit Batusangkar Tanah Datar dengan mahasiswi kebidanan di sini," jelas Riefky

Adapun Pasangan yang berhasil diamankan berinisial R (24) dan DTS (23). Diketahui R merupakan warga Padang Timur, kota Padang yang merupakan Dokter magang atau koas di sebuah rumah sakit di Batusangkar, dan DTS, merupakan warga jambi, dan juga seorang mahasiswi kebidanan salah satu sekolah tinggi ilmu kesehatan di Bukittinggi ini.

Kepada petugas, pasangan ini mengaku khilaf dan tidak menyadari ternyata telah memarkirkan mobilnya di samping kantor Satpol PP Kota Bukittinggi. Lebih lanjut Riefky mengatakan, Dokter magang ini mencoba merayu petugas dan beberapa kali minta damai. Namun petugas tetap memproses keduanya sebagai pelaku pelanggar perda, untuk efek jera dan menjadi pelajaran bagi warga lainnya.

Sesuai peraturan daerah kota Bukittinggi, perda nomor 3 tahun 2015 tentang ketentraman dan ketertiban umum, pasangan muda-mudi ini terancam membayar biaya penegakan perda masing-masing 1 juta rupiah dan membuat surat keterangan untuk tidak kembali melakukan hal serupa. (Putra AMOI/RI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: bukittinggi,metro,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Difteri Mewabah, DPR Minta Kemenkes Dievaluasi

Difteri Mewabah, DPR Minta Kemenkes Dievaluasi

NASIONAL - Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang...

Aksi Peduli, BRI Cabang Batusangkar Kucurkan Dana CSR Ratusan Juta

Aksi Peduli, BRI Cabang Batusangkar Kucurkan Dana CSR Ratusan Juta

TANAH DATAR - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Batusangkar kucurkan bantuan CSR sebesar 310 juta untuk pengrajin...

Sosiawan Leak: Lacak Keberadaan Karya Bambu Zaman Dahulu

Sosiawan Leak: Lacak Keberadaan Karya Bambu Zaman Dahulu

PAYAKUMBUH - Payakumbuh Botuang Festival 2017 banyak didatangi para pelaku seni nusantara. Salahsatunya penyair,...

Terobsesi Angelina Jolie, Gadis Iran Ini Lakukan 50 Kali Operasi, Miripkah?

Terobsesi Angelina Jolie, Gadis Iran Ini Lakukan 50 Kali Operasi, Miripkah?

INTERNASIONAL - Semua orang pasti tahu sosok Angelina Jolie. Tentunya banyak orang merasa kagum melihat kecantikannya...

Bentuk Generasi Sadar Lingkungan, DLH Bukittinggi Sosialisasi Program Adiwiyata

Bentuk Generasi Sadar Lingkungan, DLH Bukittinggi Sosialisasi Program Adiwiyata

BUKITTINGGI - Walikota Bukittinggi diwakili Asisten Asministrasi Umum Zet Buyung membuka secara resmi Sosialisasi...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media