minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Payakumbuh

Delapan Anak Jalanan Terjaring Razia Satpol PP Payakumbuh, 1 Positif Narkoba

Selasa, 31 Oktober 2017 - 05:32:10 WIB - 316
Delapan Anak Jalanan Terjaring Razia Satpol PP Payakumbuh, 1 Positif Narkoba8 orang anak jalanan Payakumbuh terjaring razia Satpol PP, Senin (30/10)

PAYAKUMBUH - Satpol PP Kota Payakumbuh kembali menjaring 8 orang anak jalanan, Senin (30/10) sekitar pukul 06.30 Wib di Exs Aprilia dan pertokoan belakang Gumarang Lantai 2 pusat pertokoan pasar Kota Payakumbuh.

Razia rutin yang dipimpin kasi Operasional Ricky Zaindra dan Danru Jamril sengaja melakukan razia anak jalanan pada subuh, mengingat kebiasaan anak-anak jalanan tertidur saat subuh. Celakanya, satu orang dari 8 orang anak jalanan itu, positif narkoba.

"Setelah berhasil kita amankan, mereka yang masih usia sekolah ini dibawa ke Kantor Pol PP di Exs Poliko. Kemudian kita kerjasama dengan BNN Payakumbuh untuk melakukan tes urine, dari 8 orang itu 1 orang diantaranya positif narkoba," jelas Kasat Pol PP Kota Payakumbuh, Devitra didampingi Kabid PPD Erizon, Kasi tibum Atrimon, Senin (30/10) kepada awak media.

Disampaikan Kasat Devitra, kedelapan orang anak jalanan itu masing-masing 2 orang berasal dari Kabupaten Lima Puluh Kota, 3 Orang dari Kota Bukittinggi, 2 Orang dari Pasaman Barat dan 1 orang dari Kota Payakumbuh.

AS (23) asal Tangah Sawah Kota Bukittinggi setelah dilakukan tes urine oleh BNN Kota Payakumbuh dinyatakan positif narkoba jenis Ganja. Karena itu, AS diperiksa lebih lanjut oleh penyidik BNN Kota Payakumbuh.

"Setelah dilakukan tes urine diketahui satu orang positif narkoba dan pemeriksaan dilakukan oleh penyidik BNN Kota Payakumbuh. Kemudian anak jalanan yang terjaring harus menekan surat pernyataan sebelum diserahkan kepada Dinas Sosial untuk dilakukan rehabilitasi di batalion 131 BS," sebut Kasat.

Seperti diketahui, 16 ABG yang terjaring razia Minggu malam juga menjalani rehabilitasi di Batalion 131 BS. Sehingga anak jalanan yang terjaring Senin pagi akan bergabung di Batalion 131 BS untuk direhabilitasi sebelum dikembalikan kepada orangtua masing-masing.

Dari Pasaman Cari Kerja di Payakumbuh

Dari cerita sepasang kekasih ABG yang terjaring razia rutin Pol PP, ZH (21) dan Rhm (19) asal Pasaman Barat, mengakui jika dirinya sampai di Payakumbuh dengan menaiki bus umum dari Pasaman pada Minggu.

Namun baru sampai di Payakumbuh tengah malam, dan ZH tidak tega membangunkan temannya sehingga memilih menginap di Pasar pertokoan Payakumbuh. Dia bermaksud hendak mengawani pacarnya Rhm untuk mencari kerja di Payakumbuh.

"Saya bermaksud hendak mengantarkan pacar saya mencari kerja di Payakumbuh. Rencana mau nginap di tempat teman, tapi karena sudah malam akhirnya nginap di pasar saja," sebutnya mengaku baru pertama kali datang ke Payakumbuh.

Rata-rata anak jalanan ini berusia sekolah dan memiliki alasan sendiri kepada petugas. Namun kebanyakan mereka memilih hidup dijalanan karena beberapa faktor, seperti broken home, dan karena putus sekolah dan kurang mendapat kasih sayang. (Esha Tegar/AMOI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Dekadepos
Tag: daerah,metro,payakumbuh,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Urang Sumando Awak JK Gelar Kunjungan Kerja ke Ranah Minang, Berikut Agendanya

Urang Sumando Awak JK Gelar Kunjungan Kerja ke Ranah Minang, Berikut Agendanya

PADANG - Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar kunjungan kerja ke Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu, (4/11/2017). Orang...

Ali Mukhni Launching 25 PPK-BLUD Penuh Puskesmas se-Padang Pariaman

Ali Mukhni Launching 25 PPK-BLUD Penuh Puskesmas se-Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN - Secara serentak, 25 Puskesmas di Kabupaten Padang Pariaman, dilaunching sebagai Pola Pengelolaan...

Ziarah Kesenian Nusantara 2017 Sumatra Barat, Harmonisnya Indonesia-Malaysia

Ziarah Kesenian Nusantara 2017 Sumatra Barat, Harmonisnya Indonesia-Malaysia

PADANG - Romantisnya hubungan dua negara serumpun, Indonesia dan Malaysia, jelas terlihat pada silaturahmi antar pegiat...

Kota Cerdas Bencana, Padang Gandeng China, New Zealand dan Jepang

Kota Cerdas Bencana, Padang Gandeng China, New Zealand dan Jepang

PADANG - Sebagai daerah sering digoyang gempa bumi dan berpotensi tsunami, Pemko Padang justru menjadikan hal itu...

ECPAT Indonesia Gelar Advokasi dan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Anak di Bukittinggi

ECPAT Indonesia Gelar Advokasi dan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Anak di Bukittinggi

BUKITTINGGI - Kekerasan terhadap anak, baik secara fisik apalagi secara seksual, sulit meresume dalam bentuk data yang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu