minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Nasional

Inilah 5 Fakta Menakjubkan Pesawat N219 Bernama Nurtanio Made in Indonesia

Minggu, 12 November 2017 - 04:36:41 WIB - 188
Inilah 5 Fakta Menakjubkan Pesawat N219 Bernama Nurtanio Made in Indonesia Pesawat N219 dengan nama Nurtanio

UNIK - Presiden Joko Widodo resmi memberi nama pesawat N219 dengan Nurtanio. Pemberian nama ini dilakukan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (10/11) lalu.

Presiden Jokowi menyebut, Nurtanio ini diambil dari nama pahlawan dirgantara yakni Laksamana Muda Udara anumerta Nurtanio Pringgoadisuryo.

"Laksamana Muda Udara Anumerta Nurtanio Pringgoadisuryo adalah pahlawan bangsa yang berjuang tanpa pamrih. Seluruh hidupnya didharmabhaktikan untuk kedirgantaraan Indonesia," ujarnya.

Mantan Wali Kota Solo ini menceritakan, Laksamana Nurtanio gugur dalam sebuah penerbangan uji coba. Ada sebuah kalimat yang patut diteladani dari pahlawan bangsa Nurtanio yakni "Sudah, kita tidak usah ribut-ribut, yang penting kerja".

"Dan inilah hasil kerja putra putri Nurtanio dan akan terus dilanjutkan hingga generasi anak-anak kita nanti," lanjutnya.

"Dan dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya resmikan pesawat N219 sebagai pesawat Nurtanio," ucap Jokowi dengan lantang.

Berikut dirangkum sejumlah hal menakjubkan mengenai pesawat ini:

1. Pesawat sudah dipesan dari dalam dan luar negeri

Tenaga Ahli Pengembangan Pesawat Terbang PT Dirgantara Indonesia Andi Alisjahbana mengatakan beberapa pihak sudah menyatakan minat membeli pesawat Nurtanio. Beberapa diantaranya perusahaan penerbangan dan pemerintah daerah.

"Ada beberapa airline lah, airline kecil kecil untuk carter. Lalu kita belum mau publish tapi interest itu banyak sampai kepada pemda pemda juga, beberapa gubernur juga udah menyatakan bahwa mau beli," ujar Andi.

Andi mengatakan selain permintaan dalam negeri, pesawat Nurtanio juga diminati oleh negara asing di Asia seperti Vietnam, Laos dan Myanmar.

2. Indonesia sudah membuat pesawat terbang sejak 1946

Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BUMN), Rini Soemarno mengatakan, nama Nurtanio disematkan Presiden untuk mengenang dan menghargai jasa-jasa Laksamana Muda Udara (Anumerta) Nurtanio Pringgoadisuryo yang telah merintis pembuatan pesawat terbang di tanah air sejak tahun 1946.

"Nurtanio Pringgoadisuryo adalah salah seorang perintis berdirinya industri pesawat terbang di Indonesia yang bekerja di Biro Perencana Konstruksi Pesawat di lingkungan Tentara Republik Indonesia yang berkedudukan di Madiun. Biro ini adalah cikal bakal lahirnya industri dirgantara di Indonesia. Mengingat jasanya itu, sangat layak kiranya nama beliau diabadikan sebagai nama purwarupa pesawat N219," ujar Menteri Rini.

3. Pembuatan pesawat butuh dana sampai Rp 1 triliun

Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso mengatakan, biaya pengembangan pesawat N219 sampai resmi diuji terbangkan menghabiskan biaya investasi sebanyak Rp 827 miliar. Setelah diuji coba, serangkaian test juga harus dilakukan pesawat ini untuk bisa mendapatkan sertifikasi kelaikan udara.

Budi menyebutkan, pihaknya masih membutuhkan Rp 200 miliar lagi untuk mendapatkan sertifikasi kelaikan tersebut. "Total sudah Rp 827 miliar, ya kalau diperkirakan bisa mencapai Rp 1 triliun karena untuk mendapatkan sertifikasi tadi kan," kata Budi.

Dari Rp 827 miliar yang sudah dikeluarkan, LAPAN menggelontorkan sekitar Rp 500 miliar. Sedangkan sisanya dari PT DI selaku pihak pemroduksi.

4. Pesawat Nurtanio siap dikembangkan bisa mendarat di air

PT Dirgantara Indonesia menyatakan akan terus berinovasi untuk kemajuan bangsa. Salah satunya dengan mengembangkan pesawat N219 jenis amfibi. Pesawat ini nantinya bisa juga lepas landas dan mendarat di perairan.

"Inovasi dari pesawat N219 nantinya akan dikembangkan menjadi varian amfibi, akan mengurangi biaya infrastruktur untuk pembuatan bandara," ungkap Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro.

Pengembangan pesawat ini, lanjutnya, untuk ikut mendorong potensi pariwisata. Pesawat N219 hadir sebagai alat transportasi nasional karya anak bangsa, yang dapat mengangkut wisatawan dari kota besar menuju tempat wisata.

5. Pesawat mampu menembus daerah terpencil dan pelosok

Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia, Elfien Goentoro menilai Pesawat Nurtanio dirancang untuk daerah pegunungan Papua diharapkan dapat mendukung program jembatan udara. Sebab, dapat menjangkau daerah dengan kondisi georafis berbukit-bukit dengan landasan pendek dan tidak dipersiapkan.

Pesawat Nurtanio juga dapat membuka aksesibilitas dan konektivitas wilayah terdepan, tertinggal dan terluar di pegunungan Papua dan Papua Barat, sehingga program satu harga Pemerintah dapat terwujud.

"Pesawat N219 akan menggerakkan aktivitas masyarakat di wilayah Papua, aktivitas perekonomian dan mobilisasi warga diharapkan dapat berjalan dengan lancar demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tandasnya. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber:
Tag: indonesia,metro,nasional,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

PD Nasyiatul Aisyiyah Padang 2016-2020 Dilantik, Ini Kata Harneli Mahyeldi

PD Nasyiatul Aisyiyah Padang 2016-2020 Dilantik, Ini Kata Harneli Mahyeldi

PADANG - PW Nasyiatul Aisyiyah Sumbar melantik secara resmi pengurus PD NA Kota Padang periode 2016-2020 di Aula Masjid...

Buang Sial, Bukan Bermaksud Syirik, Padang Theatre Dilimaui

Buang Sial, Bukan Bermaksud Syirik, Padang Theatre Dilimaui

PADANG - Bukan bermaksud syirik, kemarin Pemerintah Kota Padang melimaui kawasan Padang Theatre. Ini bertujuan agar...

 Tak Ada Titik Temu Masalah Relokasi, Pedagang Gelar Orasi di DPRD Bukittinggi

Tak Ada Titik Temu Masalah Relokasi, Pedagang Gelar Orasi di DPRD Bukittinggi

BUKITTINGGI - Pedagang pusat pembelanjaan pasar atas yang tokonya terbakar beberapa hari lalu, meminta pada Walikota...

Kafilah 19 Kabupaten/Kota MTQ Nasional Tingkat Sumbar ke-37 di Pariaman Mulai Berdatangan

Kafilah 19 Kabupaten/Kota MTQ Nasional Tingkat Sumbar ke-37 di Pariaman Mulai Berdatangan

PARIAMAN - Wakil Walikota Pariaman Genius Umar selaku Ketua Panitia Penyelenggara MTQ Nasional tingkat Sumatera Barat...

Penikam Pria di Kawasan Air Mancur Pasar Raya Padang Serahkan Diri

Penikam Pria di Kawasan Air Mancur Pasar Raya Padang Serahkan Diri

PADANG - RS alias Ucok (30), Warga Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pelaku penikaman terhadap...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu