minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Nasional

Ini Sikap Indonesia Tentang Pemindahan Ibu Kota Israel ke Yerusalem yang Disetujui AS

Kamis, 07 Desember 2017 - 13:12:53 WIB - 208
Ini Sikap Indonesia Tentang Pemindahan Ibu Kota Israel ke Yerusalem yang Disetujui ASWarga Palestina membakar bendera Israel dan AS

NASIONAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Jokowi meminta agar Trump mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

"Pengakuan sepihak tersebut telah melanggar berbagai resolusi dewan keamanan dan majelis umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang AS menjadi anggota tetapnya," tegas Jokowi saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/12).

Jokowi berpandangan, keputusan Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia. Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan, pemerintah dan rakyat Indonesia konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

"Saya dan rakyat Indonesia, kita semuanya tetap konsisten untuk terus bersama dengan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya sesuai dengan amanah UUD 1945," tegasnya.

Jokowi memerintahkan kepada Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi untuk memanggil Duta Besar AS untuk RI, Joseph R Donovan Jr. Menlu harus menyampaikan pernyataan sikap ini kepada pemerintah AS.

"Saya telah memerintahkan Menlu untuk memanggil Dubes AS untuk langsung menyampaikan sikap pemerintah Indonesia," ujarnya.

Dalam beberapa hari terakhir ini, lanjut Jokowi, pemerintah terus berkomunikasi dengan negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Pemerintah mendorong negara-negara tersebut untuk segera mengambil sikap atas keputusan Trump.

"Pemerintah Indonesia telah berkomunikasi dengan negara-negara OKI agar segera mengadakan sidang khusus tentang masalah pengakuan sepihak ini pada kesempatan pertama. Dan meminta PBB untuk segera bersidang dan menyikapi pengakuan sepihak AS," pungkasnya.

Perlu diketahui, Donald Trump sudah mengakui secara resmi bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel. Trump menjelaskan, pemindahan Kedutaan Besar AS akan segera berproses.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam pidato resmi di Gedung Putih, Washington DC, pada Rabu (6/12) siang waktu AS, atau Kamis (7/12) dini hari waktu Indonesia. Dalam pidatonya, Trump juga mengatakan pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem sebagai penerapan Undang-Undang Kedutaan Yerusalem yang disepakati Kongres AS tahun 1995 lalu.

Dia juga menyebut, Presiden AS sebelumnya sudah gagal menerapkan Undang-Undang itu. Pengakuan Yerusalem ini diklaim sebagai pendekatan baru dalam menghadapi konflik Israel-Palestina yang tidak berkesudahan.

JK tegaskan RI berada di pihak Palestina

Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) mengemukakan ketidaksetujuannya terkait pengumuman AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Menurutnya, Indonesia berada di pihak Palestina sebelum dan setelah pengumuman AS disampaikan.

Kalla juga menambahkan, pengumuman AS tersebut merupakan keputusan sepihak, dan juga melanggar keputusan PBB.

"Seperti yang saya katakan kemarin dan yang disampaikan oleh bu Menlu, Indonesia tentu berada di belakang di pihak palestina. Dan juga ini melanggar keputusan PBB yang menyatakan bahwa Yerusalem harus dibicarakan antara Palestina dan juga Israel, tidak bisa sepihak, " kata Jusuf Kalla di Tangerang, Kamis (7/12).

Jusuf Kalla menambahkan ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Menurutnya, upaya ini bisa dilakukan dengan voting maupun melalui PBB.

"Ya tentu ada upaya bersama, apakah itu lewat voting apakah itu lewat PBB, Indonesia sejak diumumkan itu ataupun sebelumnya berada di pihak Palestina," kata dia.

JK menambahkan pasca pengumuman AS tersebut, beberapa negara bisa saja melakukan demonstrasi, salah satunya mungkin akan terjadi di Indonesia.

"Di negeri kita bisa saja macam-macam lagi demo dan itu bisa diperingatkan," kata dia.

"Saya menolak (Yerusalem jadi ibu kota Israel). Tapi yang namanya Amerika ya begitu, menjungkirbalikkan keadaan." kata JK. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: indonesia,internasional,metro,peristiwa,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Provost Polres Bukittinggi Ini Manfaatkan 3,5 Hektar Lahan Mati Jadi Lahan Pertanian

Provost Polres Bukittinggi Ini Manfaatkan 3,5 Hektar Lahan Mati Jadi Lahan Pertanian

BUKITTNGGI - Ide cemerlang Aiptu Nofri Matri Aldi salah seorang anggota kepolisian unit Provost Polres Bukittinggi yang...

Pengakuan Mengejutkan Penyanyi Lagu Minang Tak Tun Tuang yang Mendunia

Pengakuan Mengejutkan Penyanyi Lagu Minang Tak Tun Tuang yang Mendunia

SHOWBIZ - Lagu berjudul, Tak Tun Tuang sedang hits di mancanegara. Lagu milik penyanyi asal Bukti Tinggi, Sumatera...

NasDem Usul Pendidikan Formal tidak Jadi Syarat untuk Jadi Pejabat Publik

NasDem Usul Pendidikan Formal tidak Jadi Syarat untuk Jadi Pejabat Publik

Willy Aditya, Ketua Departemen MNASIONAL - Pendidikan formal diusulkan tidak menjadi syarat bagi calon pejabat publik....

BPBD Padang Imbau Warga Selalu Siaga Longsor

BPBD Padang Imbau Warga Selalu Siaga Longsor

PADANG - Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kota Padang, Edi Hasymi mengatakan, beberapa kawasan di...

Tuo Silek Luak Limopuluah Gelar Festival Silek di Ngalau Indah Payakumbuh

Tuo Silek Luak Limopuluah Gelar Festival Silek di Ngalau Indah Payakumbuh

PAYAKUMBUH - Diwariskan secara turun temurun, silek (silat) merupakan jenis beladiri yang banyak diminati dan...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media