minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Nasional

NasDem Usul Pendidikan Formal tidak Jadi Syarat untuk Jadi Pejabat Publik

Kamis, 07 Desember 2017 - 15:39:41 WIB - 126
NasDem Usul Pendidikan Formal tidak Jadi Syarat untuk Jadi Pejabat PublikWilly Aditya, Ketua Departemen Media dan Komunikasi Publik DPP Partai NasDem

Willy Aditya, Ketua Departemen MNASIONAL - Pendidikan formal diusulkan tidak menjadi syarat bagi calon pejabat publik. Entah itu anggota DPR, menteri, kepala daerah, atau presiden sekalipun. Pasalnya, jalur yang ditempuh untuk menjadi pejabat publik adalah jalur politik.

"Pendidikan formal menjadi tidak penting untuk menduduki jabatan publik. Yang harus dilihat adalah rekam jejak dan integritasnya," demikian ditegaskan oleh Ketua Departemen Media dan Komunikasi Publik DPP Partai NasDem Willy Aditya dalam diskusi "Merumuskan Format Pendidikan Politik" yang digelar di Jakarta, Rabu (6/12).

Menurutnya, menjadi politisi itu tidak butuh gelar atau jenjang pendidikan yang tinggi. "Itu kebutuhan untuk menjadi akademisi. Menjadi politisi itu yang penting keberpihakan," tegasnya kembali.

Dia menyatakan, secara pribadi dirinya tidak sepakat dengan anggota dewan yang menlanjutkan studinya. "Buat apa? Lebih baik dia mencurahkan segala tenaganya untuk berkhidmat di DPR, buat para konstituennyam," tandasnya.

Menurut aktivis 98 ini, salah kaprahnya politisi dan para pembuat kebijakan ini disebabkan keterjebakan mereka terhadap metode skolastik dalam pendidikan politik. "Akhirnya mereka terjebak dalam demokrasi Athenian. Politik seolah hanya milik para filosof saja seperti zaman Yunani kuno dulu," imbuhnya.

Padahal, Willy melanjutkan, saat ini adalah era demokrasi deliberatif. "Ini biasa disebut dengan demokrasi gelombang ketiga. Dasar dari demokrasi ini adalah partisipasi publik," tambahnya.

Akibat dari karakter elitis semacam ini, ruang politik dalam demokrasi representatif saat ini menjadi sekadar pemilu atau pilkada saja. Publik seperti tidak memiliki ruang politik lain.

"Sudah waktunya kita meluaskan ruang politik tidak sekedar pemilu atau pilkada. Seorang kepala daerah bisa memasang APBD-nya di ruang-ruang publik, entah itu masjid, taman, atau apapun. Jadi publik terlibat dalam kehidupan politik yang lebih luas," tuturnya.

Demikian juga anggota DPR. Fungsi representasi semestinya bisa menjadi ruang pendidikan politik yang paling mengena.

"Catatannya, jangan cuma bagi-bagi traktor kalau reses. Tapi sampaikan juga tentang pentingnya peraturan A, UU B, dan lainnya," cetus Willy.(ND)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: indonesia,legislator,nasional,pilkada,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pemko Pariaman Sabet 10 Penghargaan Bergengsi dalam RKCI 2017

Pemko Pariaman Sabet 10 Penghargaan Bergengsi dalam RKCI 2017

PARIWARA PEMKO PARIAMAN - Kota Pariaman raih 10 penghargaan bergengsi dari 14 kategori dalam Rating Kota Cerdas...

Penjahat Perang Pembantai Muslim Bosnia ini Minum Racun Saat Sidang

Penjahat Perang Pembantai Muslim Bosnia ini Minum Racun Saat Sidang

INTERNASIONAL - Salah satu pembantai muslim di Perang Bosnia, Slobodan Praljak melakukan aksi dramatis nan mematikan di...

Hina Jokowi dan Panglima TNI di Medsos, Dokter di Sumbar ini Ditangkap

Hina Jokowi dan Panglima TNI di Medsos, Dokter di Sumbar ini Ditangkap

PADANG PARIAMAN - Bareskrim Polri menangkap seorang wanita yang diduga pelaku penyebar ujaran kebencian dan SARA...

Besok, Kapal Perang KRI Banda Aceh (BAC) 593 Akan Bersandar di Padang

Besok, Kapal Perang KRI Banda Aceh (BAC) 593 Akan Bersandar di Padang

PADANG - Kota Padang, Sumatera Barat bakal disinggahi KRI Banda Aceh (BAC)-593 guna melakukan serangkaian kegiatan...

PIOMFest 2017, Cikal Bakal Perkembangan Industri Musik di Padang

PIOMFest 2017, Cikal Bakal Perkembangan Industri Musik di Padang

PADANG - Padang kembali menggelar event berskala internasional. Sejak 8-10 Desember kemarin, musisi dari empat negara...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media