minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita BNK Padang

Ketua BNK Minta Pecandu Segera Menjalani Rehabilitasi

Rabu, 28 Desember 2011 - 12:06:29 WIB - 1160
Ketua BNK Minta Pecandu Segera Menjalani Rehabilitasi

Padang, MinangkabauNews -- Kegiatan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), kini bukan hanya tanggung jawab Badan Narkotika Kota (BNK) semata. Setiap lapisan masyarakat, baik itu dari jajaran pemerintah, maupun masyarakat, sudah seharusnya lebih aware dan care tentang situasi narkoba yang sudah semakin mengancam setiap generasi.


Untuk menanggulangi masalah narkoba, BNK sudah banyak melakukan berbagai program, baik itu dari sisi pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi dan juga pemberdayaan masyarakat, secara konsisten, terpadu dan sinergis.


Kini, keterlibatan seluruh elemen bangsa, dan juga masyarakat secara umum dalam upaya P4GN, semakin jelas, dengan dibentuknya Satgas di setiap kampus dan sekolah di Kota padang, yang pada intinya adalah, BNK mengajak pada seluruh jajaran di sekolah, kampus, dan komponen masyarakat, untuk melaksanakan kegiatan pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.


Ketua BNK kota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah,SP mengatakan sesuai UU Narkoba pasal 128, kita meminta kepada orang tua yang anaknya jadi pecandu narkoba untuk segera melaporkan anaknya untuk menjalani proses rehabilitasi narkoba karna menurut pasal ini yang bersangkutan yang sedang menjalani bebas secara pidana namun jika dilaporkan maka pecandu dan orang tua pecandu yang tidak mealporkan diancam hukuman 6 bulan penjara.


Lalu, sebagai masyarakat, apa yang kita bisa berikan untuk melawan derasnya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba?


Secara sederhana, kepedulian pada diri sendiri dan sesama harus ditingkatkan. Dari ruang lingkup terkecil yaitu keluarga, maka pengawasan kita pada anggota keluarga harus semakin ditingkatkan. Tak sedikit, keluarga yang baik-baik pun justru kecolongan, karena identifikasi penyalahgunaan narkoba sejak dini kurang diperhatikan, sehingga secara tiba-tiba ada anggota keluarga yang terkena penyalahgunaan narkoba.


Pengawasan yang ketat, sudah mutlak dilakukan oleh setiap anggota keluarga. Artinya bukan hanya orang tua yang mengawasi anaknya, akan tetapi juga sebaliknya. Masih ingat kan kasus yang menimpa, artis terkenal seperti Derry, Polo, Ahmad Albar, dan juga Roy Marten. Semua nama tersebut adalah kepala keluarga, hal ini mengindikasikan bahwa penyalahgunaan narkoba ini bisa dilakukan juga oleh para orang tua, sehingga anak-anak mereka seharusnya melakukan pengawasan yang lebih maksimal.


Bicara masalah deteksi dini, mungkin dari kita belum banyak yang mengerti, bahwa mengetahui sejak dini apakah seseorang itu menggunakan narkoba atau tidak bisa dilakukan dengan cara yang sederhana dan juga murah.


Pengujian dengan tes urine, adalah salah satu jalan yang cukup sederhana untuk mendeteksi apakah seseorang itu menyalahgunakan narkoba atau tidak. Untuk melakukan hal ini, pada dasarnya setiap orang bisa melakukannya, karena penggunaan alat tes yang bernama rapid test ini cukup mudah, dan juga harga alat itu sendiri cukup terjangkau.
Beralih ke lingkungan yang lebih luas yaitu lingkungan pendidikan. Pengawasan juga sudah mulai harus lebih ditingkatkan. Di beberapa sekolah, atau perguruan tinggi, pengawasan pada penyalahgunaan terus dimaksimalkan. Di perguruan tinggi seperti STIE Dharma Andalas, telah dibentuk satgas khusus yang anggotanya adalah mahasiswa itu sendiri yang bertugas untuk mensosialiasikan bahaya narkoba di lingkungan kampus. Begitu pun di Universitas Andalas Sekelompok anak muda di kampus ini membentuk sebuah komunitas yang memegang misi untuk mengkampanyekan bahaya narkoba. Sementara itu, wujud yang paling konkret adalah, dengan pembentukan satgas anti narkoba yang terdiri dari dosen, karyawan, satpam, dan para mahasiswa di Universitas Negeri Padang.


Kampus yang terkesan megah ini ternyata peduli betul akan masalah narkoba yang mengancam generasi muda. Memang kita semua harus prihatin, karena dari data yang dikeluarkan oleh BNK, dalam Jurnal Data P4GN tahun 2011 lalu, jumlah kasus narkoba yang melibatkan pelajar dan mahasiswa cukup tinggi. Dalam kurun waktu lima tahun, yaitu dari 2006-2011, jumlah kasus di kalangan mahasiswa totalnya mencapai 54 kasus, sementara itu, di kalangan pelajar, dalam kurun waktu yang sama, jumlah kasus mencapai 54 kasus.


Pembentukan satgas memang sangat vital artinya di lingkungan kampus, karena tindak pidana narkoba tak jarang dilakukan di tempat orang menimba pendidikan seperti di kampus ataupun sekolah.


Sebagai wujud nyata dari komitmen kampus Unand inilah, para satgas berani menerima tantangan untuk diuji apakah mereka mengkonsumsi narkoba atau tidak dengan uji rambut pada beberapa waktu lalu.


Seperti diketahui bersama bahwa selain berfungsi sebagai pembanding untuk kecocokan DNA antara manusia, rambut juga mempunyai fungsi lain, yaitu digunakan sebagai uji kandungan narkotika dalam tubuh seseorang.


Bahkan jika dibandingkan dengan tes urine, maka tes rambut dinilai lebih efektif. Alasannya adalah, narkoba dan metabolisme Narkoba tetap akan berada dalam rambut secara abadi dan mengikuti pertumbuhan rambut yang berlangsung sekitar 1 inchi per 60 hari, artinya meski dalam jangka waktu lama, seseorang bisa dideteksi apakkah dia mengkonsumsi narkoba atau tidak.


Sementara jika menggunakan tes urine, maka deteksi akan kurang maksimal mengingat kandungan kemih (urine) yang dapat berkurang dan menghilang akibat pengeluaran secara berkala, sehingga kandungan narkoba di dalamnya juga bisa hilang dengan cepat, dalam jangka waktu 48-72 jam.


Namun pengujian dengan rambut tidak bisa dijadikan sebagai bukti di persidangan. Tes ini hanya merupakan salah satu alat untuk deteksi dini penyalahgunaan narkoba.


Sementara itu, komitmen juga ditunjukkan oleh kampus Universitas Kristen Indonesia. Kampus ini bersedia untuk bersama-sama memberdayakan potensi kampusnya untuk menangkal masalah narkoba di lingkungan pendidikan.
Belum lama ini, kampus ini juga telah bersedia melaksanakan uji narkoba dengan rambut pada para mahasiswa, dosen, dan juga karyawan lainnya. Lain halnya dengan UPH yang sudah memiliki satgas, kampus ini masih mencari formula yang tepat untuk membentuk satgas anti narkoba di lingkungan Unand. Rencananya, kampus ini akan membentuk satgas pada akhir tahun 2011 ini.


Segala upaya yang positif dari berbagai komponen masyarakat, sudah sepatutnya diapresiasi dan didukung, sehingga upaya bersama melawan penyalahgunaan dan peredaran narkoba semakin maksimal.


Jika seluruh komponen bangsa ini bersatu padu dan bergandengan tangan untuk menanggulangi masalah narkoba, maka bukan tidak mungkin, Padang Bebas Narkoba pada tahun 2015 nanti benar-benar terealisir.

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber:
Tag: padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Warga Padang Minta Akses Menuju Shelter Evaksuasi Dipermudah

Warga Padang Minta Akses Menuju Shelter Evaksuasi Dipermudah

PADANG - Kota Padang berada tepat di pinggir Samudera Hindia. Rawan bencana seperti banjir, gempa, dan lainnya. Agar...

Alhamdulillah, 266 Jamaah Haji Bukittinggi Tiba dengan Selamat

Alhamdulillah, 266 Jamaah Haji Bukittinggi Tiba dengan Selamat

BUKITTINGGI - Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias beserta Ketua TP-PKK Yesi Ramlan, Sekretaris Daerah Kota...

PT KAI Keluarkan SP3 Pengosongan Tanah, Warga Sekitar Stasiun Bukittinggi Resah

PT KAI Keluarkan SP3 Pengosongan Tanah, Warga Sekitar Stasiun Bukittinggi Resah

BUKITTINGGI - Masalah penggusuran tanah milik PT. Kereta Api Indonesia (KAI) di lahan Stasiun Bukittinggi yang dihuni...

Kantor Operasional Go-Jek di Bukittinggi Resmi Ditutup

Kantor Operasional Go-Jek di Bukittinggi Resmi Ditutup

BUKITTINGGI - Melalui instruksi yang disampaikan Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias ketika menerima ratusan supir...

Liga 1: Prediksi Persiba Balikpapan vs Semen Padang FC

Liga 1: Prediksi Persiba Balikpapan vs Semen Padang FC

BOLA - Pekan ke-25 Liga 1 Indonesia 2017 Gojek Traveloka, tuan rumah Persiba Balikpapan mencoba mendekati zona aman...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu