berita padang - berita sumbar
headline
home berita Politik

Lima Tokoh Paling Berkualitas Calon Walikota Padang Versi MinangkabauNews

Sabtu, 16 Maret 2013 - 15:47:26 WIB - 4115
Lima Tokoh Paling Berkualitas Calon Walikota Padang Versi MinangkabauNews

Padang, MinangkabauNews -- Tidak lama lagi akan segera digelar perhelatan akbar pilwakot Oktober 2013, dan mulai saat ini sudah muncul aroma-aroma persaingan untuk memperebutkan kursi panas ini. Kota Padang sebenarnya punya banyak stok pemimpin yang berkualitas tentunya, dan diantara puluhan calon-calon Walikota Padang yang siap bertarung, maka media ini memilih diantaranya sebanyak 5 besar calon pemimpin Kota Padang yang berkualitas (pilihan 5 besar versi MinangkabauNews ini tanpa tendensi apapun, melainkan hanya pertimbangan realitas yang terjadi di lapangan). Kelima besar yag terpilih itu adalah Mahyeldi Ansyarullah,SP, Drs. Ibrahim,MM, Yusman Kasim, Michele Ichlas Elqudsi dan Andre Rosiade. Maka untuk mengenal tokoh-tokoh ini sebagai calon pemimpin Kota Padang, maka berikut ini profil mereka yang diambil dari berbagai sumber tentunya.


Profil Calon Walikota Padang 2014-2019
H. Mahyeldi Ansharullah, SP. Dt. Marajo


H. Mahyeldi Ansharullah, SP. Dt. Marajo lahir di Bukittinggi, 25 Desember 1966, Dia adalah pendiri Koperasi Jasa Keuangan Syariah, dan akrab dipanggil paka Wawa. Selepas menyelesaikan kuliah di Fakultas Pertanian Unand, Mahyeldi memilih fokus mengembangkan dakwah (1982) dan terakhir sebelum menjadi Wakil Walikota Padang, dia diamanahkan untuk menjadi Wakil Ketua DPRD Sumbar (2004 - 2008). Selama berkecimpung sebagai dai. Mahyeldi juga aktif sebagai Guru Bimbel Adzkia (1986 - 1989) dan aktif memimpin organisasi sosial keagamaan yakni Pimpinan Ma'had Almadaniy (1988 - 2000). Sebelum memutuskan meninggalkan karier di dunia keguruan, dia menjadi entrepreneur (1988 - sekarang). Pada tahun 2003, Mahyeldi memutuskan untuk mengakhiri karier di organisasi keagamaan, setelah mendapat kepercayaan sebagai Wakil Ketua DPRD Sumbar periode 2004-2008. Dan sejak terpilih sebagai Ketua DPW PKS Sumbar 2004-2008, waktu dan energinya tercurah untuk mengurus partai.


Drs. Ibrahim,MM
• Nama : Ibrahim
• Lahir : Padang, 08 Agustus 1958
• Agama : Islam
• Pendidikan : jurusan Tekhnik mesin Fakultas Tekhnik, Universitas Negeri Padang tahun 1983, Magister Mangemen, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri padang tahun 2007
• Organisasi : Ketua Umum Isyafat Nusantara Sumbar, Sekretaris Jendral Pimpinan Pusat Persaudaraan peduli Dhuafa Indonesia, Ketua Dewan Penasehat Himpunan Mahasiswa Dhuafa Sumbar.
• Jabatan Sekarang: Direktur CV An-nahl Padang produsen dan suplay air minum sehat Islami Hexagonal. Pembina dan pendiri sekolah gratis tekhnik dan pimpinan pondok pesantren gratis Sumbar. Dosen Fakultas Tekhnik Universitas Negeri Padang.


Setelah gagal mengikuti pemilihan Walikota 2008-2013. Pembina Yayasan Isyafat ini tetap menjadi dosen Fakultas Tekhnik Mesin UNP Padang. Ia mengabdi pada dunia Pendidikan. Nama pendiri yayasan Isyafat Nusantara ini kembali mencuat, menyusul semangat yang tak pernah pudar untuk mencalonkan diri sebagai Walikota Padang periode mendatang, dia berhasil mengantongi KTP 36.659 jiwa.


Ibrahim telah kembali ke ladang pengabdian negerinya. Tak berlebihan untuk mengatakannya demikian. Maklum, Ibrahim praktis tak pernah muncul di depan publik. Apalagi, ikut nimbrung dalam hiruk-pikuk perpolitikan yang sarat dengan adu-kepentingan segelintir elite. Akademisi ini lebih memilih diam, sembari menekuni kesibukan sebagai dosen FT.


”Kalau bukan karena dorongan teman-teman dan panggilan nurani untuk ikut memulihkan Kota Padang kondisi keterpurukan, ingin rasanya saya tetap mengabdi di jalur pendidikan. Saya ingin terus jadi dosen dan bela kaum dhuafa,” ucap Ibrahim.


Diakuinya, keikutsertaannya dalam pilwakot 2013 bukan dilatarbelakangi oleh hasrat, apalagi ambisi untuk berkuasa. Seperti sering diucapkan, bahkan sejak mencalonkan diri periode lalu, dirinya telah bersumpah hendak mengisi hidupnya untuk mengabdi kepada Kota Padang. Ibarahim sangat mafhum, menjadi Walikota– apalagi kemudian terpilih sebagai Walikota – bukan pilihan enak. Karena, siapa pun nanti yang dipilih rakyat untuk memimpin Kota Padang niscaya bakal menghadapi tugas yang maha berat. ”Karenanya, Pemilihan Walikota Padang merupakan momentum yang sangat strategis untuk memilih pemimpin kota yang tidak saja bertaqwa, tapi juga bermoral, punya leadership kuat dan visi yang jelas untuk memperbaiki Kota Padang,” tambahnya.


Dalam setiap orasi selama bersilaturahim dengan pendukung dan simpatisan, Ibrahim bahkan amat fasih bertutur tentang kesulitan yang mengimpit para kaum dhuafa, serta beraneka problem riil di masyarakat yang kian mengenaskan. ”Situasi ini harus cepat diakhiri. Kita harus bangkit dari kondisi keterpurukan dan membangun kembali Kota Padang yang sejahtera,” ujarnya di atas podium.


Drs. Yusman Kasim
• Nama: Yusman Kasim
• Tempat/Tanggal Lahir: Pariaman, 1 Juni 1949
Agaknya, masyarakat kota Padang, merasa tak asing dengan sosok Drs. H. Yusman Kasim, MM, ketika ia dipercaya mendampingi orang nomor satu di Pemko Padang, DR. H. Fauzi Bahar, periode 2003-2008 lalu.


Setelah gagal pada Pilwakot lalu, namun pria berumur 54 tahun ini tetap menghabiskan enrginya unutk mmebesarkan partai Golkar. Sekarang Yusman, menjabat sebgai Wakil Ketua DPW Golkar Sumbar dan Ketua Pimpinan Daerah Kolektif Kosgoro Sumbar


M. Ichlas El qudsi
M. Ichlas El Qudsi atau lengkapnya H. Mohammad Ichlas El Qudsi, S.Si., M.Si., lahir di Padang, 26 Juni 1970. Setelah selesai mengikuti studi Sarjana Ilmu Biologi Unand Padang, 1989, Michele melanjutkan studi Magister PPS FISIP UI Jakarta 2010.


Pekerjaan dan Pengalaman: Ketua OSIS SMP Negeri 13 Padang (1984-1985), Sekretaris Umum kelompok Ilmiah Remaja SMA Negeri 2 Padang (1987-1988). Semasa kuliah Michel juga aktif di Senat Mahasiswa. Michel pernah menjadi Ketua Senat FMIPA Universitas Andalas Padang pada tahun 1992-1993. Pada tahun yang sama itu pula Michel terpilih sebagai Ketua Pembinaan Anggota (PA) Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Padang, Wakil Ketua Kelompok Cinta Alam/Lingkungan Hidup Raflesia Padang pada tahun 1990-1991


Pada tahun 2002, Michel mendirikan Institute For Exelent Leadership Development (IELD) di Jakarta, dan menjabat sebagai Direktur Eksekutif-nya. Pada tahun 2004 juga mendirikan Michel El Qudsi Leadership Centre (MLC) yang berpusat di Jl. Cisadane 11A, Jakarta Pusat.


Andre Rosiade
• Nama: Andre Rosiade
• Umur : 33 tahun
• Agama: Islam
• Pendidikan: alumni SMUN 2 Padang Sarjana Akuntansi jebolan Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti dan mantan Ketua KAMMI Jakarta Barat, Ketua Gerakan Ayo Jadi Pengusaha Wilayah Sumatra Barat BPD HIPMI Sumbar hingga sekarang.


Demikianlah artikel mengenai Profil Calon Walikota Padang 2013, semoga artikel ini bisa memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua. (Rahmat)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber:
Tag: politik

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Ini Jawaban Bupati Tanah Datar Terhadap 58 Pertanyaan Legislator Atas Tiga Ranperda

Ini Jawaban Bupati Tanah Datar Terhadap 58 Pertanyaan Legislator Atas Tiga Ranperda

TANAH DATAR -- Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi memberikan jawaban atas 58 tanggapan atau pertanyaan legislator...

Mahasiswa KKN Unand Laksanakan Penyuluhan Kesehatan di Nagari Talu

Mahasiswa KKN Unand Laksanakan Penyuluhan Kesehatan di Nagari Talu

PASAMAN - Mahasiswa KKN Universitas Andalas melaksanakan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) bertempat di gedung Aula...

KPN Pemkab Agam Serahkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni Di Candung

KPN Pemkab Agam Serahkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni Di Candung

AGAM - Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Kabupaten Agam, menyerahkan bantuan sebesar Rp15 juta untuk memperbaiki satu unit...

Sampai Juli 2016 Dipertahornak Agam Sumbar Sudah Perbaiki 1.645 H Jaringan Irigasi

Sampai Juli 2016 Dipertahornak Agam Sumbar Sudah Perbaiki 1.645 H Jaringan Irigasi

AGAM - Sebanyak 1.645 hektar jaringan irigasi di 16 kecamatan Kabupaten Agam, Sumatera Barat telah diperbaiki dari...

Acha Septriasa Mengaku Sudah Belasan Tahun tak Mudik ke Padang

Acha Septriasa Mengaku Sudah Belasan Tahun tak Mudik ke Padang

PADANG - Pulang kampung alias mudik sudah menjadi tradisi tiap tahun saat lebaran. Namun rupanya hal ini tak berlaku...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
REKOMENDASI