minangkabaunews
Redaksi - Info iklan - Disclaimer - Kontak
Jumat, 11 Juli 2014  
facebook twitter
Saya Iri dengan Warga Kota Padang Punya Pak Wawa yang Bersahaja
Sabtu, 27 April 2013 - 10:35:16 WIB
Oleh Elvira Diana -- Sebelumnya saya dan suami belum mengenal sesosok tokoh yang bernama Mahyeldi Ansyarullah atau yang akrab disebut dengan panggilan Pak wawa. Setelah ramai diberitakan tentang aktivitasnya turun ke tempat musibah ketika banjir bandang di limau Manis, solat shubuh di masjid Kota Padang ataupun mengunjungi korban kebakaran di Koppas Plaza belum lama melalui media online yang sering kami baca, waktu itu saya menengok dengan ramahnya beliau membantu para korban kebakaran dan ketika saya solat shubuh juga di sebuah masjid di Ujung Gurun saya juga mendapati dia (Wawako-red) sedang sholat di sebelah saya bahkan ketika menengok om saya yang meninggal di Pasar Gadang yang meninggal belum ini, beliau juga ikut nongol di situ memberikan kami support dan bantuan moril, barulah perlahan kami mulai mengenal tokoh Mahyeldi. Karena mahyeldi seorang da'i yang juga birokrat yang bisa menggabungkan dua profesi tersebut. Dan berharap agar kelak ketika menjadi Walikota Padang beliau masih tetap dekat dengan kami.

Sosoknya bersahaja dan sederhana, indak banyak carito kalau orang minang bilang. Dengan dia dekat dengan warga Kota Padang, kendati dia bukan asli Kota Padang itu sudah menandakan bahwa betapa ia sangat mencintai Kota Padang dan sangat ingin memajukan Kota Padang. Kalau ada orang-orang yang beranggapan negatif dan pesimis tentang kecintaannya pada Kota Padang, justru kami ikut bangga orang darek saja banyak berpikir untuk kota Padang seperti KJKS, siap dipanggill ketika dibutuhkan masyarakat, jadi penasehat pernikahan sah saja atau melayat orang yang meninggal dunia, nah bagaimana dengan orang asli Kota Padang itu sendiri, apa kontribusinya untuk Kota Padang

Ketika ditetapkan sebagai calon Walikota Padang oleh PKS, ada rasa keyakinan tentang sosok seorang Mahyeldi. Mengapa? Sosoknya itu terlihat natural sederhana dari pembawaannya. Apalagi ketika saya melihat balihonya di jalan Samudera yang dipasang karna ada salah satu pendukung melihat kepastian sikap pak Mahyeldi untuk maju sebagai Walikota Padang, dia tidak ambisius mempromosikan dirinya untuk menjadi Walikota Padang bahkan dalam setiap perbincangannya sangat sederhana, Mahyeldi tidaklah terlihat sebagai sosok tokoh politik yang ambisius. Dari cara dia mendukung kota padang denga serangkain program dekat dan melayani. Meski banyak pihak yang meragukan, tapi dia tetap terus melangkah maju untuk mendukung kejayaan Kota Padang. Dan saat itu ada suatu prediksi dalam diri saya sendiri, Dia akan diterima oleh warga Kota Padang. Wawako seorang yang tidak mau kontra dengan siapapun bahkan dengan bawahanya, banyak pihak yang meragukan akan kemenangannya nanti dan apakah akan diterima oleh masyarakat Padang. Terlebih lagi, beliau tipikal penurut dan tidak mau melawan pada atasan. Kalau dari penilaian saya pribadi waktu itu, kemungkinan besar dia akan memenangkan pilkada Kota Padang. Banyak dihujani serangan politik, justru akan membuat dia semakin berkibar. Kenapa? Saya yakin warga Padang itu lebih pintar dalam hal berpolitik. Semakin gencar serangan politik, akan membuat masyarakat penasaran dengan Mahyeldi. Ditambah lagi Padang itu merupakan contoh keplural-an dari wajah Sumbar. Kok bisa? Warga Padang itu beragam etnis. Kota yang meletakan dasar ABS-SBKsebgai semangat pemersatu dan tuntunan ini, untuk menjadi kota religious, adil dan sejahterah.

Sebelumnya saya pernah menuliskan di opini yang berjudul, 5 calon paling berkualitas. Inti dari tulisan itu, siapapun yang akan memimpin Padang tidak masalah. Asalkan mereka adalah orang-orang yang tidak egois memikirkan program kerjanya tanpa melihat program kerja pemimpin sebelumnya. Bila program kerja sebelumnya bagus dan belum selesai, kenapa tidak dilanjutkan saja. Waktu itu saya juga menyinggung, Walikota Padang lalu, yang tida bisa menyelesaikan polemik pasar raya Padang dan terminal.

Dari calon-calon walikota yang ada saat ni, hanya mahyeldi, yang saya perhatikan akan melanjutkan program itu, selain ditambah dengan program-program yang lain seperti KJKS dan gerakan kembali ke surau. Ini luar biasa. Sampai suami saya bilang, otaknya Mahyeldi ini otak-otak Serambi Mekkah banget. Karena, kami tahu kemana hendak Mahyeldi mengarahkan Padang, bila terpilih nanti. Seperti Shubuh mubarakah, wirid, pesantren ramadhan, kembali kesurau dan maghrib mengaji jelas seperti di Serambi Mekkah, dimana para penduduk serambi mekkah memadukan dunia dan akhirat dengan program peningkatan akhlaq dan aqidah umat.

Maka, sosok seperti mahyeldi saat ini sangat dicari. Mereka yang didaerah, bila mendengar tentang berita-berita tentang Mahyeldi, mereka yang didaerah lain juga ingin sekali mempunyai pemimpin seperti yang kalian punya saat ini, warga Padang. Pemimpin yang mau turun kebawah, melihat lapangan langsung, kemudian mengeksekusi, mengambil keputusan, diteruskan langsung dikerjakan secepat mungkin untuk memperbaiki kehidupan warganya.

InsyaAllah dengan izin Allah Pak wawa jadi Walikota Padang, akan menjadikan moment atau tonggak bagi pemimpin-pemimpin di seluruh nusantara, agar bergerak kearah positif, mau menganyomi rakyatnya. Semoga pak wawa, bisa menjadi contoh seorang pemimpin teladan bagi para pemimpin daerah diseluruh nusantara. Sudah saatnya kita harus membangun Indonesia, bukan malah mengerogoti dari dalam dengan cara korupsi, agar tercipta kesejahteraan warga/rakyat, hingga menjadikan Indonesia menjadi Negara yang sejahtera rakyatnya, bersama membangun bangsa.

(Penulis adalah ibu rumah tangga yang Melihat Kenyataan Riil di Masyarakat)



Baca juga :
  • Penemuan Mayat Gegerkan Warga Bersenam Pagi di RTH Imam Bonjol
  • Pembebasan Lahan di Bungus Tanpa Ganti Rugi adalah Confiscation atau Penyitaan?
  • Adanya 23 Temuan BPK, Bukti Sekwan DPRD Tidak Laksanakan UU Nomor 27 2009 tentang MD3
  • "Berburu Retribusi Tower di Padang’’
  • Humas Pekerjaan yang Tak Kenal Waktu?

  • TERKINI
    TERPOPULER
    website murah

     
    Redaksi | Info iklan | Disclaimer | Kontak

    - Pilkada - Pos Polisi - BNK Padang - Pariwisata - Kesehatan - Kosmo - Kriminal - Olahraga - Nasional - Otomotif - Bola - Makan - Metro - ShowBiz - Sosial - Internasional - Peristiwa - Pendidikan - Ekonomi - Seni Budaya - Opini - Muhammadiyah - Bisnis - Minangkabau - Daerah - Perempuan - Tokoh - Teknologi - Politik
     
    Copyright 2011 - 2014 Minangkabaunews All Rights Reserved
    facebook twitter