minangkabaunews
Redaksi - Info iklan - Disclaimer - Kontak
Kamis, 25 Desember 2014  
facebook twitter
Mahyeldi Bersama SKPD Kota Padang Tinjau Lokasi Bulan Bhakti Goro
Sabtu, 01 Juni 2013 - 22:01:07 WIB
Padang, MinangkabauNews -- Bulan Bhakti Gontong Royong Bersama Masyarakat di 104 Kelurahan di Kota Padang, di canangkan tanggal 21 Mei 2013 sampai 4 Juni 2013 mendatang, kegiatan rutin setiap tahun dengan jumlah dana pancingan dari Pemko sebesar Rp. 25 Juta.

Sebagaimana sudah di anggarkan pada APBD Kota Padang, dengan perincian Rp. 20 Juta untuk bangunan Fisik dan Rp. 5 Juta di manfaatkan untuk non fisik.

Disampaikan Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah, pada acara apel pagi bersama kepala SKPD yang turun kelapangan di 11 Kecamatan di Kota Padang untuk meninjau lokasi Bulan Bhakti Goro Bersama Masyarakat, di depan Kantor Balaikota Padang, Sabtu (1/6).

Rombongan Wakil Walikota Mahyeldi, yakni Anngota DPRD Kota Padang, kepala Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana Wedistar, kabag Humas dan Protokol Suardi, di hadiri Camat Kota Tangah Amrita Luthan, Kasubag Publikasi Humas dan Protokol Tafrizal, Lurah Pasie nan Tigo Usman Zamra. Lurah Balai gadang Zulkifli dan
Mahyeldi mengatakan bahwa kegiatan manunggal bulan bhakti gontong royong bersama masyarakat adalah sebuah alat atau alat perekat hubungan silahturrahmi pemerintah dengan masyarakat di lingkungan tempat tinggal dan disekitarnya.

Hal ini harus kita pelihara dan di jaga keutuhannya, seperti tingkatkan rasa kebersamaan, kekompakan, saling menghargai antar satu dengan yang lainnya, sebagai buktinya dapat kita lihat bahwa masyarakat sangat butuh perobahan-perobahan kearah yang lebih baik, dengan dana pancingan Rp. 20 juta, dibalas atau dibayar oleh masyarakat sekitar lebih kurang Rp. 2 Milyar. Dikelurahan Balai Gadang Kec. Koto Tangah.

Ini kenyataan dan fakta di lapangan, seperti di lakukan Masyarakat Kelurahan Balai Gadang, semua tanaman dan tanah lebih luas sekitar 3.950 Meter, dinilai dengan uang sekitar Rp. 2 Milyar diserahkan ke Pemko Padang tanpa ada minta ganti rugi satusenpun, ujar Mahyeldi.

Begitu juga Kelurahan Pasie Nan Tigo yang kami kunjugi , warga menyumbangkan tanah dengan panjang 250 meter lebar 4 meter luas 1.000 Meter, harga tanah permeter Rp. 500 ribu berjumlah Rp. 500 juta, inilah berupa swadaya masyarakat.

Belum masuk harga tanaman yang ditebang, para Donatur menyumbang dan bantuan makanan dari masyarakat untuk penyelesian pekerjaan pembangun jalan baru, tentu semua dengan itekat, niat yang baik, akan menjadi amal saleh dan pahala terus menerus mengalir , bak seperti air mengaliri sungai nantinya, ujarnya Wakil Walikota.
Di sini saya katakan bahwa Kelurahan Balai Gadang adalah salah satu Kelurahan yang sukses mengangkat nama baik Kota Padang di tingkat Propinsi Sumbar yang menerima Pataka langsung dari Gubernur Irwan Prayitno beberapa tahun lalu.

Maka itu, saya sangat mengharapkan Kelurahan Balai Gadang ini nantinya akan berhasil mempertahankan prestasi yang sudah di capai dengan sungguh-sungguh bersama masyarakat untuk ikut bekerja keras membangun dengan animo masyarakat yang besar.

Bila tahun ini 2013, gagal mempertahankan juara yang sudah diraih, akan berdampak tidak bisa nantinya menerima penghargaan dari Bapak presiden RI di istana Negara, pertahankan apa yang sudah di dapat, ajak masyarakat, bagaimana caranya masyarakat bisa tumbuh kepeduliannya di Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah.
Selanjutnya, Camat Kota Tangah Amrita Luthan dalam kata sambutannya katakan bahwa apa yang kami kerjakan bersama masyarakat adalah kesadaran untuk ingin berobah dan berkembang dengan baik, jadi warga kami sangat mendukung apapun bentuk program dari pemerintah Kota Padang selama ini.

Sebagai bukti nyata salah satu kelurahan kami, Kelurahan Balai Gadang dinobatkan sebagai juara pertama dan penerima Pataka, karena telah sukses melaksanakan Bulan Bhakti Gontong Royong bersama masyarakat Seperti di paparkan Wakil Walikota di atas.

Mogah-mogahan apa yang kami dapatkan ini adalah sebuah hasil dari kerja keras atas kekompakan, keselarasan, rasa kebersamaan yang tinggi antara warga masyarakat dan masyarakat sangat menyadari betul bahwa pembangunan harus di tindak lanjuti secara terus menerus, tidak boleh terputus-putus, bila pemerintah meberikan Rp. 5 ratus, kita harus membalas Rp. 5 ribu ujar Amrita Luthan penuh semangat. (Taf)



Baca juga :
  • Dirut SP Dituding Alihkan Isu Rekrutmen Jadi Isu Gangguan Operasional
  • Imbauan Kadisdik Dianggap 'Angin Lalu', Siswa Tetap Coret Baju dan Konvoi
  • Mahyeldi : “Disduk Capil Perlu Tenaga Tambahan untuk Optimalkan Pelayanan”
  • Fauzi Bahar Terima Penghargaan IDBF
  • Investasi Lippo Group, Surat Terbuka yang Salah Alamat

  • TERKINI
    TERPOPULER
    website murah

     
    Redaksi | Info iklan | Disclaimer | Kontak

    - Pilkada - Pos Polisi - BNK Padang - Pariwisata - Kesehatan - Kosmo - Kriminal - Olahraga - Nasional - Otomotif - Bola - Makan - Metro - ShowBiz - Sosial - Internasional - Peristiwa - Pendidikan - Ekonomi - Seni Budaya - Opini - Muhammadiyah - Bisnis - Minangkabau - Daerah - Perempuan - Tokoh - Teknologi - Politik
     
    Copyright 2011 - 2014 Minangkabaunews All Rights Reserved
    facebook twitter