minangkabaunews
Redaksi - Info iklan - Disclaimer - Kontak
Jumat, 25 Juli 2014  
facebook twitter
Penilaian WTN : "Terminal dan Taksi Padang jadi sorotan"
Selasa, 02 Juli 2013 - 12:39:41 WIB
Padang, MinangkabauNews -- Terminal orang di Padang perlu segera dibangun karna ketiadaan terminal akan membuat kemacetan dan kesemrawutan. Selain itu peningkatan pelayanan para sopir taksi masih butuh perbaikan agar taksi Padang diminati dan dicintai oleh penumpang.

Demikian diungkapkan Ketua Tim Penilai Pusat WTN 2013, Karlo Manik saat memaparkan hasil penilaian di Padang, Sabtu(2/7 Kota Padang merupakan satu di antara 120 kabupaten/kota se-Indonesai yang masuk dalam penilaian WTN 2013.

“Terminal angkutan orang harus jadi perhatian serius dan pengkatan pelayanan transportasi khususnya taksi juga perlu ditingkatkan,” ujar Karlo.

Dikatakan Karlo manik, penilaian WTN secara menyeluruh terhadap Kota Padang yang meliputi administrasi perencanaan, pendanaan, kelembagaan dan peraturan perundang-undangan. Sumber Daya Manusia (SDM), angkutan, prasarana, lalu lintas, lingkungan. Teknis dan operasional (sarana, prasarana, lalu lintas, pelayanan kepada masyarakat), komitmen (political will) Kepala Daerah dan Kebijakan Pemerintah Daerah dalam pengembangan dan pembangunan transportasi, cukup baik.

Kadishubkominfo Raju M. Chaniago menjelaskan, penilaiannya meliputi sarana prasana lalu lintas, angkutan, terminal, perparkiran dan kondisi perhubungan. "Ada beberapa kategori untuk mendapatkan penghargaan WTN, kami menargetkan dulu mendapatkan piala kategori lalu lintas," jelasnya.

Dia menjelaskan, hasil penilaian tersebut bakal diketahui pada 2014 mendatang.
"Semoga penilaiannya baik dari pemerintah pusat dan tahun depan kami bisa membawa pulang penghargaannya," katanya.

Raju mengakui Keberadaa terminal sangat penting dalam menata sistem trasportasi, makanya dishub sudah memiliki rencana transportasi induk yang menjadi acuan bagi pembangunan sarana trasporstasi.

Dikatakannya, dari hasil penilaian tahap II maupun III WTN di Kota Padang ini, secara keseluruhan cukup baik. Sarana dan Prasarana, terutama adanya trotoar, halte, marka, zebra cross dan lainnya sudah tertata dan dilengkapi dengan baik, namun perlu dibenahi pembuatan terminal orang yang layak dan peningkatan pelayanan taksi di Padang kecuali blue bird.

Pihaknya juga akan melatih sumber daya manusia (SDM) terutama sopir taksi. Mereka akan dilatih kemampuan teknis. “Kami akan melakukan upaya pembenahan. Kalau memang ada yang menyalahi Perda untuk tarif taksi, masyarakat bisa protes. Kami ingin meningkatkan komitmen agar lebih profesional,” ujarnya.

Sekadar diketahui, penilaian WTN ini nantinya akan mengarah pada penghargaan WTN. Penghargaan Wahana Tata Nugraha adalah penghargaan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada kota-kota yang mampu menata transportasi publik dengan baik. Penghargaan ini diberikan setiap tahun. Penilaian dilakukan atas kategori kota metropolitan, kota besar, kota sedang, dan kota kecil. Aspek penataan transportasi yang berkelanjutan, dan berbasis kepentingan publik dan ramah lingkungan mendapat pertimbangan terbesar dalam penilaiannya. (008)



Baca juga :
  • Dishubkminfo Padang Janji Tindak Tegas Sopir Kenakan Tarif Angkot Tinggi
  • Fauzi: Tidak Hadir Pesantren Ramadhan, Guru bisa Dipindahtugaskan
  • Selama Bulan Ramadhan THM Wajib Tutup
  • Warga Padang Terima Raskin Ganda Selama 3 bulan
  • Walikota Intruksikan Cabut Penerima BLSM yang Tidak Tepat Sasaran

  • TERKINI
    TERPOPULER
    website murah

     
    Redaksi | Info iklan | Disclaimer | Kontak

    - Pilkada - Pos Polisi - BNK Padang - Pariwisata - Kesehatan - Kosmo - Kriminal - Olahraga - Nasional - Otomotif - Bola - Makan - Metro - ShowBiz - Sosial - Internasional - Peristiwa - Pendidikan - Ekonomi - Seni Budaya - Opini - Muhammadiyah - Bisnis - Minangkabau - Daerah - Perempuan - Tokoh - Teknologi - Politik
     
    Copyright 2011 - 2014 Minangkabaunews All Rights Reserved
    facebook twitter