berita padang - berita sumbar
Redaksi Info iklanDisclaimer Kontak
   
minangkabau headline
facebook twitter google+
Metro

Indonesia Gagal Mencapai MDGs 4 dan 5

Rabu, 11 Desember 2013 - 07:53:27 WIB
Padang, MinangkabauNews--Indonesia salah satu negara asia yang gagal dalam menekan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi, terutama dalam menekan angka kematian Ibu. Dilihat dari pencapaian baseline MDGs tahun 1990 Indonesia terbaik dalam menurunkan angka kematian Ibu, penuntasan program ini pencapaiannya hingga tahun 2015 akan dipastikan gagal. Hal ini dikatakan Ah Maftuchan seorang peneliti muda dari lembaga Prakarsa Jakarta.

“Laju penurunan kematian ibu di Indonesia terburuk sejak tahun 2002 dilihat dari perbandungan untuk negara-negara miskin di Asia. Ujar Ah Maftuchan.

Angka kematian ibu (AKI) melonjak, Indonesia mundur 15 tahun kebelakang,” kata Ah Maftuchan pada workshop refleksi upaya penurunan angka kematian ibu dan penurunan angka kematian bayi dalam pencapaian program Mdgs di indonesia,” yang dilaksanakan di salah satu hotel di padang ( 8-9/12).

Peneliti muda Ah Maftuchan melihat bahwa data terakhir dari SDKI 2012, terjadi peningkatan AKI sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Dibandingkan dengan kamboja yang sudah mencapai 208 per 100.000 kelahiran hidup. Dan malah kita kalah dari negara Myanmar, Nepal, dan Timor Leste. Ungkapnya.

Target MdGs 2015 untuk AKI, target indoenesia dalam menurunkan angka kematian ibu 102 per 100.000 kelahiran hidup. Dengan posisi kita sekarang ujar Ah Maftuchan, pada angka 359 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2012 lalu. Maka indonesia terletak pada posisi yang sulit dalam mencapai target penurunan AKI sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup tahun 2015 nantinya,” tukuknya lagi.

“survey ini dilakukan berdasar usia subur wanita dari usia 15 hingga 40 tahun baik yang sudah menikah ataupun yang belum menikah,’’

Untuk tahun 2014, angka AKI baru mencapai 161 kematian per 100.000 kelahiran hidup,’’ masih jauh dari target nasional. Dipastikan program penurunan AKI dan AKB “gagal di indonesia”. Strategi yang dilakukan bahwa pemerintah kota kabupaten harus menyediakan anggarannya 10 persen dari dana APBD mereka untuk program kesehatan terutama dalam menurunkan angka kematian Ibu (AKI).

Pemerintah pusat sendiri seharusnya menyediakan anggaran dana 5 persen dari dana APBN secara keseluruhan untuk dana kesehatan di indonesia akan tetapi hanya 2 persen hingga 3 persen yang dilakukan pemerintah dalam penggunaan dana APBN untuk dana kesehatan di seluruh indonesia.

Provinsi Sumbar tergolong berhasil, untuk pencapaian penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi diatas rata-rata nasional.

Maka langkah strategis akan dilakukan untuk menekan angka kematian ibu, ini disebabkan setelah otonomi daerah (otoda) dimana pemerintah kota dan kabupaten tidak serius dalam menangani dan menjalankan program KB. Penyebab demikian terjadilan kegagalan program KB kesehatan di Indonesia, dengan kurangnya tenaga Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) sebagai ujung tombak keberhasilan program KIA. Sehingga anggaran APBD masing- masing daerah sebagai penyebabnya kurang berhasilnya program KB di Indonesia,” tutupnya. (fals)




Be Smart, Read More


PT. Surya Persada Komputindo Akan Launching Situs www.instanbisnis.com

Pekanbaru, MinangkabauNews -- Kabar gembira bagi para pebisnis ONLINE yang ingin mendirikan kerajaan bisnis secara...


Anda Takut Diabetes? Konsumsi Telur dan Keju Secara Teratur

Kesehatan, Minangkabaunews - Konsumsi telur secara teratur dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga sepertiganya...


HMI Komisariat Universitas Ekasakti Dilantik

Padang, MinangkabauNews -- Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Ekasakti Padang dilantik ...


Bapedalda Padang Himbau Masyarakat Jaga Sungai dan Lingkungan dengan Baik

...


TDS ke Tujuh Akan Digelar 3-11 Oktober 2015

Padang, MinangkabauNews -- Tour de Singkarak ke-7 yang sebelumnya dijadwalkan pada tanggal 7 - 15 Juni 2015 diundur...


Buah-buahan yang Memiliki Kandungan Vitamin C Lebih Tinggi dari Jeruk

MInangkabaunews - Saat memikirkan tentang vitamin C, tentu pikiran Anda pasti akan tertuju pada buah jeruk. Sebab...


Showroom Motor di Padang Terbakar Akibat Korsleting Listrik

Padang, Minangkabaunews - Showroom sepeda motor yang terletak di kawasan Damar, Kelurahan Olo Ladang, Kecamatan Padang...


Warga Bungus Tuntut Pemko Padang dan TNI Rp3,86 miliar, Terkait Pembangunan Jalan TMMD

...


177 Anggota Muktamar Muhammadiyah Sumbar Pastikan Hadiri Muktamar ke-47 di Makasar

...


Padang Didaulat Sebagai Kota Kreatif Bidang Agrowisata

Padang, MinangkabauNews -- Padang menerima penghargaan sebagai kota yang berhasil mengembangkan agrokultur berbasis...


Baznas Padang Salurkan DBU Bagi 60 Unit Usaha

Padang, MinangkabauNews -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang membagikan Dana Bina Usaha (DBU) kepada 60...

TERKINI
TERPOPULER


REKOMENDASI :


KANAL DAN RUBRIK BERITA
  PROFIL
  NETWORKS
metro
politik
ekonomi
nasional
internasional
olahraga
kriminal
pendidikan
pariwisata
daerah
showbiz
makan
kosmo
pos polisi
otomotif
sosial
peristiwa
seni budaya
opini
bisnis
bola
minangkabau
perempuan
tokoh
kesehatan
teknologi
bnk padang
muhammadiyah
pilkada
  REDAKSI
INFO IKLAN
DISCLAIMER
PEDOMAN MEDIA SIBER
KONTAK
MOBILE VERSION
 
Lukipos
Theoneredaxi
Minangkabaunews
Copyright 2011 - 2015 Minangkabaunews All Rights Reserved Back to Top