berita padang - berita sumbar
headline
home berita Sawahlunto

Kakek 55 Tahun Tewas Terseret Arus Batang Ombilin Sawahlunto

Sabtu, 14 November 2015 - 07:11:35 WIB - 1152
Kakek 55 Tahun Tewas Terseret Arus Batang Ombilin Sawahlunto

Sawahlunto - Seorang warga Desa Sikalang, Kota Sawahlunto bernama Tukiyat (55), ditemuka tewas di daerah aliran Sungai Batang Ombilin Kecamatan Talawi, Jumat pagi.


Dilansir antara, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Talawi, AKP Riswan Lukpi, di Sawahlunto, Jumat, mengatakan warga tersebut sempat dinyatakan hilang setelah pihaknya mendapat laporan dari kepala desa setempat tentang adanya seorang warga yang tidak diketahui keberadaannya sejak meninggalkan rumah pada Kamis pagi (12/11).


"Dugaan sementara korban terseret arus sungai setelah sempat tergelincir, karena pada saat dilakukan pemeriksaan oleh pihak paramedis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tbuh korban," kata dia.


Ia menjelaskan, laporan tentang adanya warga hilang tersebut diterima pihaknya menjelang masuknya waktu shalat Maghrib, petugas langsung diterjunkan kelapangan guna melakukan deteksi awal serta mengumpulkan informasi terkait keberadaan terakhir korban.


Menurutnya, berdasarkan informasi dari pihak keluarga korban sempat pamit untuk mencari rumput untuk ternaknya disekitar kawasan Muaro Sikalang, salah seorang warga lainnya yang sempat ditemui petugas mengaku melihat sebilah arit dan sebuah karung berisi rumput tergeletak begitu saja tanpa diketahui siapa pemiliknya.


Berbekal informasi tersebut, pihaknya mencoba menyusuri keberadaan korban di sekitar lokasi tersebut yang keberadaannya memang dekat dengan sungai Batang Ombilin, petugas pun menduga korban terseret arus sungai karena tidak ditemui tanda-tanda keberadaannya disekitar lokasi tersebut.


"Kami pun segera berkoordinasi dengan pihak Kesbangpol dan PBD Kota Sawahlunto dan langsung melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai tersebut sepanjang malam dengan dibantu oleh masyarakat setempat," kata dia.


Setelah melakukan pencarian selama hampir 12 jam, pihaknya bersama seratus lebih petugas gabungan serta masyarakat menemukan jenazah korban mengapung di kawasan Desa Rantih, yang juga dilalui oleh aliran sungai.


Dia mengatakan, jenazah korban langsung dilarikan ke Puskesmas Talawi untuk dilakukan pemeriksaan awal, guna memastikan keadaan korban saat ditemukan yang disaksikan oleh pihak keluarga, petugas polisi dan perangkat terkait lainnya.


"Petugas pun menyimpulkan sementara bahwa korban tersebut meninggal tidak disebabkan oleh perbuatan kejahatan dari orang lain, namun pihak keluarga kami sarankan untuk dilakukan otopsi untuk memastikan penyebab meninggalnya korban," jelas dia.


Pihak keluarga melalui juru bicaranya ternyata menolak dan memilih untuk segera membawa jenazah korban ke kediaman mereka untuk dimakamkan di tempat pemakaman keluarga, petugas pun tidak bisa melakukan apa-apa dan terpaksa mengikuti kemauan pihak keluarga korban tersebut.


Sementara itu, salah seorang warga lainnya, Amin (42), mengaku terkejut atas meninggalnya korban yang menurutnya cukup mengenaskan.


Dia mengatakan, korban diketahui merupakan salah satu pengurus Partai NasDem tingkat kecamatan dan pernah maju sebagai calon anggota legislatif pada pemilihan umum lalu.


"Semasa hidupnya korban dikenal ramah dan mudah bergaul dengan siapapun, kami turut berduka dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi musibah ini," kata dia. (ant)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber:
Tag: peristiwa,sawahlunto,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Rumah Juru Parkir di Payakumbuh Terbakar, Ini Penyebabnya

Rumah Juru Parkir di Payakumbuh Terbakar, Ini Penyebabnya

PAYAKUMBUH - Satu unit rumah semi permanen di Kelurahan Daya Bangun, RT 02 RW 02 Kota Payakumbuh, Sumatera Barat...

Banjir Setengah Meter di Seberang Palinggam Mulai Surut, Warga Bersih-bersih

Banjir Setengah Meter di Seberang Palinggam Mulai Surut, Warga Bersih-bersih

PADANG - Menjelang pukul 08.00wib, banjir setinggi 50 cm yang melanda Kelurahan Seberang Palinggam, Padang Selatan,...

Rektor IAIN Batusangkar Dukung Pemerintah Tindak Ormas Bertentangan Dengan Ideologi Negara

Rektor IAIN Batusangkar Dukung Pemerintah Tindak Ormas Bertentangan Dengan Ideologi Negara

TANAH DATAR - Rektor IAIN Batusangkar Dr.H. Kasmuri, MA, menyatakan bahwa pembubaran HTI sudah melalui kajian yang...

Komisi IV DPRD Kota Padang Studi Banding ke DPRD Bukittinggi

Komisi IV DPRD Kota Padang Studi Banding ke DPRD Bukittinggi

BUKITTINGGI - Komisi IV DPRD Kota Padang melakukan studi banding ke DPRD Kota Bukittinggi, Jumat siang (19/5/2017),...

Hadapi Bhayangkara FC, Semen Padang FC Boyong 20 Pemain ke Bekasi

Hadapi Bhayangkara FC, Semen Padang FC Boyong 20 Pemain ke Bekasi

BOLA - Semen Padang FC harus melupakan hasil buruk dalam tiga pertandingan terakhir saat bersua Bhayangkara FC di...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu