minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Sawahlunto

Sempat Sakit 3 Tahun, Lokomotif Uap "Mak Itam" Akhirnya bisa Beroperasi Februari 2016

Kamis, 10 Desember 2015 - 04:55:23 WIB - 1802
Sempat Sakit 3 Tahun, Lokomotif Uap "Mak Itam" Akhirnya bisa Beroperasi Februari 2016

Sawahlunto - Sejak 2012 silam, lokomotif uap "Mak Itam" sempat rusak dan tidak bisa beroperasi. Maka, pada pertengahan Desember tahun ini akan dilakukan perbaikan pada lokomotif tua kebanggan Sawahlunto tersebut.

Masa perbaikan "Mak Itam" diperkirakan memakan waktu 40 hari masa kerja. Pada februari tahun depan "Mak Itam" diharapkan sembuh dan kembali beroperasi.

"Untuk lokomotif Mak Itam, segera dalam Desember ini akan dilakukan perbaikan, dengan melibatkan tenaga teknik dari rekanan," ujar Kepala Divre II PT. KAI Sumbar Suryawan Putra HIA, Selasa (8/12).

Pehobi bulutangkis kelahiran 1974 itu mengungkapkan, pihaknya ingin sesegeranya perbaikan "Mak Itam" terlaksana dan rampung. Selain lokomotif, PT. KAI juga melakukan perbaikan terhadap bengkel perawatan. Akhir Januari 2016 mendatang katanya, "Mak Itam" sudah bisa beroperasi untuk mendukung sektor pariwisata Sawahlunto.

Namun demikian, tergantung dengan kesiapan rel yang akan dilalui. "Secara umum, kami mendukung sektor pariwisata Sawahlunto. Apalagi, kalau Sawahlunto mensupport untuk angkutan perkeretaapian. Kami sangat siap," ungkapnya.

Terkait rel kereta api yang ada di Sumatera Barat saat ini, di tahun 2015 telah dilakukan perbaikan jalur Lubuk Alung menuju Padang Panjang, Duku menuju Bandara Internasional Minangkabau sepanjang 4,2 kilometer, dan Pariaman menuju Naras sejauh 7 kilometer.

Sedangkan di tahun 2016, direncanakan perbaikan jalur Padangpanjang menuju Muaro Kalaban Sawahlunto sepanjang 77 kilometer, selanjutnya Muaro Kalaban menuju Kabupaten Sijunjung sepanjang 13 kilometer.

Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf menyambut baik perbaikan lokomotif "Mak Itam", yang akan dilakukan PT. KAI mulai pertengahan Desember 2015 ini. Menurut Ali Yusuf, hal itu merupakan hasil dari proses lobi panjang yang dilakukan Pemerintah Sawahlunto.

"Segala macam lobi dan pendekatan untuk perbaikan lokomotif "Mak Itam" ini sudah kita lakukan. Mulai dari PT. KAI sendiri di tahun 2013, Menteri Perhubungan, hingga Menteri Pariwisata," ungkap Ali Yusuf dikutip Haluan.

Bahkan, dalam Rakornas Kepala daerah Februari 2015 lalu, yang digelar di Istana Bogor, Ali Yusuf memberanikan diri menyampaikan persoalan "sakit" yang diderita Mak Itam semenjak 2012 silam. "Alhamdulillah, mudahmudahan dengan perbaikan ini, akan membuat Mak Itam kembali menjadi mendukung sektor pariwisata Sawahlunto," ujar Ali Yusuf.

Selain lobi yang dilakukan terhadap pemerintah pusat dan kementerian terkait, sebenarnya Sawahlunto juga berupaya menganggarkan dana untuk perbaikan. Setidaknya Rp800 juta sudah dianggarkan pemerintah dalam APBD 2014 lalu.

Namun, karena terkendala dengan regulasi dan aturan yang ada, anggaran tersebut tidak dapat dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan terhadap lokomotif "Mak Itam". Akhirnya dengan semangat melobi berbagai pihak yang ada, pertengah Desember ini lokomotif "Mak Itam" akan diperbaiki.

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber:
Tag: pariwisata,sawahlunto,sijunjung,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

KAMM Gelar Malam Apresiasi Tokoh Inspirasi Minang 2017

KAMM Gelar Malam Apresiasi Tokoh Inspirasi Minang 2017

PADANG - Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Komunitas Anak-Anak Minang (KAMM) kembali menggelar Acara Malam Apresiasi...

Duh.. Teluk Bayur Padang Tercemar Lagi, Kali Ini Solar Tumpah

Duh.. Teluk Bayur Padang Tercemar Lagi, Kali Ini Solar Tumpah

PADANG - Setelah tumpahan 50 ton minyak sawit akhir September lalu, pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat...

DPRD Kota Pariaman Sahkan APBD-P Kota Pariaman Tahun 2017

DPRD Kota Pariaman Sahkan APBD-P Kota Pariaman Tahun 2017

PARIAMAN - Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD P) Kota Pariaman disahkan menjadi APBD P Kota...

Tekan Pungli, Mulai 2018 Padang Larang Sekolah Jual Buku LKS

Tekan Pungli, Mulai 2018 Padang Larang Sekolah Jual Buku LKS

PADANG - Pemerintah Kota Padang berniat melarang sekolah-sekolah, khusus SD dan SMP, untuk menjual buku Lembar Kerja...

AMM Sumbar Gelar Silaturahim dan Diskusi Bersama KPAI dan Pengusaha Muda Minang

AMM Sumbar Gelar Silaturahim dan Diskusi Bersama KPAI dan Pengusaha Muda Minang

PADANG - Silaturahim Angkatan Muda Muhammadiyah Sumbar bersama Komisioner KPAI Jasra Putra dan Pengusaha muda Minang di...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu