berita padang - berita sumbar
headline
home berita Sawahlunto

Warga Sawahlunto Geger, Pria Terbelakang Mental Kubur Sendiri Mayat Ibunya

Senin, 14 Desember 2015 - 20:02:09 WIB - 1374
Warga Sawahlunto Geger, Pria Terbelakang Mental Kubur Sendiri Mayat Ibunya

Sawahlunto - Perilaku aneh salah seorang warga membuat heboh masyarakat wawahlunto. Ngatimun (45), warga Dusun Padang Malintang, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat yang terbelakang mental tersebut mengubur sendiri jasad ibu kandungnya Yatemi (85), secara tidak layak pada Minggu sore (13/12).


Dilansir antara, Kepala Desa Santur, Suhardi di Sawahlunto, Senin, mengatakan terungkapnya peristiwa tersebut berawal dari pengakuan Ngatimun yang memberitahukan pada istrinya bahwa ia baru saja menguburkan jasad Yatemi di dekat rumah ibu kandungnya itu.


"Mendengar pengakuan suaminya itu, istrinya sempat terkejut dan langsung memberitahukan kepada Kepala Dusun setempat, setelah menerima laporan dari warga saya pun kemudian segera melaporkan kejadian itu kepada Polres Kota Sawahlunto," katanya.


Menurutnya, petugas pun segera mendatangi lokasi kejadian dan atas persetujuan keluarga maka diputuskan untuk membongkar lokasi yang diduga tempat jenazah Yatemi dikuburkan untuk dilakukan proses outopsi.


Saat itu lanjutnya, ia melihat jasad Yatemi sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap, karena lubang penggalian yang dangkal maka diduga bau yang tercium oleh masyarakat setempat itu, memang bersumber dari makam yang digali tersebut.


Sementara itu, Kapolres Kota Sawahlunto, AKBP Djoko Ananto SIK, melalui Kasat Intel dan Keamanan Polres setempat, AKP Zamzami SH, membenarkan kejadian tersebut, Senin.


"Pembongkaran lokasi diduga makam dilakukan berdasarkan laporan warga dan disaksikan oleh pihak keluarga dan sejumlah warga setempat, untuk memastikan penyebab meninggalnya almarhumah," kata dia.


Menurutnya dari pengakuan Ngatimun saat ditanyakan perihal kejadian tersebut, pria yang diduga memiliki keterbelakangan mental tersebut mengaku tindakannya menguburkan ibunya tersebut dilakukan karena tidak ingin merepotkan orang lain.


"Di lokasi tersebut juga ditemukan tali dan tenda, berdasarkan pengakuan yang bersangkutan dia akan membuat atap agar kuburan ibunya tidak kehujanan karena kasihan dengan sang ibu," jelas dia.


Dia mengatakan, diduga kondisi Ngatimun yang mengalami keterbelakangan mental menyebabkan ia sepertinya tidak mengetahui kalau ibunya sudah meninggal dunia saat ia mengunjungi almarhumah pada Jumat (11/12).


Hal itu jelasnya, didasari atas pengakuannya yang sempat mengunjungi ibunya untuk mengantar makanan, namun saat itu ia menduga ibunya tersebut sedang tidur dan ia pun meninggalkan Yatemi.


"Pada Minggu pagi (13/12) ia pun kembali mendatangi ibunya dan melihat di tubuh jasad almarhum sudah berulat, ia pun akhirnya menguburkan sendiri jasad ibunya itu pada sore harinya," kata dia.


Saat ini, tambahnya, jenazah Yatemi sudah dikembalikan ke pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak di pemakaman milik keluarga.


Sementara itu, dikatakan salah seorang warga setempat, Rebo (51), meskipun Ngatimun merupakan pria dengan keterbelakangan mental, namun ia sangat menyayangi ibunya.


"Penyelidikan untuk peristiwa itu sudah dihentikan karena tidak ditemukan cukup alat bukti adanya dugaan perbuatan penganiayaan atau perbuatan jahat yang mendahului kematian Yatemi," kata dia. (ant)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber:
Tag: hukum,kriminal,sawahlunto,sijunjung,sumatra-barat,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Ketua Dewan Pers : Bagaimana Membedakan Media dan Wartawan Profesional dengan Abal-abal

Ketua Dewan Pers : Bagaimana Membedakan Media dan Wartawan Profesional dengan Abal-abal

TANAH DATAR - Budaya menulis, membaca, dan menyampaikan ide pikiran dalam masyarakat Minangkabau berada diatas...

Gempa Kecil 3,8 SR Terasa di Pariaman Sore Tadi

Gempa Kecil 3,8 SR Terasa di Pariaman Sore Tadi

PARIAMAN - Gempa bumi berkekuatan 3,8 Skala Richter mengguncang wilayah Kota Pariaman, Selasa (2/5/2017) pukul 17.16...

Tekan Inflasi, Payakumbuh Lakukan Operasi Pasar Jelang Bulan Ramadhan Hingga Lebaran

Tekan Inflasi, Payakumbuh Lakukan Operasi Pasar Jelang Bulan Ramadhan Hingga Lebaran

PAYAKUMBUH - Menjelang masuknya bulan Ramadhan 1438 Hijiriyah, Pemerintah Kota Payakumbuh lakukan pengawasan...

Hati-hati, Terjadi di Padang Kamar Kos Target Pencurian : Modus Pura-Pura Merazia Tamu

Hati-hati, Terjadi di Padang Kamar Kos Target Pencurian : Modus Pura-Pura Merazia Tamu

PADANG - Dua perempuan Dahliani (22) dengan teman satu kosnya Esmi Supratih (21), sekira pukul 21.30, Jumat (19/5/2017)...

Ini Empat Pemain Semen Padang FC Paling Diwaspadai Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman

Ini Empat Pemain Semen Padang FC Paling Diwaspadai Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman

BOLA - Deretan hasil buruk yang didapatkan di Padang membuat Persib Bandung harus sangat berhati-hati saat berduel...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu