berita padang - berita sumbar
headline
home berita Pasaman

Banjir Bandang di Pasaman, Sumbar Dipicu oleh Ilegal Logging

Kamis, 17 Desember 2015 - 04:32:55 WIB - 883
Banjir Bandang di Pasaman, Sumbar Dipicu oleh Ilegal Logging

Pasaman - Aksi pembalakan liar atau ilegal logging disinyalir menjadi pemicu banjir bandang yang melanda Kampung Padang Paramandareh Kec. Lubuksikaping, Pasaman, Sumbar pada Selasa (15/12) malam.


Warga dilokasi tersebut sebetulnya sudah lama resah dengan kegiatan ilegal logging di bukit tersebut. Selain dlakukan oleh warga setempat untuk keperluannya, kegiatan ilegal logging tersebut juga ada oknum-oknum yang terlibat untuk kepentingan komersial. Sebagian pembalakan ilegal tersebut dibekingi oleh oknum-oknum pejabat dan aparat.


"Kami tahu kegiatan ilegal logging itu terlarang dan akan berdampak buruk untuk warga, namun apa daya, kami takut melarangnya," ujar warga setempat, Sardi.


Ia menyalahkan perilaku segelintir orang, yang ingin meraup keuntungan pribadi namun tidak memikirkan dampak buruk akan ditanggung oleh ratusan jiwa warga Kp. Padang Paramandareh.


Senada dengan itu, Syamsuar (65) tidak menampik masih adanya kegiatan pengeluaran kayu olahan dari hutan lindung yang ada di sekitar aliran sungai Batang Paraman, Jorong Kp. Padang Paramandareh itu.


"Beberapa hari sebelum kegiatan ini, masih ada juga yang mengeluarkan kayu olahan dari sini Pak, lewat jalan tembus Talu itu," sebutnya.


Dilansir haluan, hal yang sama disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Elvi Wardi. Menurutnya, semua orang bisa melihat kayu-kayu yang terseret oleh arus itu, ada dalam bentuk kayu gelondongan dan ada yang seperti bekas tebangan biasa.


"Kalau kita perhatikan, memang ada indikasi bahwa banjir bandang ini dipicu oleh pembalakan hutan, apakah pembalakan untuk peladangan warga maupun pembalakan untuk komersial, ilegal logging," terangnya.


Kendati demikian, Elvi Wardi, selaku pihak BPBD, hanya menangani masalah bencana saja. Untuk menilai dan meneliti ada atau tidaknya indikasi pembalakan liar dan ilegal logging, itu sudah menjadi tugas dan fungsi Dinas Kehutanan. "Silahkan konfirmasi Dinas Kehutanan, karena Dishut yang berwenang untuk itu. Saya hanya menyarankan, apakah kondisi pembalakan dan ilegal logging itu akan dibiarkan begitu saja?" tegasnya.


Ia meminta warga, untuk melihat kembali kesepakatan Nagari tentang larangan pengambilan kayu untuk komersial di nagari tersebut (ilegal logging). "Dulu sewaktu saya sekretaris kecamatan di sini, ada surat kesepakatan itu, maka sebaiknya kaji kembali mengenai kesepakatan dan larangan itu," tukuknya.


Terlihat di lapangan, ribuan kubik kayu bulat dalam berbagai ukuran, telah seperti kapal pecah di lahan kebun dan pemukiman warga. Lebar badan sungai yang hanya sekitar 5 meter itu, kini masih besar arusnya sehingga sela-sela rumah warga menjadi aliran sungai.


Di lokasi, memang sudah bekerja tim dari BPBD, TNI, Polri, satpol PP dan kepolisian. Juga telah sampai air bersih dan posko kesehatan pun sudah didirikan di TKP.


Data sementara, terdapat enam unit rumah rusak berat, lima unit rumah rusak sedang dan tujuh unit lagi rusak ringan. Selain itu, rusaknya irigasi dengan panjang saluran 250 meter, intake air bersih dan sawah baru tanam sekitar 35 hektar. (hln)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber:
Tag: hukum,kriminal,pariwisata,pasaman,pasaman-barat,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Dinkop UMKM Sumbar Gelar Bazar dan Tebar 1500 Voucher Belanja kepada Masyarakat Dhuafa

Dinkop UMKM Sumbar Gelar Bazar dan Tebar 1500 Voucher Belanja kepada Masyarakat Dhuafa

PADANG- Bazar Ramadan yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UMKM Sumatera Barat yang bekerjasama dengan Indonesia...

Masuki Kali ke-6, Pesantren Ramadhan Napi Lapaz II A yang Digelar Aisyiyah Sumbar Makin Mencerahkan

Masuki Kali ke-6, Pesantren Ramadhan Napi Lapaz II A yang Digelar Aisyiyah Sumbar Makin Mencerahkan

PADANG - Majelis Tabligh PW Aisyiyah Sumbar berkerjasama dengan Lapaz Klas II A Padang mengadakan pesantren Ramadhan...

Ini Nama-nama Pemilik yang Kedainya Ludes Diamuk Si jago Merah di Kawasan Air Terjun Lembah Anai

Ini Nama-nama Pemilik yang Kedainya Ludes Diamuk Si jago Merah di Kawasan Air Terjun Lembah Anai

PADANG PANJANG - Sebanyak 17 petak warung/kios sepanjang jalan Air Mancur, Jorong Air Mancur, Nagari Singgalang,...

Fraksi NasDem DPR RI Dukung Program Lima Hari Sekolah, dengan Catatan..

Fraksi NasDem DPR RI Dukung Program Lima Hari Sekolah, dengan Catatan..

NASIONAL - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi NasDem Yayuk Sri Rahayuningsih menyatakan setuju terhadap Permendikbud...

Polisi Ciduk Dua Wanita Bersama Dua Tersangka Narkoba di 50 Kota

Polisi Ciduk Dua Wanita Bersama Dua Tersangka Narkoba di 50 Kota

LIMA PULUH KOTA - Wanita lima anak warga Jorong Aia Putiah, agari Sarilamak, Kecamatan Harau, Lima Puluh Kota, Sumatera...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu