minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Minangkabau

Dirugikan, Sumbar Usulkan Perubahan Dana Desa ke DPD RI

Sabtu, 19 Desember 2015 - 03:43:05 WIB - 2014
Dirugikan, Sumbar Usulkan Perubahan Dana Desa ke DPD RI

Padang - Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatra Barat (BPM Sumbar) mendukung usulan perubahan formula alokasi pada Pasal 11 Nomor 22 Tahun 2015 tentang Dana Dasa.


"Sumbar dukung kalau ada perubahan," kata Kepala BPM Sumbar, Syafrizal Ucok, Jumat (18/12). Selama ini, ia menilai beleid tersebut kurang adil khususnya bagi Sumatra Barat.


Ia mencontohkan, jika membandingkan antara Aceh dan Sumbar, di mana Aceh dengan jumlah penduduk sekitar 5,1 juta dan desa hampir 6.000, mendapatkan alokasi dana desa sebesar Rp 550 miliar atau total Rp 3 triliun.


Sementara Sumbar, jumlah penduduknya sekira 5,7 dengan 880 nagari, hanya mendapatkan alokasi dana desa hampir Rp 600 miliar.


Syafrizal mengatakan, perlu formula khusus untuk alokasi dana desa bagi Sumatra Barat. Sebab, jika mengacu pada sejarah, sebelum Sumbar kembali pada sistem pemerintahan nagari, daerah ini mempunyai 4.000.


Dilansir republika, Jorong inilah yang dijadikan desa oleh Pemerintah Provinsi Sumbar untuk mengatur masalah pemerintahan setempat. Seharusnya, formulasi untuk Sumbar, 4.000 dikali 500 miliar.


Sehingga menurut dia, jika terus mengacu pada PP 22/2015, hampir Rp 2 triliun kerugian Sumbar per tahun. Sebab, ia menjelaskan, satu nagari di Sumbar bisa terdiri dari 12 desa.


"Itu sangat merugikan Sumbar. Kami sudah mengusulkan perubahan ke DPD RI, paling tidak untuk Sumbar dicarikan formulanya," ujarnya.


Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) sebelumnya, mengusulkan adanya perubahan formula alokasi dana desa. Menjelang penyaluran dana desa senilai Rp 47 triliun dari APBN 2016.


Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes PDTT Ahmad Erani Yustika menjelaskan, pengubahan tersebut agar penyaluran dana desa lebih proporsional.


Menurut dia, formula alokasi yang termaktub dalam Pasal 11 PP Nomor 22 Tahun 2015 tentang Dana Desa dari APBN belum memperhatikan aspek keadilan. Mengingat, alokasi dasar yang dibagi rata kepada desa mengambil proporsi sebesar 90 persen.


Di sisi lain, alokasi proporsional yang memperhatikan faktor jumlah penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah, dan tingkat kesulitan geografis setiap desa hanya 10 persen.


Karena itu, Erani mengusulkan formula pengalokasian dana desa tahun 2016 sebaiknya diubah. Menurutnya, perbandingan 60 persen alokasi proporsional dan 40 persen alokasi dasar yang dibagi rata kepada seluruh desa lebih realistis. (rol)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber:
Tag: daerah,ekonomi,metro,padang,pemprov,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Hasil Liga I, Semen Padang Kalah Telak 0-4 di Kandang PSM Makassar

Hasil Liga I, Semen Padang Kalah Telak 0-4 di Kandang PSM Makassar

BOLA - PSM Makassar menang 4-0 atas Semen Padang pada pertandingan pekan ke-27 Liga 1 2017, di Stadion Andi Mattalatta,...

Semen Padang FC Ingin Aturan Marquee Player Musim Depan Dihapus, Ini Alasannya

Semen Padang FC Ingin Aturan Marquee Player Musim Depan Dihapus, Ini Alasannya

BOLA - Manajemen Semen Padang FC meminta kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi...

Dua Proyek Besar di Tanah Datar  Dalam Pantauan Tim Kejaksaan Negeri

Dua Proyek Besar di Tanah Datar Dalam Pantauan Tim Kejaksaan Negeri

TANAH DATAR - Kamis (12/10/2017) Team TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah) Kejaksaan...

Kondisi Obyek Wisata Batu Malin Kundang Memprihatinkan, Ini Jawaban Kadis Pariwisata Padang

Kondisi Obyek Wisata Batu Malin Kundang Memprihatinkan, Ini Jawaban Kadis Pariwisata Padang

PADANG - Sejumlah pengunjung objek wisata pantai Air Manis di Kelurahan Air Manis, Kecamatan Padang Selatan, Kota...

Dibiarkan Terbengkalai, Pemko Padang Surati Pemilik Bangunan di Kota Tua Muaro

Dibiarkan Terbengkalai, Pemko Padang Surati Pemilik Bangunan di Kota Tua Muaro

PADANG - Kawasan Kota Tua Muaro Padang, patut mendapat perhatian pemerintah, terutama yang memiliki aset berupa gedung....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu