berita padang - berita sumbar
headline
home berita Sijunjung

Warga Sijunjung, Sumbar Terduga Teroris itu Tertutup dan Pendiam

Selasa, 22 Desember 2015 - 06:09:25 WIB - 4593
 Warga Sijunjung, Sumbar Terduga Teroris itu Tertutup dan Pendiam

Sijunjung - Terduga teroris Riswandi alias Iwan Alias Iwan Koki yang ditangkap Tim Densus 88 pada Jumat (18/12) lalu sekitar pukul 13.00 di perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah (Banjar-Majenang) tercatat sebagai warga Jorong Tapian Diaro Kenagarian Sijunjung, Kecamatan Sijunjung. Dia ditangkap beserta satu orang rekannya bernama Zaenal (35) yang juga tersangka teroris asal Sulawesi.


Selama ini, Riswandi alias Iwan Koki dan keluarganya kerap berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Gaya hidup yang terus bergerak tersebut diduga hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup.


Berdasarkan data dari Kepala Jorong Tapian Diaro Kenagarian Sijunjung Kecamatan Sijunjung pada tahun 2010, Iwan Koki yang lahir di Bukittinggi 9 November 1976 tersebut, mempunyai seorang istri serta dua orang anak. Namun Iwan beserta kelurganya kerap berpindah tempat tinggal dan cenderung tertutup pada lingkungan di sekitarnya. Bahkan beberapa warga serta pemilik rumah kontrakan yang pernah mengenal Iwan tidak menyangka bahwa Iwan termasuk dalam jaringan teroris yang ditangkap tim Densus 88.


Iwan pernah menyewa rumah di Jorong Tapian Diaro Kenagarian Sijunjung dan membuka sebuah counter pulsa dan jasa servis HP dari tahun 2010 s/d 2012, kemudian berpindah ke perumahan GSI Jorong Ladang Kapeh Nagari Padang Sibusuk dari tahun 2013 s/d 2014, kemudian pindah lagi dan menyewa sebuah rumah di Jorong Kapalo Koto Kenagarian Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan Bulan Desember 2014.


Ia meninggalkan rumah sewaannya tersebut pada 5 Desember 2015 secara diam-diam dan tidak diketahui ke mana arah tujuannya bersama keluarganya.


Iwan Koki dikenal warga Jorong Tapian Diaro Kenagarian Sijunjung dan Jorong Kapalo Koto Kenagarian Padang Sibusuk sebagai sosok yang pendiam dan tidak banyak bicara serta jarang keluar rumah. Selain itu, Iwan dan Keluarganya setiap berpindah tempat selalu membuka layanan servis handphone atau membuka counter pulsa. Banyak warga yang tahu kepiawaian Iwan dalam memperbaiki handphone yang rusak.


Rina (40), salah seorang warga Kenagarian Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan yang rumahnya pernah disewa oleh Iwan Koki beserta keluarganya dari tahun 2014 hingga 5 Desember 2015 tersebut mengatakan bahwa terduga teroris Iwan jarang keluar rumah dan pergi meninggalkan rumahnya tanpa ada pemberitahuan kepadanya. Rina tidak menyangka bahwa Iwan termasuk dalam jaringan teroris, sebab selama ini pergaulannya tertutup dan tidak ada gerak-gerik yang mencurigakan.


"Selama tinggal di sini (Padang Sibusukred), ia (Iwan) beserta keluarganya tidak memberitahu kapan serta ke mana mereka pergi. Dia pergi begitu saja tanpa menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan, sebab keluarganya sangat tertutup dan tidak bergaul dengan tetangga lainnya. Seolah-olah tertutup bagi siapa saja yang datang ke rumahnya. Bahkan saya juga pernah diharamkan masuk ke dalam rumahnya, padahal kan itu rumah saya yang saya kontrakan sama dia dan keluarganya," ujarnya saat ditemui wartawan, Senin (21/12) di kediamannya.


Sementara itu Kepala Jorong Kapalo Koto Imran Catio membenarkan bahwa Riswandi alias Iwan Koki memang jarang bergaul dengan warga sekitar dan tidak memperbolehkan siapapun masuk ke dalam rumahnya.


"Tak ada yang dicurigai apalagi perilakunya selama ini baik-baik saja. Jadi kaget kalau ada penangkapan terhadap dirinya, apalagi dia pernah tinggal di sini" ujar Imran.


Beberapa warga di sekitar rumah kontarakan yang disewa terduga teroris Iwan Koki beserta keluarganya juga menginformasikan bahwa Iwan Koki kerap memarahi anaknya yang berani keluar rumah untuk bermain dengan anak sebaya lainnya. Iwan Koki tak segan-segan untuk memukul anaknya jika berani melawan perintah ayahnya.


Di lain tempat, Kepala Jorong Tapian Diaro Kenagarian Sijunjung Muspian mengaku tak tahu sejak kapan Iwan berpindah ke Nagari Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan. Setahu dia, selama ini Iwan membuka counter pulsa serta jasa servis handphone di Sijunjung dari tahun 2010 s/d 2012. Dan sempat diadukan ke Polsek Sijunjung karena permasalahan kambing dengan warga Tapian Diaro.


"Kita tidak mengetahui pasti bahwa Riswandi alias Iwan Koki yang ditangkap Densus 88 kemarin, adalah orang yang pernah tinggal di sini, sebab Iwan dikenal warga sangat mahir dalam memperbaiki handphone yang rusak, ternyata di balik kepiawaiannya tersebut ternyata dia juga pandai merakit bom," ujarnya.


Dari data sementara yang diperoleh, Iwan Koki yang bernama lengkap Riswandi tersebut mempunyai seorang istri bernama Yesi Afmarini (39) yang merupakan warga Kenagarian Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung serta mempunyai dua orang anak laki-laki yang bernama Zahidul Alim Abul Khoir Muhtadi (12) dan Hamzah Hamsaki (8).


Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian Resort Sijunjung, terkait adanya penangkapan terduga teroris asal Kabupaten Sijunjung yang diduga sebagai perakit bom dan ditangkap di Banjaran Majenang oleh Tim Densus 88


Dilansir haluan, Kapolda Sumbar Brigjen Pol Drs Bambang Sri Herwanto mengatakan, sepanjang Senin (21/12) kemarin, pihaknya telah melakukan penggeledahan terhadap salah satu tempat yang pernah dihuni terduga teroris asal Sijunjung tersebut. Menurut Bambang, dari hasil penggeledahan tersebut, pihaknya mengamankan beberapa benda, seperti pipa dan serbuk.


"Penggeledahan ini dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Sijunjung. Barang bukti tersebut diamankan di Polres Sijunjung. Hanya saja, belum ada kepastian apakah barang bukti tersebut akan diamankan jajaran Densus 88 dari Mabes Polri karena jajaran khusus antiteror tersebut belum datang ke Sumbar," katanya.


Soal keberadaan keluarganya, Kapolda mengaku saat penggeledahan pihaknya tak menemukan keberadaan anak dan istri terduga. Untuk mengorek informasi lebih jauh, beberapa tetangga dimintai keterangan untuk pendalaman. (hln)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber:
Tag: hukum,indonesia,kriminal,nasional,sijunjung,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

NasDem Dukung Perppu Pembubaran Ormas Anti Pancasila

NasDem Dukung Perppu Pembubaran Ormas Anti Pancasila

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni menyatakan mendukung penuh langkah Presiden...

Wako Ramlan Nurmatias Bertekad Jadikan Bukittinggi Kota Wisata dan Olahraga

Wako Ramlan Nurmatias Bertekad Jadikan Bukittinggi Kota Wisata dan Olahraga

BUKITTINGGI - Walikota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias mengungkapkan Kota Bukittinggi akan dijadikan kota wisata dan...

Semen Padang FC Banyak Dihubungi Agen, Sinyal Rekrut Pemain Baru di Putaran Kedua?

Semen Padang FC Banyak Dihubungi Agen, Sinyal Rekrut Pemain Baru di Putaran Kedua?

BOLA - Wacana bongkar pasang pemain asing dan lokal di kubu Semen Padang FC pada putaran kedua ternyata dimanfaatkan...

Transparansi Anggaran, Limapuluh Kota Miliki Klinik Keuangan

Transparansi Anggaran, Limapuluh Kota Miliki Klinik Keuangan

LIMAPULUH KOTA - Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi kembali meresmikan Klinik Keuangan Desa/Nagari di kabupaten...

Terkuak, Rencana Walikota Padang Kedepan

Terkuak, Rencana Walikota Padang Kedepan

PADANG - Sejak Kota Padang dipimpin Walikota H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo dan Wawako Emzalmi, berbagai langkah dan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu