berita padang - berita sumbar
headline
home berita Mentawai

Inilah 7 Pesan Sikerei Mentawai untuk Sehatkan Nusantara

Selasa, 23 Februari 2016 - 17:17:43 WIB - 1214
Inilah 7 Pesan Sikerei Mentawai untuk Sehatkan Nusantara

Mentawai - Pembukaan Pekan Kesehatan dan Pencanangan 7 Pesan Sikerei Untuk Sehatkan Nusantara di Muara Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai dihadiri Menteri Kesehatan RI yang diwakili oleh Staf Ahli Desentralisasi Sriheni Susilowati, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet.


Bupati Kepulauan Mentawai menjelaskan Sikerei adalah salah satu dari pranata adat yang memiliki peran antara lain sebagai ahli pengobatan oleh masyarakat dan dipercaya dapat memberikan kesembuhan berbagai penyakit dengan memberikan ramuan dan beberapa ritual pengobatan.


Sosok Sikerei mempunyai kedudukan sentral dan status sosial yang tinggi di tengah-tengah masyarakat serta menjadi tokoh penting dalam pengobatan tradisional dengan cara meramu berbagai jenis tumbuhan yang tersedia di lingkungan.


"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya menggabungkan pembangunan bidang kesehatan dengan upaya merevitalisasi budaya, dan kita berharap dengan adanya kearifan lokal ini dapat menanamkan nilai-nilai hidup bersih dan sehat agar lebih mengakar di tengah-tengah masyarakat," ujar Yudas.


Bupati Kepulauan Mentawai juga menyebutkan, dengan keadaan geografis Mentawai yang terdiri dari banyak pulau maka mereka lebih menekankan pada pencegahan atau preventif dan mengupayakan bagaimana masyarakat lebih peduli pada kesehatannya dan dapat menumbuh dan mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam keluarga masing-masing.


"Pemerintah sangat terbantu dengan peran para Sikerei yang sudah ada sejak 500 tahun yang lalu," katanya.


Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menyatakan bahwa pencanangan ini menjadi momentum dalam memberikan upaya-upaya terbaik yang dapat dilakukan untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya sebagaimana tujuan pembangunan kesehatan. Dari hasil Pencapaian Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) Provinsi Sumatera Barat memperoleh rangking 16 pada tahun 2007, dan pada 2013 meningkat pada rangking 9 dari seluruh Provinsi di Indonesia.


Sedangkan untuk IPKM Kabupaten Kepulauan Mentawai pada tahun 2013 berada pada peringkat 19 dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat, atau peringkat 427 dari seluruh Indonesia. Namun derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai terus mengalami peningkatan, walaupun saat ini statusnya masih relatif rendah, terlihat berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 sebesar 0,3734 dan Riskesdas tahun 2013 sebesar 0,5283.


Pencanangan ini, merupakan bentuk komitmen dan peran aktif pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk mendukung pembangunan kesehatan dengan peningkatan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat masyarakat melalui upaya promosi kesehatan.


"Hal ini pun sesuai dengan visi kami (gubernur dan wakil gubernur), yakni terwujudnya Sumatera Barat yang madani dan sejahtera, di mana dari beberapa misi yang ada untuk bidang kesehatan akan meningkatkan sumberdaya manusia yang cerdas, sehat, beriman, berkarakter dan berkualitas tinggi," kata Abit.

Sementara itu, Staf Ahli Desentralisasi Sriheni Susilowati Kementerian Kesehatan RI, mengapresiasi penuh pencanangan ini, karena hal seperti ini sangat membantu pemerintah dalam menyehatkan masyarakat.


"Momentum ini sangatlah tepat dalam membangun Indonesia dari pinggiran, sebagaimana yang dicanangkan oleh Presiden RI dengan Nawa Cita," tuturnya.


Berikut 7 Pesan Sikerei Untuk Sehatkan Nusantara:


1. Stop buang Air besar sembarangan,


2. Istirahat yang cukup,


3. Konsumsilah garam beryodium, makanan yang beraneka ragam, sayur dan buah-buahan,


4. Enyahkan asap rokok dan kasus gizi buruk,


5. Rajinlah berolahraga secara teratur, jauhi narkoba dan hindari seks bebas,


6. Eliminasi penyakit kaki gajah dan penyakit malaria, serta obati sampai sembuh penyakit TB,


7. Ingatkan keluarga untuk: Menimbang balita di Posyandu setiap bulan, Pemberian ASI saja kepada bayi sampai umur enam bulan, Persalinan oleh tenaga kesehatan. (yn)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Fadlan Asyuri/Humas Pemprov Sumbar
Tag: kesehatan,mentawai,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

FPI Tuding Adanya Aktor Intelektual Dalam Laporan Mahasiswa Katolik kepada HRS Dan Aktivis 212

FPI Tuding Adanya Aktor Intelektual Dalam Laporan Mahasiswa Katolik kepada HRS Dan Aktivis 212

JAKARTA - Menyikapi pelaporan terhadap Habib Rizieq Shihab atas dugaan penistaan agama dengan pelapor Perhimpunan...

Aksi 121 Mahasiswa Tanah Datar Berlangsung Damai

Aksi 121 Mahasiswa Tanah Datar Berlangsung Damai

TANAH DATAR - Sekitar seratus mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa SB Korda III yang...

Karyawan Rumah Makan di Pariaman Tewas Gantung Diri, Kesaksian Adik Korban Mengejutkan

Karyawan Rumah Makan di Pariaman Tewas Gantung Diri, Kesaksian Adik Korban Mengejutkan

PARIAMAN - Sharmila (18) Warga Korong Pasa Teleng Kanagarian Kurai Taji Kecamatan Nan Sabaris, Pariaman (Sumbar)...

TNI dan Rakyat Kompak Bangun Jalan di Nagari Berlan Pessel

TNI dan Rakyat Kompak Bangun Jalan di Nagari Berlan Pessel

PADANG - Babinsa Koramil 07/Tarusan Kodim 0311/ Pessel, Serka Afrizal bersama masyarakat melaksanakan gotong royong...

Pariaman Gelar Tabligh Akbar Sambut Tahun Baru 2017 di Pentas Seni Pantai Gandoriah

Pariaman Gelar Tabligh Akbar Sambut Tahun Baru 2017 di Pentas Seni Pantai Gandoriah

PARIAMAN - Pemerintah Kota Pariaman sambut malam pergantian tahun dengan menggelar Tabligh Akbar dalam rangka masuknya...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu