berita padang - berita sumbar
headline
home berita Ekonomi

Sekda Kota Padang: Petugas Sensus Ekonomi Harus Jeli Mendata

Kamis, 17 Maret 2016 - 19:15:58 WIB - 705
Sekda Kota Padang: Petugas Sensus Ekonomi Harus Jeli Mendata

PADANG - Petugas pendataan Sensus Ekonomi (SE) dituntut untuk lebih jeli dalam melakukan pendataan. Sebab data yang dikumpulkan oleh petugas akan bermanfaat bagi pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat.


Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah Kota Padang, Nasir Ahmad saat membuka pelatihan petugas sensus ekonomi Kota Padang di Rocky Hotel, Kamis (17/3).


"Petugas pendata sensus agar menghasilkan data yang sangat akurat serta betul-betul jeli dalam melaksanakan pendataan. Karena data ini sangat bermanfaat, bukan saja bagi pemerintah tetapi juga bagi seluruh lapisan masyarakat," ujar Nasir Ahmad.


Pada hari itu sebanyak 1.532 petugas sensus diberikan pelatihan. Mereka direkrut dan dibekali berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan untuk melakukan pendataan ribuan usaha dan perusahaan yang ada.


"Sensus Ekonomi selaras dengan program nawacita pemerintah yaitu meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar Internasional. Sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit serta mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor strategis ekonomi domestik," tukas Sekda.


Rangkaian kegiatan Sensus Ekonomi 2016 akan memasuki tahapan paling penting. Yakni pencacahan lapangan. Karena itulah seluruh petugas lapangan mesti dilatih dan dibekali.


Sekda sangat menekankan kepada petugas sensus agar kualitas data yang dihasilkan harus benar-benar terjamin. Karena petugas pendataan langsung berhadapan dengan responden.


"Data itu nantinya sangat menentukan hasil pembangunan Kota Padang. Diharapakan jangan sampai terjadi garbage in dan garbage out atau sampah masuk dan sampah keluar. Harapan kita sangat tertumpang kepada Mitra BPS yang sudah terpilih ini," ujar Sekda.


Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Padang, Erizal melaporkan bahwa kegiatan tersebut dibagi dalam enam gelombang. Gelombang pertama sebanyak 150 orang petugas mendapat pelatihan. Setiap kelas pelatihan akan diisi 30 orang petugas dan mengikuti pelatihan selama lima hari. "Gelombang pertama akan dimulai pada hari ini," ucapnya.(Charlie/Yurizal/Mursalim)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi/Humas Pemko Padang
Tag: ekonomi,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Prediksi Semen Padang FC vs PSCS Cilacap Piala Presiden 2017

Prediksi Semen Padang FC vs PSCS Cilacap Piala Presiden 2017

BOLA - Semen Padang FC akan melanjutkan petualangannya di Piala Presiden 2017 dengan menghadapi tim calon peserta Liga...

Hasil Quick Count Sejumlah Lembaga Survey Anies-Sandi dan Ahok-Jarot Melaju ke Putaran Dua

Hasil Quick Count Sejumlah Lembaga Survey Anies-Sandi dan Ahok-Jarot Melaju ke Putaran Dua

JAKARTA - Quick count Pilgub DKI yang dilakukan LSI, POLMARK dan SMRC telah tuntas. Data masuk sudah mencapai 100...

Delapan Pelajar SMP ini Terpaksa Harus Digiring ke Kantor Satpol PP Tanah Datar

Delapan Pelajar SMP ini Terpaksa Harus Digiring ke Kantor Satpol PP Tanah Datar

TANAH DATAR - Satuan Polisi Pamong Praja Tanah Datar Sumatera Barat, beraksi kembali, hasilnya delapan orang siswa SMP...

Salat Jumat usai Pembukaan Tanwir Muhammadiyah, Din Syamsudin Jadi Khatib dan Imamnya Presiden Jokow

Salat Jumat usai Pembukaan Tanwir Muhammadiyah, Din Syamsudin Jadi Khatib dan Imamnya Presiden Jokow

AMBON - Ketua Dewan Pertimbangan MUI menjadi khatib dalam salat Jumat di Masjid Islamic Center, Ambon. Din menyampaikan...

Kopi Dindiang Hadir Tumbuhkan Rasa Solidaritas

Kopi Dindiang Hadir Tumbuhkan Rasa Solidaritas

PAYAKUMBUH - Banyak manfaat dan cara dilakukan untuk tetap menumbuhkan rasa solidaritas dalam kehidupan sehari-hari....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu