berita padang - berita sumbar
headline
home berita Pasaman barat

Wali Murid dan Pihak Sekolah Kecewa, Anggaran Sekolah Unggulan Dicoret dari APBD Pasbar

Sabtu, 19 Maret 2016 - 09:16:18 WIB - 960
Wali Murid dan Pihak Sekolah Kecewa, Anggaran Sekolah Unggulan Dicoret dari APBD Pasbar

Pasaman Barat -- Kebijakan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), di penghujung pemerintahan Bupati Lama sebelum Syahiran terpilih dan dilantik, yang menghapus biaya Kelas Unggul pada SMA Negeri 1 Pasaman dan MAN Lembah Melintang dalam APBD Pasaman Barat membuat pihak sekolah dan walimurid merasa sangat kecewa.


Pasalnya, mulai Januari 2016, Pemkab Pasbar melalui Dinas Pendidikan menghentikan semua pembiayaan makan dan minum kelas unggul. Hal ini sesuai dengan Surat Dinas Pendidikan Pasbar No 420/1196/Dindik-Dikmen/ 2015 Tanggal 17 Desember 2015, yang ditujukan kepada Kepala, SMA 1 Pasaman dan MAN Lembah Melintang.


Parahnya, tidak hanya biaya makan dan minum siswa kelas unggul yang dihapus, tetapi juga honorarium pengelola kelas unggul dan kelebihan jam mengajar Kelas Unggul. Akibatnya kegiatan kelas unggul jadi terhenti, kata Kepala SMA N 1 Pasaman, Drs. Mastudiar.


Pihaknya merasa heran kenapa biaya untuk anak-anak kelas unggul dihilangkan dalam APBD. Ini jelas mengganggu mental anak anak-anak," kata Mastudiar di Simpang Empat belum lama ini.


Menurutnya, penghentian anggaran makan kelas unggul tersebut dilakukan secara tiba-tiba tanpa adanya sosialisasi dari Dinas Pendidikan Pasaman Barat.


Selain itu alasan penghentian anggaran tersebut tidak jelas. Pihak sekolah dan orang tua murid tidak dilibatkan memusyawarahkan mengenai kebijakan itu. Artinya kebijakan terkesan mendadak tanpa sosialisasi


"Kasihan kita anak-anak karena kebanyakan dari 90 orang siswa itu berasal dari keluarga tidak mampu. Kalau dibiarkan bisa-bisa kelas unggul nantinya bisa.bubar," sebutnya.


Ia menyebutkan kelas unggul sangat penting karena mereka berprestasi mengharumkan nama sekolah. Bahkan bisa manjadi bibit SDM yang berkualitas Pasaman Barat.


Ia mengharapkan Bupati Syahiran memperhatikan kembali kelas unggul, khususnya apalagi siswa unggul yang kurang mampu. Meskipun secara kewenangan akan beralih ke provinsi, tapi daerah tidak salah jika membantu dan meneruskan jalannya kelas unggul
Untuk mengatasi persoalan itu, pihaknya sementara menyediakan pemasak nasi, sedangkan sambalnya diantar oleh orang tua masing-masing sambil menunggu jalan keluar mengatasi persoalan tersebut.


Saat ini kelas unggul di SMA N 1 Pasaman ada tiga lokal dengan jumlah 90 siswa. Sementara sebelumnya anggaran makan kelas unggul itu sebanyak Rp700 juta, pada 2016 ini dihapuskan.


Kepala Dinas Pendidikan Pasbar, Drs. Lutfi ketika mau dikonfirmasi sedang tidak ada di tempat. Namun sumber di Dinas Pendidikan berdalih bahwa ditiadakannya anggaran siswa kelas unggul itu karena untuk SMK, SMA sesuai aturan yang baru, kewenangannya diambil alih oleh Dinas Pendidikan Pemrov Sumbar


Sementara itu Ketua LSM LP3DRI, Burhan Mengatakan" Dengan tidak Ada Anggaran Untuk Kelas Unggul SMA 1 Pasaman Sehingga Proses belajar mengajar terganggu dan tidak berjalan semestinya. diharapkan kepada dinas pendidikan mengambil sikap Tegas Untuk mencarikan solusinya, demi tercapainya pendidikan yang ber mutu di pasbar, selain itu juga perlu di perhatikan terhadap maraknya praktek Pungutan di Sekolah Sekolah degan alasan Hasil Musyawarah. sehingga Pungutan dilakukan mengancam kepada siswa ketika hendak mengambil rapor mereka. sehinga bagi siswa yang tidak membayar uang komite, rapor siswa di tahan. Ketua LSM LP3DRI Berharap pungutan di hapuskan terhadp siswa Ulas Ketua LSM LP3DRI. (Burhan Sikumbang)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Burhan Sikumbang
Tag: padang,pendidikan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Unand Tolak Mahasiswa LGBT, Gubernur Sumbar Angkat Bicara

Unand Tolak Mahasiswa LGBT, Gubernur Sumbar Angkat Bicara

PADANG - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno angkat bicara soal persyaratan calon mahasiswa Universitas Andalas...

Dinas Pariwisata Sumbar Gelar Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Pariwisata

Dinas Pariwisata Sumbar Gelar Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Pariwisata

BUKITTINGGI - Peningkatan kualitas dan kompetensi SDM pariwisata menjadi salah satu kunci untuk memenangkan persaingan...

Gempa Kecil 3,8 SR Terasa di Pariaman Sore Tadi

Gempa Kecil 3,8 SR Terasa di Pariaman Sore Tadi

PARIAMAN - Gempa bumi berkekuatan 3,8 Skala Richter mengguncang wilayah Kota Pariaman, Selasa (2/5/2017) pukul 17.16...

Jelang Ramadhan 1438 H, KPPU Awasi Perilaku Distributor dan Retailer Pangan

Jelang Ramadhan 1438 H, KPPU Awasi Perilaku Distributor dan Retailer Pangan

JAKARTA - Menyambut Ramadhan 1438 H, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) berkomitmen untuk memperketat pengawasan...

Nelayan yang Hilang di Pulau Pisang Ditemukan Tewas Mengambang

Nelayan yang Hilang di Pulau Pisang Ditemukan Tewas Mengambang

PADANG - Afrizal (48), nelayan yang dikabarkan hilang di sekitar kawasan Pulau Pisang Gadang, Kecamatan Padang Selatan,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu