minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Tokoh

Pak Dandim Kami Mohon "Ayah" Kami ini Tetap Disini

Minggu, 08 Mei 2016 - 01:50:47 WIB - 3016
Pak Dandim Kami Mohon "Ayah" Kami ini Tetap Disini

TOKOH - Sabtu (7/5) saat TNI bersama rakyat bersama melaksanakan TMMD (TNI manunggal Masuk Desa) yang di mulai pada 3 mei kemaren, di wilayah kecamatan salimpauang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat ada hal yang menarik menurut kami untuk digali.


Setelah satu hari mengelilinggi beberapa titik lokasi program TMMD 2016, ada sosok yang selalu menjadi bahan perbincangan masyarakat nagari Salimpauang, kabupaten Tanah Datar.


Dia bernama Serda Riswandi, Prajurit TNI Kodim 0307 Tanah Datar yang saat ini menjabat Babinsa di nagari Salimpauang.


Berawal dari cerita dari masyarakat yg kami temui di warung, rumah, dan mushalla saat Minangkabaunews meliput kegiatan TMMD, ada sosok yang selalu menjadi buah bibir masyarakat.


"Ndeh Ayah ( Panggilan kepada Serda Riswandi) subana elok pak, (Ayah ini baik *red), sudah 8 tahun dia bersama kami di sini, ia berbuat untuk masyarakat dengan ikhlas, walaupun ia seorang prajurit yang bukan Jendral namun ketika hadir di tenggah masyarakat ia bagaikan "Ayah" bagi kami, sehingga masyarakat pun banyak memanggilnya Ayah atau Pak Tara," ujar ety (41 th) warga dusun datar II Suku, Salimpauang.


Menurut cerita beberapa warga yang di temui Minangkabaunews, Serda Riswandi bagaikan tulang punggung bagi masyarakat di Salimpauang, mulai dari perhatian nya terhadap warga yang tidak mampu di daerah ini, peran sertanya menggalang masyarakat untuk menggiatkan Ronda Malam, sampai mengurus warga Salimpauang yang saat saat kritis membutuhkan Darah pun di usahakannya, walaupun kondisi saat itu hujan ataupun di malam hari.


"Ayah ko siap membantu warga pak, walau dalam keadaan apapun, apalagi untuk masalah sosial, kita merasakan sendiri bagaimana ia berbuat." Ucap Asrizal (41) seorang petani yang kebetulan bertemu saat kami meninjau lokasi jalan baru yang di buka oleh Prajurit TNI bersama rakyat ini.


"Menyatunya rakyat dengan TNI kali ini dalam Manunggal 2016 ini di nagari Salimpauang, tak lepas dari tangan dingin, usul, dan kerja keras dari Serda Riswandi yang di setujui pimpinan beliau Dandim 0307 Letkol Bagus Tri Kuntjoro hingga terwujud manunggal di sini," ucap Arbain Wali jorong Nan II Suku Salimpauang.


"Banyak hal-hal positif yang telah ia perbuat di nagari Salimpauang, selain terwujud program TMMD kali ini. Ia memegang beberapa peran penting di Salimpauang, selain sebagai Babinsa kami ia juga aktif di PMI kecamatan, pembina pramuka kecamatan, pembina Paskibraka kecamatan, membantu pengamanan setiap pawai khatam Quran tiap tahunnya, penggerak organisasi kepemudaan, bahkan membina para petani pun ia lakukan," tambah Arbain.


Penasaran dengan sosok prajurit kebanggaan Nagari Salimpauang ini akhirnya MinangkabauNews.com berhasil bertemu dan berbincang-bincang dengannya.


Prajurit kelahiran Binjai 12 desember 1973, bersuku jawa berperawakan lembut tapi sangat tenang dalam berbicara memiliki 1 putra dan 1 putri dari istrinya Efa Novita, mengaku semua tindakannya sehari-hari tak lepas dari Sapta Marga, sumpah dan wajib TNI yang selalu ia pegang teguh sebagai seorang Prajurit.


"Delapan wajib TNI yang harus kami lakukan adalah, satu bersikap ramah tamah terhadap rakyat, dua bersikap sopan santun terhadap rakyat, tiga menjunjung tinggi kehormatan wanita, empat Menjaga kehormatan diri di muka umum, lima senantiasa menjadi contoh dalam sikap dan kesederhanaannya, enam tidak sekali-kali merugikan rakyat, tujuh tidak sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat, dan delapan menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya, " terang Riswandi sembari mengingat 8 wajib TNI yang ia sebutkan.


Di temui secara terpisah salah seorang Warga Salimpauang bernama Zulkarnaini (48) yang memiliki 9 orang anak ini, mengucapkan rasa terima kasih kepada Serda Riswandi atas bantuannya hingga ia dapat menikmati terangnya bohlam listrik di rumahnya.


"Ayah Ris, telah mengupayakan aliran listrik kerumah saya, dengan upaya penggalangan dana di masa pak bupati Shodiq Pasadique, sehingga anak saya yang selama ini belajar hanya memakai obor/lentera sekarang telah bisa menikmati.listrik seperti orang kebanyakan," ucap zul.


Dari pertemuan MinangkabauNews dengan beberapa masyarakat dan tokoh masyarakat Salimpauang ada harapan dan keinginan yang ingin mereka sampaikan kepada Dandim 0307 Letkol Amr. Bagus Tri Kuntjoro, terhadap "Ayah" Serda Riswandi Babinsa Koramil 09 Salimpauang, agar babinsa ris tetap bersama mereka di Salimpauang.


Nampak jelas dari pengamatan MinangkabauNews.com, sebahagian besar masyarakat nagari Salimpauang sangat mencintai Serda Riswandi hingga merasa sosok Babinsa yang satu ini tak akan bisa tergantikan,


"Kami atas nama masyarakat berharap kepada Pak Dandim agar serda Riswandi jangan di pindah tugaskan ke daerah lain, biarkan ia tetap di sini bersama masyarakat Salimpauang, dan jika bisa kami meminta jadikan ia Prajurit milik masyarakat Salimpauang saja," tutur Salman Datuak Sinaro Mudo (50) salah seorang tokoh masyarakat nagari ini.


Begitu menarik terasa saat kami menelusuri sosok Serda Riswandi atau biasa di panggil "Ayah" ini, ia adalah salah satu contoh dari seorang prajurit yang dekat, menyatu, dan sangat di cintai masyarakat, hingga sebagian besar masyarakat disana tidak menginginkan Prajurit yang satu ini meninggalkan daerah mereka.


Walaupun Serda Riswandi bukan lah warga Asli Salimpauang, namun ia telah banyak berbuat untuk nagari tersebut, mungkin sosok Serda yang satu ini dapat menjadi contoh betapa sangat berartinya seorang Prajurit sejati di hati mereka, dapat di bayangkan jikapun masyarakat harus ditinggalkannya mungkin hanya tetesan air mata yang akan menyampaikan rasa cinta mereka kepada seorang prajurit sejati, karena rakyat harus bersama-sama TNI dan TNI bersama-sama dengan rakyat. Sesuai dengan slogannya "TNI dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat."(romeo)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo
Tag: sumatra-barat,tanah-datar,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Tragis, Pemuda Asal 50 Kota Tewas Bersimbah Darah Dalam Kamar Mandi di Padang

Tragis, Pemuda Asal 50 Kota Tewas Bersimbah Darah Dalam Kamar Mandi di Padang

PADANG - Usai kembali dari kampungnya Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, (Sumbar) Randa (25)...

Gempa 6,2 SR Guncang Mentawai Sumbar Tengah Malam, Ini Penjelasan BMKG

Gempa 6,2 SR Guncang Mentawai Sumbar Tengah Malam, Ini Penjelasan BMKG

PADANG - Jumat, (1/9/2017) sekira pukul 00:06:56 WIB, wilayah Pantai Barat Sumatera diguncang gempabumi tektonik....

Sebagian Sumbar Diguyur Hujan Malam Ini, BMKG Minta Warga Waspada

Sebagian Sumbar Diguyur Hujan Malam Ini, BMKG Minta Warga Waspada

PADANG - Sebagian kawasan di Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Padang Panjang Tanah Datar, Padang, Pariaman Kabupaten...

Perkelahian Antar Genk di Padang Panjang, Kepala Remaja Nyaris Terbelah

Perkelahian Antar Genk di Padang Panjang, Kepala Remaja Nyaris Terbelah

PADANG PANJANG - Bentrokan berdarah antar Gank di Padang Panjang hebohkan warga, Rabu (6/9) sekitar pukul 21.30 WIB, di...

Tak Memenuhi Standar Pariwisata, Padang Evaluasi Wisata Pulau

Tak Memenuhi Standar Pariwisata, Padang Evaluasi Wisata Pulau

PADANG - Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) bertabur pulau kecil. Saat ini pulau-pulau tersebut dikelola pihak lain....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu