minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Feature

Pembungkaman Versi Media Sosial

Sabtu, 14 Mei 2016 - 06:07:19 WIB - 750
Pembungkaman Versi Media Sosial

FEATURE - Anda vocal? Suarakan aspirasi masyarakat bawah, pejuang HAM, penyuara kebenaran, melawan kezaliman, pembenci kesewenang wenangan, penuntut keadilan, penganut pembenaran sistem agar kereta berjalan pada relnya???, siap-siap akun Anda di retas pihak tak bertanggung jawab.

Apakah itu bentuk penghilangan pelenyapan ataupun hanya melakukan penguasaan akun sehingga ketika Anda membuka akun Anda ternyata sudah hilang, atau passwordnya ternyata telah berubah, dan lenyap lah sudah akun Anda karena telah dikuasai pihak yang tak bertanggung jawab.

Jika di zaman dimana teknologi belum marak seperti saat ini, mungkin pola yang digunakan sangat klasik, "menghilangkan nyawa" yach bisa jadi, atau menganiaya orang yang yang berjuang untuk suatu kebenaran.

Zaman berganti...., sekarang dimana setiap orang dapat menyampaikan segala keluh kesah, kekesalan, rasa benci, senang, kejadian, tulisan, ataupun segala bentuk permasalahan yang ada di dekatnya atau pun dunia belahan mana pun dalam sekejab dapat di lihat, disaksikan dan dibaca oleh semua orang yang berada di media tersebut.

Trend media sosial begitu membahana dalam menyebarkan informasi, kejadian, keadaan, kondisi, berupa tulisan, foto, audio ataupun visual, dalam waktu yang sangat cepat membuat hal ini menjadi suatu yang bisa saja positif/negatif tergantung dari sudut mana orang atau pihak tersebut menelaah.

jika kita melihat dari sudut pAndang yang sesuai dengan pemahaman orang/pihak tersebut maka bisa jadi hal tersebut merupakan sesuatu yang benar menurut kita.

Namun informasi yang beredar di media sosial pun dapat merupakan sesuatu yang menganggu ataupun mengancam kepentingan pihak pihak tertentu, bagi yang melihat dari sudut pAndang yang berbeda dengan pemahaman si penyebar informasi tersebut.

Baru baru ini lahirlah surat edaran SE dengan Nomor SE/06/X/2015 yang ditAndatangani Jenderal Badrodin Haiti pada 8 Oktober 2015 lalu dan telah dikirim ke Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) seluruh Indonesia.

Hal hal mengenai kebencian ini sebenarnya telah di atur dalam KHUP, namun UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, UU No. 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, UU No 7/ 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial, dan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2013 tentang Teknis Penanganan Konflik Sosial.

Namun harus di bedakan apakah menyatakan suatu tindakan yang benar telah dilakukan oleh orang atau pihak pihak tertentu merupakan suatu kebencian?, sesungguhnya sangat tipis sekali perbedaannya di jika telaah lagi.

Menurut wikipedia.org, ucapan kebencian adalah tindakan komunikasi yang dilakukan oleh suatu individu atau kelompok dalam bentuk provokasi, hasutan, ataupun hinaan kepada individu atau kelompok yang lain dalam hal berbagai aspek seperti ras, warna kulit, etnis, gender, cacat[1], orientasi seksual[2],kewarganegaraan, agama, dan lain-lain.[3]

Dalam arti hukum, Hate speech adalah perkataan, perilaku, tulisan, ataupun pertunjukan yang dilarang karena dapat memicu terjadinya tindakan kekerasan dan sikap prasangka entah dari pihak pelaku Pernyataan tersebut ataupun korban dari tindakan tersebut. Website yang menggunakan atau menerapkan Hate Speech ini disebut Hate Site. Kebanyakan dari situs ini menggunakan Forum internetdan Berita untuk mempertegas suatu sudut pAndang tertentu.

Para kritikus berpendapat bahwa istilah "Hate Speech" merupakan contoh modern dari novel Newspeak, ketika Hate Speech dipakai untuk memberikan kritik secara diam-diam kepada kebijakan sosial yang diimplementasikan dengan buruk dan terburu-buru seakan-akan kebijakan tersebut terlihat benar secara politik.[4][5][6]

Sampai saat ini, belum ada pengertian atau definisi secara hukum mengenai apa yang disebut Hate speech dan pencemaran nama baik dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa Inggris, pencemaran nama baik diartikan sebagai sebagai defamation, libel, dan slander yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah fitnah (defamation), fitnah lisan (slander), fitnah tertulis (libel). Dalam bahasa Indonesia, belum ada istilah yang sah untuk membedakan ketiga kata tersebut.

Jadi berarti jika suatu khabar atau informasi yang kebenarannya dapat di jamin maka bisa tidak masuk dalam kategori ucapan kebencian.

Namun bisa menjadi pelajaran untuk kita, bagaimanakah nasib prita yang sempat getar getir karena postigannya? kasus Prita yang dituduh mencemarkan nama baik RS Omni Internasional lewat e-mail. Kronologis dimulai pada tanggal 7 Agustus 2008 sekitar pukul 20.30 ketika Prita datang ke UGD karena keluhan panas selama 3 hari, sakit kepala berat, mual, muntah, sakit tenggorokan, tidak BAB selama 3 hari, dan tidak nafsu makan. Pada saat pemeriksaan darah, ternyata terbilang jumlah trombosit Prita 181.000/ul dan kemudian dilakukan terapi.

Selama 4 hari dirawat, ternyata gejala-gejala tersebut sudah mulai menghilang, namun timbul gondongan yang muncul di lehernya. Setelah mengetahui adanya gondongan di lehernya, Prita Lansung izin pulang dan mengisi form suggestion karena merasa tidak puas dengan layanan yang diberikan oleh rumah sakit. Tidak hanya lewat form suggestion, tetapi juga membuat surat lewat e-mail dan situs dengan judul "Penipuan OMNI Internasional Hospital Alam Sutera Tangerang", yang kemudian disebarluaskan ke berbagai alamat e-mail.

Lepas dari itu semua mungkin hal yang mungkin dengan cepat dilakukan oleh orang atau pihak yang "membenci" atau merasa terganggu dengan akun (media sosial) yang Anda gunakan untuk menyuarakan suatu kebenaran maka hal pertama yang mereka lakukan adalah melenyapkan akun Anda atau jika bisa memaknai dengan bahasa lain yaitu "Pembungkaman Versi Media Sosial".

Apakah dengan menyewa ahli yang mempunyai skill untuk mewujudkan impian mereka ataupun mereka sendiri yang melakukannya, dari itu jika Anda termasuk dalam kategori yang diterangkan di atas maka perkuat proteksilah akun medsos Anda, pelajari peluang peluang dimana para peretas dengan mudah menjebol atau melenyapkan akun Anda.

(baca juga : Peretasan akun bbm meresahkan masyarakat, ini penjelasan pakar it untuk menghindarinya)

Hal penting untuk di ingat jika suatu akun media sosial Anda telah mempunyai banyak follower atau hubungan pertemanan, maka ketika hilang atau beralih tangan ke orang yang tak bertanggung jawab maka Anda harus merelakan dokumen dan tulisan, serta kenangan yang ada didalamnya lenyap seketika itu, dan untuk tetap exist di dunia medsos konsekwensinya Anda harus memulai dari awal lagi, termasuk membuat akun ataupun berhubungan dengan masyarakat dunia maya biasa disebut netizen (romeo).

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo
Tag: hukum,indonesia,kriminal,metro,sumatra-barat,teknologi

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

PWA Sumbar: Film NAD Ini Bangkitkan Semangat Juang dan Menguras Air Mata

PWA Sumbar: Film NAD Ini Bangkitkan Semangat Juang dan Menguras Air Mata

PADANG - PW Aisyiyah Sumbar bersama MPI PWM Sumbar mengadakan nonton bareng (Nobar) film Nyai Ahmad Dahlan di Bioskop...

Video Peserta Basitungkin di Ajang Pacu Jawi di Desa Terindah Dunia Pariangan Sumbar

Video Peserta Basitungkin di Ajang Pacu Jawi di Desa Terindah Dunia Pariangan Sumbar

TANAH DATAR - Pacu Jawi merupakan acara permainan tradisional anak nagari (desa) kembali di Gelar di Desa terindah di...

Semen Padang FC Masuk Zona Degradasi Setelah Takluk dari Persija, Ini Kata Pelatih

Semen Padang FC Masuk Zona Degradasi Setelah Takluk dari Persija, Ini Kata Pelatih

BOLA - Pelatih anyar Semen Padang FC Syafrianto Rusli mencetak debutnya ketika menantang Persija jakarta di Stadion...

Digigit Ular, Bocah 9 Bulan Payakumbuh ini Terkatung-katung 12 Hari di Rumah Sakit

Digigit Ular, Bocah 9 Bulan Payakumbuh ini Terkatung-katung 12 Hari di Rumah Sakit

PAYAKUMBUH - Bocah berumur 9 bulan, jenis kelamin laki-laki, bernama Pandu dinyatakan oleh paramedis RSUD Dr. Adnaan WD...

Atraksi dan Pameran Alutsita pada HUT ke-72 TNI Pukau Masyarakat Padang

Atraksi dan Pameran Alutsita pada HUT ke-72 TNI Pukau Masyarakat Padang

PADANG - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 TNI tahun 2017, masyarakat Kota Padang disuguhkan dengan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu