minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Bisnis

Mantap! Bendung Masuknya Ritel Modern, Sumbar Luncurkan 1.000 Unit Minang Mart

Jumat, 20 Mei 2016 - 03:51:18 WIB - 1716
Mantap! Bendung Masuknya Ritel Modern, Sumbar Luncurkan 1.000 Unit Minang Mart

PADANG - Pemprov Sumbar semakin serius membendung masuknya ritel-ritel modern nasional ke daerahnya. Dibuktikan dengan meluncurkan program ritel lokal bernama "Minang Mart" yang mengandeng tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai pelaksananya.


Menurut rencana, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno akan mengumumkan dalam waktu dekat peluncuran 1.000 ritel Minang Mart milik masyarakat di daerah itu.


Dia mengatakan ritel Minang Mart dikelola secara modern dengan mengedepankan kenyamanan dan keamanan pembeli. Adapun, pemda setempat menunjuk tiga BUMD, yakni PT Grafika Jaya Sumbar sebagai pengelola, PT BPD Sumbar atau Bank Nagari sebagai penyalur modal, dan PT Jamkrida Sumbar sebagai penjamin.


Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setprov Sumbar Syafruddin mengatakan Minang Mart dikembangkan dari toko-toko kelontong yang dimiliki masyarakat untuk ditingkatkan fasilitas dan kenyamanannya.


"Untuk buka Minang Mart, harus punya toko dulu. Jadi toko kelontong yang ada itu di-upgrade fasilitasnya, manajemen dan teknologinya," kata Syafruddin, Kamis (19/5).


Dia mengatakan masyarakat pemilik toko yang ingin mendirikan Minang Mart harus mendaftar terlebih dahulu ke PT Grafika sebagai pengelola. Lalu, toko ditingkatkan fasilitasnya melalui pinjaman dari Bank Nagari, dan toko yang sudah ada sekaligus sebagai jaminan.


Sementara itu, untuk pasokan barang, Grafika sebagai pengelola bekerjasama dengan Transmart untuk memasok kebutuhan harian dan membeli sendiri komoditas-komoditas harian kepada petani atau produsen barang. "Jadi nanti di Minang Mart, semua kebutuhan harian ada. Termasuk produk-produk UMKM juga bisa dijual di situ," katanya.


Dia menargetkan awal semester dua tahun ini, sekitar 1.000 unit ritel Minang Mart bisa diluncurkan di daerah itu. Adapun, Pemprov Sumbar dan pemda 19 kabupaten/kota di daerah itu masih menerapkan kebijakan menutup izin ritel modern berjaringan. (bs)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: bisnis,ekonomi,indonesia,nasional,padang,pemprov,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Bukittinggi Peringati 51 Tahun Gugurnya Ahmad Karim Pahlawan Ampera

Bukittinggi Peringati 51 Tahun Gugurnya Ahmad Karim Pahlawan Ampera

BUKITTINGGI - Peringatan 51 tahun gugurnya Ahmad Karim pahlawan Ampera atau yang lebih dikenal angkatan 66, berlangsung...

Pariaman Galakkan Program Konsumsi Pangan Non-Beras

Pariaman Galakkan Program Konsumsi Pangan Non-Beras

PARIAMAN - Walikota Pariaman Mukhlis Rahman secara langsung membuka pelaksanaan lomba cipta menu Beragam, Bergizi...

Toko Emas di Padang Dikupak Maling, 10 Kg Emas Raib

Toko Emas di Padang Dikupak Maling, 10 Kg Emas Raib

PADANG - Toko emas di Kawasan Koppas Plaza, Pasar Raya Padang Sabtu (2/9/2017) pagi tadi disatroni pencuri. Emas...

BMKG Minta Warga Waspada Fenomena Equinox Lintasi Sumbar 23 September 2017

BMKG Minta Warga Waspada Fenomena Equinox Lintasi Sumbar 23 September 2017

PADANG - Fenomena Equinox bakal menyelimuti sebagian besar Sumbar pada Senin 23 September 2017. Lantas apakah Equinox...

Semen Padang FC Curi Poin di Markas Persib Bandung

Semen Padang FC Curi Poin di Markas Persib Bandung

PARIAMAN - Persib Bandung gagal melanjutkan tren positifnya di bawah kendali Emral Abus. Klub asal Kota Kembang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu