minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Teknologi

Demam Pokemon Go Melanda Sumbar, Ini Komentar Wagub Nasrul Abit

Rabu, 20 Juli 2016 - 20:33:47 WIB - 981
Demam Pokemon Go Melanda Sumbar, Ini Komentar Wagub Nasrul Abit

PADANG -- Wakil Gubernur Nasrul Abit mengomentari fenomena permainan "Pokemon Go". Bahkan ketika wartawan bertanya perihal ini, Nasrul menyebut banyak monster Pokemon di kawasan KWT Mandeh Pessel.


"Iya, katanya pikachu (monster Pokemon) yang paling banyak di KWT Mandeh Pessel. Ha-ha-ha tapi enggak tahulah," ujar Nasrul Abit.


Meskipun demikian, Adapun terkait imbauan untuk berhati-hati dalam memainkan Pokemon Go, Wagub Sumbar Nasrul Abit menilai cukup sebatas hal-hal yang terkait lingkungan sekitar saja.


"Imbauan agar berhati-hati terkait lingkungan sekitar saja, misalkan kalau cari Pokemon di jalan raya, awas lalu lintas," kata dia.


Wagub mempersilakan publik bermain aplikasi Pokemon Go, namun dia meminta publik tidak memainkan permainan Pokemon Go di lokasi yang bersifat rahasia dan strategis seperti instansi meliter.


Permainan berbasis aplikasi "online" Pokemon Go dimainkan dengan menggunakan kamera telepon selular secara "real time" atau langsung.


Melalui permainan ini para pemain berlomba-lomba mencari sosok animasi Pokemon di segala penjuru tempat menggunakan kamera telepon selular, namun latar layar tetap gambar nyata keadaan sekitar.


Permainan Pokemon Go membuat pemainnya berburu monster Pokemon dengan cara menjelajahi tiap sudut lokasi. Hal ini digunakan beberapa pengelola untuk mempromosikan tempat wisata mereka.


Salah satu contohnya Tugu IORA, yang mengajak warga berburu monster Pokemon di sana. Nasrul Abit pun sependapat dengan hal tersebut.


"Lebih baik taruh (monster Pokemon) di destinasi wisata. Kunjungan ke obyek wisata akan meningkatkan PAD, kalau enggak taruh (monster Pokemon) banyak di Gubenuran juga boleh," ungkap Wagub Nasrul Abit.


Seperti yang sudah diketahui Pokemon Go adalah sebuah permainan realitas tertambah dalam telepon pintar yang dikembangkan oleh Niantic, sebuah perusahaan sempalan milik Google, yang tersedia untuk perangkat iOS dan Android secara terbatas di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, dan Jerman. (RI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: padang,sumatra-barat,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Sebanyak 270 Nelayan Pariaman Dapat Kartu Asuransi

Sebanyak 270 Nelayan Pariaman Dapat Kartu Asuransi

PARIAMAN - Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman menyerahkan tahap kedua Kartu Asuransi Nelayan kepada nelayan kota...

Akhir 2017, Padang Pariaman Targetkan Penderita Gangguan Jiwa Tak Ada lagi yang Dipasung

Akhir 2017, Padang Pariaman Targetkan Penderita Gangguan Jiwa Tak Ada lagi yang Dipasung

PADANG PARIAMAN - Kepala Dinas Kesehatan Aspinuddin didampingi Kabid. P2P Jasneli dan Kepala Puskesmas lakukan...

Ribuan Peserta Tumpah Ruah Ikuti Pariaman Run 10K

Ribuan Peserta Tumpah Ruah Ikuti Pariaman Run 10K

PARIAMAN - Dalam rangka hari olahraga nasional (haornas) dan Hut TNI ke 72 Pemerintah Kota Pariaman dan Kodim 0308...

Kantor Operasional Go-Jek di Bukittinggi Resmi Ditutup

Kantor Operasional Go-Jek di Bukittinggi Resmi Ditutup

BUKITTINGGI - Melalui instruksi yang disampaikan Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias ketika menerima ratusan supir...

Cari Tahu Kenapa Kota Tua Padang Tidak Terawat dan Sebagian Dikuasai Swasta, Ini Komentar Disparbud

Cari Tahu Kenapa Kota Tua Padang Tidak Terawat dan Sebagian Dikuasai Swasta, Ini Komentar Disparbud

PADANG - Jejak kolonial bisa dirasakan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), dengan beberapa bangunan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu