berita padang - berita sumbar
headline
home berita Sijunjung

Remaja Diduga Tewas Karena Ditendang Oknum Lantas, Massa Ngamuk Serbu Mapolres Sijunjung

Rabu, 27 Juli 2016 - 00:13:11 WIB - 2330
Remaja Diduga Tewas Karena Ditendang Oknum Lantas, Massa Ngamuk Serbu Mapolres Sijunjung

SIJUNJUNG - Ratusan warga dari Pasar Jumat dan Jorong Pematang Panjang, Muaro Gambok, Sijunjung, Sumatera Barat menyerbu Mapolres Sijunjung, Selasa (26/7/2016) sekitar pukul 13.40 WIB.


Polisi berupaya menghadang masa yang mencoba masuk Mapolres Sijunjung, akhirnya terlibat bentrok dan melepaskan tembakan guna membubarkan massa. Bentrokan tak dapat dihindari karena massa yang jumlahnya ratusan ini mengamuk memecahkan kaca di Mapolresta serta sejumlah mobil polisi, hingga terjadi korban luka-luka.


Informasi yang dihimpun awak media, penyerbuan kemapolres Sijunjung ini dipicu oleh sikap oknum polisi lalu lintas yang menendang seorang remaja, Alan Wahyudi (15), hingga terjatuh dan meninggal dunia.


Kejadian berawal saat terjadi razia oleh Polisi Lalu Lintas di depan rumah dinas Kapolres Sijunjung. Korban yang mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm tersebut, kaget dan berusaha kabur saat dihentikan oleh petugas. Petugaspun mengejar, hingga korban terjatuh.


Melihat korban terjatuh, warga yang berada di sekitar TKP langsung membawanya ke Puskesmas terdekat, dan dirujuk ke RSUD Sijunjung. Akibat mengalami pendarahan pada bagian kepala akhirnya Selasa, (26/7) sekitar pukul 02.10 WIB dinihari korban meninggal dunia.


Saat dikonfirmasi Kasat Lantas Polres Sijunjung Akp Alkhadri membantah tidak benar ada anggotanya yang melakukan penendangan.


"Isu yang berkembang di masyarakat sangat tidak benar, korban mungkin tidak siap mendapati anggota kami yang sedang melakukan razia, karena masih dibawah umur jadi mungkin dia belum memiliki surat kelengkapan berkendara, ditambah lagi ada pelanggaran ia tidak mengenakan helm, jadi mungkin itu faktor pemicu yang menyebabkan ia takut menghadapi petugas kami hingga akhirnya kehilangan kontrol memacu kendaraannya sekencang mungkin kearah petugas sampai lepas kendali lalu kepalanya menghantam trotoar," Ucap Kasat Lantas


Ditambahkan kasat lantas ini bahwa sudah lakukan olah TKP, "Logikanya, dengan kecepatan diatas 80Km/jam tidak mungkin anggota saya tidak mengalami cidera, minimal terkilir atau luka lecet, ini sama sekali tidak ada," tutup Alkhadri. (Romeo/Oji)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo
Tag: hukum,kriminal,metro,sawahlunto,sijunjung,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Tumbuhkan Wirausahawan Muda Pariaman, Refrizal Sosialisasikan Fungsi LPS

Tumbuhkan Wirausahawan Muda Pariaman, Refrizal Sosialisasikan Fungsi LPS

PARIAMAN - Anggota DPR-I Dapil Pariaman-Padang Pariaman F-PKS memberikan sosialisasi, Fungsi dan peranan LPS kepada...

Selama Ramadhan, Stok Kebutuhan Pokok di Padang Aman

Selama Ramadhan, Stok Kebutuhan Pokok di Padang Aman

PADANG - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan stok kebutuhan pokok di Sumatera Barat (Sumbar) cukup dan...

Menteri PPPA Yohana Yembise Buka Jambore Kader PKK Berprestasi Bukitinggi 2017

Menteri PPPA Yohana Yembise Buka Jambore Kader PKK Berprestasi Bukitinggi 2017

BUKITTINGGI - Jambore Kader PKK berprestasi Kota Bukittinggi tahun 2017 yang diadakan TP-PKK Kota Bukittinggi sebagai...

Upacara Adat Warnai Peresmian Makam Tan Malaka di 50 Kota Sumbar

Upacara Adat Warnai Peresmian Makam Tan Malaka di 50 Kota Sumbar

LIMA PULUH KOTA - Peresmian makam Tan Malaka yang digelar pada hari Jumat (14/4/2017) di Nagari Pandam Gadang,...

FKUB Bukittinggi Raih Harmony Award Tahun 2017

FKUB Bukittinggi Raih Harmony Award Tahun 2017

BUKITTINGGI - "Alhamdulillah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bukittinggi dinilai sebagai FKUB yang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu