berita padang - berita sumbar
headline
home berita Pasaman barat

Petaka Bagi Pengendara Jalan Raya Kadang Timbul Karena Hal Yang Di Anggap Sepele Ini

Jumat, 29 Juli 2016 - 00:51:42 WIB - 396
Petaka Bagi Pengendara Jalan Raya Kadang Timbul Karena Hal Yang Di Anggap Sepele Ini

Pasaman Barat - Kadang kala hal kecil yang di anggap sebagian pengendara sebagai sesuatu yang sepele namun dalam praktek dilapangan permasalahan ini merupakan petaka bagi keselamatan para pengendara dan kadang berakibat sangat fatal bagi Nyawa mereka.


"Ini bukan hal yang sepele, dari beberapa kejadian yang pernah kami tanggani di Kesatuan Lalu Lintas, malah kejadian seperti inilah yang mendatangkan petaka bagi pengendara," Demikanlah pernyataan dari IPTU Avani Erliansyah Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, kepada Minangkabaunews.com Kamis (28/7/2016).


"Memang sebagian pengendara seperti roda 2 merasa pemasangan tali helm dan sabuk pengaman (safety belt) bagi pengendara roda 4 sebagai hal yang sepele, namun dari beberapa kejadian yang pernah saya alami selama mengabdi di kepolisian sebagai Satuan Lalu lintas, dalam suatu kasus laka lantas ada seorang pengendara roda 2 yang tidak terlalu tinggi memacu kecepatannya, namun ketika ia melewati sebuah tikungan yang banyak terdapat pasir pasir halus tentu mengakibatkan jalan tersebut menjadi licin, licinnya jalan membuat sipengendara slip dan terjatuh dari motornya, karena tali pengikat helmnya tidak terpasang dengan baik dan benar mengakibatkan helm yang di pakainya terlepas dari kepala, sehingga terjadi benturan kepala pengendara dengan aspal jalan," cerita avani


Dilanjutkan avani mengenai pengendara tersebut, akibat benturan itu mengakibatkan kepala pengendara itu mengalami luka robek yang mengeluarkan darah segar saat itu. Karena banyaknya darah mengucur dari kepala membuat si pengendara pingsan di tenggah jalan, karena jalur lalu lintas yang di lalui korban ini merupakan salah satu jalur yang jarang dilalui kendaraan mengakibatkan si korban tergeletak pingsan di tenggah jalan dengan kondisi darah yang terus mengucur dari kepalanya tanpa ada orang atau masyarakat yang mengetahui kejadian pada saat itu.


Beruntung selang beberapa waktu setelah korban terjatuh, salah seorang dari jajaran saya lewat di jalanan tersebut, melihat tubuh yang tergeletak dengan kondisi darah yang cukup banyak mengucur membasahi aspal, ia langsung bertindak dan bersama sama masyarakat setempat memberikan pertolongan kepada korban menuju Puskesmas terdekat, dan karena menurut dokter Puskesmas si korban laka harus mendapatkan transfusi darah untuk menyelamatkan nyawanya, maka korban segera dilarikan ke RSUD setempat untuk mendapatkan transfusi darah dan Alhamdulillah pengendara yang hampir kehabisan darah ini jiwanya masih bisa di selamatkan, "ujar Avani.


Kisah yang di ceritakan Kasat Lantas jebolan Akpol ini merupakan salah satu contoh dari betapa pentingnya pemasangan tali pengaman pada helm secara baik dan benar dalam rangka menghindari kejadian buruk yang dapat terjadi di jalan raya. Begitu juga dengan kealpaan para pengendara kendaraan roda 4 yang kadang kala banyak melupakan pemasangan sabuk pengaman saat berkendara sehingga ketika hal yang tidak diinginkan terjadi seperti tabrakan atau terjadi benturan keras akibat kecelakaan Lalu lintas yang mengakibatkan tubuh pengendara mendapat daya dorong yang tinggi seperti terlempar dari kursi mobilnya hingga terjadi benturan hebat dengan benda benda keras yang ada di mobil, ini pasti sangat berbeda jika pengendara roda 4 tersebut mengenakan sabuk pengaman tentu tubuhnya akan di tahan tetap pada posisi aman di atas kursi mobil seandainya hal yang tidak kita inginkan terjadi di jalan raya.


Sehingga Jajaran Satlantas Polres Pasaman Barat berharap para penguna jalan dapat menyadari hal tersebut saat berkendara dan di harapkan menjadi kebiasaan dan selalu di ingat sewaktu berada di Jalan Raya.


Di sampaikan IPTU avani kegiatan hari ini merupakan antisipasi dari sesuatu yang oleh sebagian pengendara di anggap sebagai hal sepele namun sesungguhnya karena kelalaian pengendara menyadarinya, ini dapat menjadi sebuah petaka dan bahkan bisa saja merenggut nyawanya saat berkendara di jalan raya.


"Pemasangan tali yang baik dan benar pada helm dan sabuk pengaman/ Safety Belt bagi pengendara roda empat merupakan hal yang kami anggap perlu terus di sosialisasikan kepada masyarakat, agar kedepannya masyarakat menyadari betapa pentingnya hal yang selama ini mereka anggap sepele ternyata sesuatu yang sangat penting untuk di ingat dan tidak bisa di abaikan begitu saja, untuk menghindari kejadian kejadian buruk yang bisa saja menimpa jiwa setiap penguna jalan, " ucapnya.


Di tambahkan Avani Melalui pendekatan pendekatan seperti ini di harapkan masyarakat dapat menyadarinya akan keselamatan berlalu lintas dan kegiatan ini merupakan salah satu upaya Satlantas Polres Pasaman Barat dalam rangka menekan angka kecelakaan dan sebagai upaya minimalisir jumlah korban akibat kecelakaan lalu lintas.


Saat gelar yang di laksanakan dalam rangka membudayakan tertib berlalu lintas di Wilayah Hukum Polres Pasaman Barat, terlihat beberapa jajaran Satlantas sedang memberikan arahan dan mengajak para pengendara untuk membiasakan diri dan menjadikan hal seperti pemasangan tali helm dan sabuk pengaman pada kendaraan roda 4 menjadi sesuatu yang harus di lakukan selama kita berkendara di Jalan raya, selain terlihat beberapa Jajaran Satlantas Polres Pasaman Barat memberikan pengarahan tentang tertib berlalu lintas kepada masyarakat pengguna jalan. (rogan)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: romeo
Tag: hukum,pasaman-barat,pos-polisi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

2500 Warga Muhammadiyah Sumbar Akan Ikuti Jalan Santai Meriahkan Milad Muhammadiyah 104 di Padang

2500 Warga Muhammadiyah Sumbar Akan Ikuti Jalan Santai Meriahkan Milad Muhammadiyah 104 di Padang

PADANG - PW Muhammadiyah Sumbar akan menggelar gerak jalan santai Muhammadiyah ke-107 Hijriah atau tahun ke 104 menurut...

Milad MA-KMM 87 untuk Bangkitkan kembali Kejayaan Muhammadiyah dalam Bidang Pendidikan

Milad MA-KMM 87 untuk Bangkitkan kembali Kejayaan Muhammadiyah dalam Bidang Pendidikan

PADANG PANJANG - Hari Ulang Tahun Madrasah Aliyah (MA)-Kuliyatul Mubalighien (KMM) Padang Panjang ke-87, MA KMM...

Peduli Gempa Aceh, GMM Antarkan Bantuan dan Bangun Surau Minang di Pidie Jaya

Peduli Gempa Aceh, GMM Antarkan Bantuan dan Bangun Surau Minang di Pidie Jaya

PADANG - Gempa bumi 5,3 SR mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, provinsi Aceh pada Rabu, 7 Desember 2016 lalu menyisakan...

Kuliner Minangkabau Sukses Manjakan Lidah Tamu Asing di Kedubes RI Oslo Norwegia

Kuliner Minangkabau Sukses Manjakan Lidah Tamu Asing di Kedubes RI Oslo Norwegia

OSLO - Keanggunan Tari Pasambahan membuka gathering yang dibalut dengan tema: West Sumatera - Cultural Performances and...

FPI Tuding Adanya Aktor Intelektual Dalam Laporan Mahasiswa Katolik kepada HRS Dan Aktivis 212

FPI Tuding Adanya Aktor Intelektual Dalam Laporan Mahasiswa Katolik kepada HRS Dan Aktivis 212

JAKARTA - Menyikapi pelaporan terhadap Habib Rizieq Shihab atas dugaan penistaan agama dengan pelapor Perhimpunan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu