minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Solok Selatan

Solok Selatan Sumbar Raih 3 Rekor MURI dalam Acara Rang Solok Selatan Baralek Gadang 2016

Kamis, 04 Agustus 2016 - 01:04:15 WIB - 1789
Solok Selatan Sumbar Raih 3 Rekor MURI dalam Acara Rang Solok Selatan Baralek Gadang 2016

SOLOK SELATAN - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit membuka acara "Rang Solok Selatan Baralek Gadang". Pembukaan acara ini diselenggarakan di Halaman Kantor Bupati Solok Selatan pada Rabu (3/8/2016) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke 71.


Acara ini dihadiri oleh Bupati Solok Selatan Muhni Zakaria dan Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman beserta Istri, Ketua DPRD Kabupaten Solok Selatan Sidik Ilyas, Senior Manager Museum Rekor Indonesia (MURI) Ngadri, Penggiat Wisata Sumatera Barat Novrin, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumatera Barat Burhasman, Kepala Biro Humas Setda Sumatera Barat Irwan, Rajo Rajo Nan Barampek Alam Sarambi Sungai Pagu Rantau 12 Koto, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dapil Solok Selatan, Forkopimda Kabupaten Solok Selatan, serta masyarakat Solok Selatan.


Sebelum memulai acara, Wakil Gubernur Sumatera Barat beserta Bupati Solok Selatan dan Wakil Bupati Solok Selatan melakukan peninjauan lomba "pangek pisang" dengan peserta terbanyak dan berhasil mencetak rekor MURI yakni diikuti oleh 75 orang dari perwakilan 39 Nagari se Kabupaten Solok Selatan.


Rangkaian Acara Rang Solok Selatan Baralek Gadang dalam rangka memperingati HUT RI ke 71 terdiri dari beberapa acara yang dimulai dari awal bulan Agustus hingga 17 Agustus, yakni: Pemilihan Uda Uni Kabupaten Solok Selatan 2016, Lomba kuliner Pangek Pisang, Pawai budaya, Funbike, Pelatihan skiper dan arum jeram, Lomba lagu minang, Pameran produk unggulan, Lomba pidato adat, Silat tradisional, Lomba randai serta Malam resepsi peringatan HUT RI.


Sekda Solok Selatan Yulian Evi melaporkan acara Rang Solok Selatan Baralek Gadang merupakan rangkaian dari berbagai acara dalam rangka memperingati HUT RI ke 71 dengan tujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Solok Selatan dan memperkenalkan seni, adat, atraksi dan budaya di Kabupaten Solok Selatan.


Bupati Solok Selatan Muhni Zakaria mengatakan potensi alam dan budaya di Kabupaten Solok Selatan sangat menjanjikan seperti danau bonta, hot waterboom, goa atau ngalau, arum jeram, serta air terjun, dan rumah adat.


"Tahun ini Kabupaten Solok Selatan belum bisa dilalui event Internasional Tour De Singkarak (TDS) karena kerusakan jalan, oleh karena itu kami berharap tahun depan Kabupaten Solok Selatan dapat dilalui dalam event TDS," ucap Muhni Zakaria.


Bupati Solok Selatan menambahkan acara Rang Solok Selatan Baralek Gadang ini merupakan dalam rangka memperingati HUT RI 71 serta peralihan kekecewaan masyarakat karena Kabupaten Solok Selatan belum bisa berpartisipasi dalam event TDS.


Dalam acara ini Wakil Gubernur Sumatera Barat menyaksikan Launching Brand Image Kabupaten Solok Selatan dengan tema: "Ayo Ke Solok Selatan" untuk promosi wisata budaya, dan "Gerakan Berpeci Nasional bagi Aparatur" agar mencerminkan masyarakat Solok Selatan yang sejahtera dan religius.


Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dalam sambutan mengatakan Kabupaten Solok Selatan memiliki potensi wisata budaya dan wisata alam yang besar, yakni berupa 1000 rumah adat, rumah adat terpanjang, air terjun, dan air panas.


"Di Kabupaten Solok selatan ini banyak sekali objek wisata, namun saya meminta buat master plan yang mengembangkan pariwisata yang khas daerah ini dengan aman dan nyaman," himbau Nasrul Abit.


Apabila seluruh Kabupaten/Kota telah menyiapkan masterplan maka pembangunan akan kita selesaikan bersama bersama baik itu dari Provinsi, Kabupaten/Kota, maupun pihak ke 3, ucap Wakil Gubernur Sumatera Barat


Nasrul Abit menambahkan rumah adat di Kabupaten Solok Selatan memiliki ciri khas tersendiri oleh sebab itu ayo mintakan hak paten dari beberapa kementerian, hal ini bertujuan untuk mempertahankan keaslian rumah adat ini.


Selain itu Wakil Gubernur Sumatera Barat meminta kepada Bupati Solok Selatan agar menyediakan lahan dan lokasi yang srategis sekitar 2 hektare untuk dijadikan rest area.


"Jika lokasi telah ada dan aman maka Provinsi akan berusaha menyediakan pembangunan rest area di jalan menuju Kabupaten Solok Selatan", ucap Wakil Gubernur Sumatera Barat.


Wakil Gubernur Sumatera Barat mengatakan semoga acara Rang Solok Selatan Baralek Gadang ini dapat mempromosikan budaya dan wisata di Solok Selatan sehingga meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Solok Selatan ini.


Nasrul Abit menceritakan bahwa dalam rapat antar Gubernur se Indonesia yang diselenggarakan di Lampung kemarin, ternyaka Provinsi Sumatera Barat dan Bengkulu tidak termasuk dalam "Koridor Sumatera" yang dibangun dari Aceh hingga Lampung, alasannya adalah potensi ekonomi di wilayah Sumatera bagian barat bergerak lambat.


"Salah satu penyebabnya adalah kawasan di Sumatera Barat banyak masuk kedalam Hutan Lindung dan Cagar Budaya, oleh sebab itu salah satu upaya kita untuk menggerakan ekonomi adalah dengan mengembangkan pariwisata"


Terkait dengan hal demikian, Wakil Gubernur Sumatera Barat minta ke Kementerian Kehutanan, untuk menyeimbangkan ekonomi di Sumatera Barat dengan Wilayah Sumatera Bagian Timur melalui pembangunan jalan tembus dari Kambang ke Muaro Labuh, jalan tembus dari Lubuk Minturun ke Penyigahan, dan Res Area di Kelok 9.


"Besok Gubernur Sumatera Barat akan menjumpai Menteri Kehutanan untuk membahas hal ini, mudah mudaha usulan kita ini diterima, untuk itu kita minta komitmen bersama agar kita tidak merusak hutan hutan lindung", ucap Wakil Gubernur Sumatera Barat.


Mengenai gagalnya TDS melewati Kabupaten Solok Selatan, Nasrul Abit mengajak masyaraka Kabupaten Solok Selatab untuk tidak usah berkecih hati karena tidak bisa dilalui TDS


"Insyaallah tahun depan TDS 2017 akan dapat melalui Kabupaten Solok Selatan", ucap Wakil Gubernur Sumatera Barat.


Pada acara ini Wakil Gubernur Sumatera Barat juga menyaksikan penyerahan sertifikat oleh Musium Rekor Indonesia (MURI) kepada Kabupaten Solok Selatan yang memperoleh rekor kawasan yang memiliki rumah gadang dengan jumlah terbanyak, Rumah Gadang Terpanjang serta lomba Memasak Pangek Pisang dengan peserta terbanyak.


"Semoga dengan adanya rekor muri ini akan membuat Kabupaten Solok Selatan semakin terkenal di kancah Nasional dan Internasional, mari kita maksimalkan potensi daerah kita", ucap Bupati Solok Selatan.


Sebelum meninggalkan Kabupaten Solok Selatan, Wakil Gubernur Sumatera Barat dengan Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan serta rombongan meninjau lokasi pembuatan rest area di puncak Bangun Rejo Kecamatan Sangir Kabupaten Solok selatan. (hm)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,nasional,solok-selatan,sumatra-barat,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Mantapkan Verifikasi, Inilah Struktur DPW PAN Sumbar yang Baru

Mantapkan Verifikasi, Inilah Struktur DPW PAN Sumbar yang Baru

PADANG -- DPW PAN Sumbar mempunyai formasi pengurus baru pasca keluarnya SK DPP PAN Nomor : PAN/A/Kpts/KU-SJ/059/X/2017...

Banjir Landa Kota Padang, Ini Kata DPRD

Banjir Landa Kota Padang, Ini Kata DPRD

PADANG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Padang, Gustin Pramona berpesan kepada warga di Kota Padang untuk...

Pembangunan Gedung KAN Tabek Patah, Peran Aktif Anggota DPRD Diapresiasi Ketua LKAAM Tanah Datar

Pembangunan Gedung KAN Tabek Patah, Peran Aktif Anggota DPRD Diapresiasi Ketua LKAAM Tanah Datar

TANAH DATAR - Kerapatan Adat Nagari Tabek Patah, segera memiliki bangunan Representatif. Kamis, (5/10/2017), pelatakan...

Liga 1: Prediksi Semen Padang FC vs Madura United

Liga 1: Prediksi Semen Padang FC vs Madura United

BOLA - Pekan ke-28 akan menyuguhkan laga sengit yang mempertemukan Semen Padang FC kontra Madura United di Stadion Haji...

Prediksi Liga 1: Semen Padang FC vs Mitra Kukar

Prediksi Liga 1: Semen Padang FC vs Mitra Kukar

BOLA - Liga 1 2017 Pekan ke-30 adalah laga wajib menang bagi Semen Padang FC guna menghindari zona merah saat menjamu...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu