minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Politik

Ketua DPD RI Irman Gusman Luncurkan Gerakan Sadar Hukum di Polda Metro Jaya

Kamis, 11 Agustus 2016 - 20:00:37 WIB - 717
Ketua DPD RI Irman Gusman Luncurkan Gerakan Sadar Hukum di Polda Metro Jaya

PADANG - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Irman Gusman resmi meluncurkan (launching) "Gerakan Sadar Hukum" di Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Polda Metro Jaya, Kamis (11/8/2016). Acara tersebut dihadiri Wakil Ketua DPD Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Anggota DPD RI Fahira Fahmi Idris, utusan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), dan organisasi masyarakat.


Irman mengaku salut atas kegiatan yang dimotori senator asal DKI Jakarta tersebut. "Kalau semua senator seperti dia ini maka Indonesia dipastikan semakin maju," ujarnya.


Acara ini sempat dihadiri Kapolda Metro Irjen Pol Moechgiyarto, namun ia mendadak meninggalkan acara karena harus mendampingi Presiden Joko Widodo.


Dengan dipukulnya gong oleh Irman maka gerakan sadar hukum ini resmi diluncurkan. Acara ini dilanjutkan dengan seminar kekerasan terhadap perempuan dan anak dan menyosialisasikan hasilnya. "Bismillah semoga istiqamah dan kegiatan ini berkelanjutan."


Di tempat yang sama, Fahira mengatakan, kegiatan Gerakan Sadar Hukum bukan pekerjaan mudah. "Tapi relawan saya sudah siap untuk mensosialisasikan, kita nantinya ke Kepulauan Seribu juga untuk mensosialisasikan gerakan ini," ucap dia.


Kegiatan sosialiasi pertama akan dimulai di Jakarta Pusat hari Sabtu (13/8). Selama sepekan ditargetkan 100 warga mengikuti sosialisasi tersebut. "275 relawan kami akan menyebar, satu minggu satu wilayah untuk menyampaikan topik besar yang enam itu. Setiap wilayah itu target 50-100 peserta," jelasnya.


Dalam sambutan Kapolda Metro Jaya yang dibacakan Suntana, kegiatan itu bertujuan agar masyarakat sadar hukum, yaitu kesadaran terhadap hak dan kewajibannya dalam hukum. Dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, kepolisian tidak bisa bergerak sendiri. Untuk itu, kepolisian membutuhkan peran pemerintah dan masyarakat.


Berikutnya, Fahira dan Polda Metro Jaya menyosialisasikan enam poin. Poin terpentingnya adalah pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta perlindungan perempuan dan anak sebagai korban kekerasan.


Kepolisian mencatat, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tahun 2015 berjumlah 16.217 kasus, yang berarti 4-5 kasus per hari.


Poin lain Gerakan Sadar Hukum adalah menanggulangi masalah tawuran antar warga dan suporter, permasalahan narkoba, dan terorisme.


Dengan gerakan itu diharapkan masyarakat menjadi sadar hukum sehingga tercipta keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Selain itu, diharapkan masyarakat mengetahui konsekuensi hukum jika terlibat tindak pidana.


DPD RI bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan Himpunan Advokat Muda Indonesia (Hami) untuk memberikan sosialisasi door to door. (kabar senator)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: hukum,metro,padang,politik,sumatra-barat,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Gerakan Anak Negeri Minta Anies-Sandi Berkomitmen Tegas Tolak Reklamasi Teluk Jakarta, Ini Alasannya

Gerakan Anak Negeri Minta Anies-Sandi Berkomitmen Tegas Tolak Reklamasi Teluk Jakarta, Ini Alasannya

JAKARTA - Gerakan Anak Negeri (GAN) Dalam keterangan persnya Kamis (12/10/2017) menolak reklamasi Teluk Jakarta dan...

BMKG: Cuaca Buruk Masih Landa Sejumlah Daerah di Sumbar Hingga Dua Hari ke Depan

BMKG: Cuaca Buruk Masih Landa Sejumlah Daerah di Sumbar Hingga Dua Hari ke Depan

PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini cuaca buruk di Sumatera Barat...

Dini Hari Tadi, Agam Dihoyak Dua Kali Gempa

Dini Hari Tadi, Agam Dihoyak Dua Kali Gempa

AGAM - Sebanyak dua kali gempa kecil dirasakan warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat dan sekitarnya, Rabu (4/10/2017)...

Karena Hal ini, Pelatih Semen Padang FC Didenda 20 Juta Rupiah Oleh Komdis PSSI

Karena Hal ini, Pelatih Semen Padang FC Didenda 20 Juta Rupiah Oleh Komdis PSSI

BOLA - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada pelatih Semen Padang FC Nil Maizar serta pelatih...

Waspada, Belum Satu Tahun, Pengungkapan Kasus Narkoba di Tanah Datar Capai Angka Signifikan

Waspada, Belum Satu Tahun, Pengungkapan Kasus Narkoba di Tanah Datar Capai Angka Signifikan

TANAH DATAR - Kapolres Tanah Datar AKBP. Bayuaji Yudha Prajas, SH melalui Wakapolres Kompol. Hendra Syamri, SH...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu