1.048 Penerima Bantuan Hibah di Padang Rentan Data Ganda, Ini Kata Kabag Kesra Fuji Astomi

  • Whatsapp
Kabag Kesra Fuji Astomi saat diseminasi informasi Kominfo di Media Center Balaikota Padang, Rabu, (27/10/2021).

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Kabag Kesra Kota Padang, Fuji Astomi mengatakan sebanyak 1.048 penerima bantuan hibah dari Pemko Padang rentan data ganda, hal ini diketahui setelah dilakukan verivikasi.

Dana hibah untuk masjid, dan musala itu sebagai upaya pemerintah untuk membantu menyebarkan syiar Islam, mengingat Kota Padang sebagai kota religius.

Read More

Menurut Kabag Kesra Padang Fuji Astomi, pengelola tempat ibadah yang ditetapkan menerima bantuan dana hibah itu, berdasarkan hasil verifikasi sehingga bantuan dipastikan tepat sasaran.

“Bantuan hibah masih dalam proses menyesuaikan dengan perwako, tahun 2021 proses perencanaan hingga pencairan serta pertanggungjawaban keuangan semuanya dilaksanakan oleh Kesra,” ujarnya saat diseminasi informasi Kominfo di Media Center Balaikota Padang, Rabu, (27/10/2021).

Lanjutya, Bantuan Hibah baik melalui pokir banyak yang terduplikasi dengan program kegiatan pemko, dalam aturannya penerima bantuan tidak boleh ganda, namun kenyataannya ada sekitar 1048 penerima hibah rentan data ganda.

“Semestinya verivikasi bantuan hibah tahun ini dilakukan tahun kemaren, tahun ini harus clear supaya anggaran bisa langsung dicairkan,” tegas Fuji.

Katanya, ada 1048 penerima bantuan dengan alokasi anggaran 26 milyar rupiah terdiri dari pokir DPRD Padang dan program kegiatan Pemko. “Bantuan hibah kita upayakan terasiliasi tahun ini, di mana penerima hibah harus jelas legalisasi disahkan melalui kementerian Agama melalui KUA,” imbuhnya.

Selanjutnya program santunan kematian biaya tak tersangka sejak 2020 semuanya dialihkan ke BTT untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Program kegiatan pemko tidak bersifat esidentil melainkan adanya tahapan perencanaan harus diusulkan secara berjenjang melalui rembuk warga di RW hingga musrembang koga dientrykan ke dalam sistem SIPD, penerima bansos tahun ini di-entrykan tahun kemaren,” tuturnya.

Related posts