1.725 Relawan ikut Uji Klinis Vaksin Covid -19 BUMN milik Bio Farma Di Kabupaten Padang Pariaman

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, Padang Pariaman – Bio Farma lakukan uji klinis fase tiga vaksin Covid-19 BUMN di Padang Pariaman, Sumatera Barat. Uji klinis diikuti oleh 1.725 relawan. 

“Uji klinis fase tiga vaksin Covid-19 BUMN di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang melibatkan 1.725 relawan,” terang Ketua Tim Peneliti Uji Klinis Fase 3 Site Padang Pariaman dan Padang, Asrawati.

Proses uji klinis dilakukan bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Pariaman, Sumatera Barat, mulai dari hari Selasa (12/7).

Uji klinis tersebut diikuti rentang usia antara 18-70 tahun, dalam keadaan sehat, dan belum pernah terpapar virus Covid-19. Setiap relawan akan mendapatkan dua kali suntikan dengan rentang waktu 28 hari.

Asrawati menjelaskan uji klinis fase tiga vaksin Covid-19 BUMN sudah memasuki suntikan kedua.

“Para relawan akan dipantau selama satu tahun kedepan guna memastikan keamanan serta keefektifan vaksin dalam memunculkan kekebalan dalam tubuh, ” jelas dia.

Turut hadir untuk meninjau kegiatan uji klinis di Padang Pariaman, Direktur Utama (Dirut) Bio Farma Honesti Basyir mengatakan vaksin Covid-19 BUMN merupakan wujud dari kemandirian bangsa Indonesia saat pandemi, hal ini menjadi tonggak pencapaian karya anak bangsa.

Menurutnya, Vaksin Covid-19 BUMN membuktikan bahwa Indonesia mampu membuat vaksin dari hulu ke hilir secara mandiri. Seluruh proses pembuatan vaksin tersebut dilakukan oleh anak bangsa.

Ia menjelaskan hal ini tidak mungkin terwujud tanpa adanya kolaborasi antara peneliti, lembaga pendidikan, industri dan juga pemerintah.

“Berikutnya Bio Farma akan menunggu diterbitkannya EUA dari Badan POM. Bio Farma saat ini sedang menunggu hasil verifikasi Halal yang dilakukan oleh LPOM MUI.

” Insya Allah memenuhi kriteria Halal. Harapannya kedua sertifikat ini akan muncul pada akhir bulan Juli,“ kata Honesti lebih lanjut.

Selain itu vaksin Covid-19 BUMN akan digunakan untuk vaksin dewasa dosis pertama dan kedua. Sementara untuk penggunaan vaksin dosis ketiga (booster) akan melewati uji klinis terlebih dahulu dalam waktu dekat.

Sementara itu dalam sambutannya, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmang juga mengatakan akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik dalam penyelenggaraan uji klinis yang diadakan didaerahnya.

Related posts