114 Narapidana di Rutan Padang Panjang Terima Remisi Khusus Idulfitri 1444 H

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG PANJANG – Sebanyak 114 dari 188 narapidana beragama Islam di Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas IIB Padang Panjang Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatra Barat menerima remisi khusus Idulfitri 1444 Hijriah, Sabtu (22/4/2023).

Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Padang Panjang, Hadi Susilo, S.Tr.Pas mengatakan 114 narapidana tersebut menerima remisi khusus I yang berarti harus menjalani sisa pidana setelah mendapat pengurangan masa pidana sebagian.

Read More

Ia menjelaskan, jumlah WBP Rutan Padang Panjang, berjumlah 200 orang yang terdiri dari 188 orang narapidana dan 12 orang tahanan.

“Pada tahun ini tidak ada narapidana Rutan Padang Panjang yang menerima remisi khusus II, langsung bebas,” jelas Hadi.

Ia menambahkan, pemberian remisi khusus merupakan hak dari narapidana yang memenuhi syarat sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi, dan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 7 Tahun 2022 tentang perubahan kedua atas peraturan menteri hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2018 tentang syarat dan tata cara pemberian remisi, asimilasi, cuti mengunjungi keluarga, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas dan cuti bersyarat.

Dalam sambutan tertulis Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly yang dibacakan oleh Kepala Rutan Padang Panjang, Auliya Zulfahmi pada kegiatan penyerahan remisi khusus Idulfitri 1444 Hijriah, menyampaikan bahwa “masa pidana yang dijalani merupakan kesempatan untuk terus introspeksi diri dan sarana untuk mengasah kemampuan spiritual dan intelektual agar menjadi bekal saat warga binaan bebas dari Lapas, Rutan, atau LPKA nanti.

Karutan Padang Panjang, Auliya Zulfahmi saat menyampaikan sambutan tertulis Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly dihadapi para narapidana. 

Fahmi juga sebut pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan negara kepada narapidana yang selalu berusaha berbuat baik, memperbaiki diri dan menjadi masyarakat yang berguna.

“Kami berharap remisi yang diberikan hari ini dapat memotivasi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan menghindari perbuatan yang melanggar hukum,” harap Kepala Rutan Padang Panjang itu.

Pemberian remisi ini kata Fahmi, merupakan upaya pemerintah dalam mempercepat reintegrasi sosial narapidana.

“Seperti sudah ditegaskan Bapak Menteri, warga binaan tidak perlu khawatir lagi untuk mendapatkan hak-haknya sepanjang memenuhi syarat yang telah ditentukan,” kata Fahmi.

Pihaknya berpesan kepada seluruh warga binaan agar berperan aktif mengikuti segala bentuk program pembinaan dan menjadi insan yang taat hukum, berakhlak mulia, berbudi luhur serta berguna bagi pembangunan bangsa.

“Atas nama pimpinan dan seluruh jajaran Rutan Padang Panjang mengucapkan selamat Idulfitri 1 Syawal 1444 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Selamat menikmati waktu bersama keluarga dan menjalin silaturrahim di lingkungan masyarakat,” tutupnya. (Edi Fatra/rel).


Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Minangkabaunews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Related posts