126 Juta Rupiah Zakat Harta Personil Disalurkan Kapolresta Solok kepada Mustahik

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Di dampingi Ketua Baznas Kota Solok AKBP (Purn) M. Zaini, Kapolres Solok Kota AKBP Ahmad Fadilan serahkan dana zakat pada mustahik, Jumat (12/8/2022), di Masjid Al Kautsar komplek Mako Polres Solok Kota.

Dana zakat yang diserahkan sebanyak Rp. 126.000.000 untuk 250 orang warga kurang mampu yang tersebar di kelurahan, Jorong, dan nagari pada wilayah hukum Polres Solok Kota. Dimana masing-masing para mustahik tersebut menerima dana zakat tersebut sebesar Rp. 5.00.000,- dan diserahkan secara simbolis oleh Kapolres Solok Kota AKBP Ahmad Fadilan dan Ketua Baznas Kota Solok AKBP (Purn) M. Zaini beserta Wakapolres Solok Kota Kompol Joni Dermawan.

Read More

“Dana zakat yang terkumpul ini merupakan zakat yang dikumpulkan dari seluruh personel Polres Solok Kota, yang ada di Mako Polres Solok Kota dan Kapolsek yang ada di Kelurahan, Jorong, dan Nagari dalam wilayah hukum Polres Solok Kota. Jumlahnya beragam dan hari kita salurkan pada warga kurang mampu untuk dimanfaatkan bagi penunjang pendidikan anak-anak mereka,” kata Fadilan.

Lebih lanjut Fadilan menyebutkan, penyaluran zakat ini nantinya akan terus berjalan. Untuk diketahui, tugas Polri bukan hanya penegakan hukum semata, tapi didalam tugas Kepolisian ada tugas sosial dan pengayoman.

“Salah Satu aksi sosial tersebut yaitu bantuan yang bersumber dari zakat personil Polres Solok Kota ini. Kedepan pekerjaan mulia akan terus kita lakukan karena ini bagian dari memasyarakatkan Polri dan menjadikan Polri rumahnya rakyat,” sebutnya.

Sementara, AKBP (Purn) M. Zaini, Ketua Baznas Kota Solok mengungkapkan Baznas sangat mengapresiasi upaya Polres Solok Kota dalam mengentaskan kemiskinan diwilayah hukum polres Solok Kota.

Saat ini sebanyak 14.000 dari 76.000 warga Kota Solok berada pada garis kemiskinan. Dari 14.000 tersebut ada yang kematian suami, menantu bermasalah dengan hukum. Pada umumnya warga miskin ini bekerja sebagai buruh cuci, seterika, buruh angkat, buruh serabutan, sehingga dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari warga miskin ini kewalahan. Apalagi diantaranya ada yang memiliki anak lebih dari satu, bahkan selain untuk makan, mereka kesulitan menyekolahkan anak-anaknya.

Kondisi ini memaksa warga kurang mampu ini mendatangi Baznas dan Polres Solok Kota, berharap adanya uluran tangan dan bantuan dari para pembayar zakat. Dalam sebuah hadist, Rasulullah pernah menyampaikan bahwa diakhirat kelak nanti para Mustahik ini akan membimbing pembayar zakat untuk masuk sorga .

“Kata para mustahiq, Ya Allah Ya Rabku, orang ini pernah membantuku ketika di dunia, izinkan dia masuk sorga dan biarkan hamba membimbingnya masuk sorga,”

Padahal, kata Zaini, zakat yang dikeluarkan hanya sedikit dan tidak seberapa, tapi manfaatnya sungguh sangat luar biasa bagi pembayar zakat. Bukan hanya di akhirat tapi di dunia, dimana saat di dunia pembayar zakat akan mendapat berkah dalam hidupnya dan hartanya ditambah oleh Allah dari pintu yang tidak terduga.

“Mari kita raih sorga dengan mengeluarkan zakat yang diambilkan dari harta kita karena dalam harta kita terdapat hak fakir miskin, dhuafa, dan warga kurang beruntung. Jangan takut dan enggan untuk mengeluarkan zakat karena zakat ini akan menyelamatkan kita dari api neraka,”

Ustazd Syafron, juga mengingatkan kaum muslimin dengan sebuah hadist Rasulullah. Disitu Rasulullah berdoa “Ya Allah Ya Rabku, kumpulkan saya dan orang-orang yang membayar zakat bersama orang-orang miskin di akhirat nanti Ya Tuhanku”.

Berpegang dari hadist ini, sangat jelas keberuntungan akan mengiringi kita di dunia dan di akhirat jika kita membantu fakir miskin, dhuafa, dan orang miskin. Mari kita keluarkan hak orang lain yang ada di harta kita agar harta dan hidup kita mendapat berkah.

Infakan dan zakatkan seluruh harta kita, apapun jenisnya, darimanapun sumbernya, asal layak dizakatkan dan memenuhi syarat dan nisabnya.

Jika harta kita mencukupi untuk dizakatkan, sementara belum dikeluarkan zakat, dan fakir miskin menunggu dengan harap-harap cemas, apakah akan menerima atau tidak, maka Allah akan murka dan mencabut berkah dari harta tersebut.

“Mari saudaraku, keluarkan zakat harta kita dan jangan ditunda-tunda, karena fakir miskin sedang menunggunya,”

Related posts