178 Anak Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut, Anggota DPR RI Darul Siska Soroti Ini

  • Whatsapp
Anggota Komisi IX DPR RI, Drs H. Darul Siska (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS.com, JAKARTA — Terkait kasus ginjal akut yang mengakibatkan ratusan anak meninggal dunia, Anggota Komisi IX DPR RI Drs H. Darul Siska mendorong evaluasi kebijakan secara komprehensif karena sudah terjadi kejahatan kemanusian.

Selain itu, menurutnya, penting melakukan penegakan hukum berkeadilan agar peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari.

Read More

“Usai rapat ini harus ada perbaikan kebijakan supaya tidak terulang lagi kejadian yang sama, dan pada rapat ini kita mendorong penegakan hukum yang berkeadilan karena sudah terjadi kejahatan kemanusian,” kata Darul Sisk dalam Rapat Kerja Komisi IX Menkes RI, dan Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala BPOM, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia, serta International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) pada Rabu (2/11/2022) Di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta.

Kementerian Kesehatan mencatat ada 178 orang meninggal akibat gagal ginjal akut.
“Saya kira bangsa kita ini sedang betul-betul di uji secara nasional, belum selesai tragedi Kanjuruhan yang menewaskan banyak korban. Kini Tiba-tiba sekarang kita menghadapi lagi 178 anak meninggal akibat gagal ginjal akut,” ujarnya.

Dirinya juga mengucapkan turut berduka cita kepada anak-anak kita yang meninggal, karena mereka ini adalah harapan para orang tuanya, mudah-mudahan orang tua yang ditinggal mendapatkan kesabaran dan ketabahan oleh Allah SWT.

Sebelumnya, BPOM telah mengumumkan sejumlah obat sirup yang disinyalir memiliki cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) di atas ambang batas. Kandungan EG dan DEG ini kemudian digadang sebagai salah satu penyebab maraknya kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA)/Acute Kidney Injury (AKI) khususnya pada Balita di Indonesia.

Related posts