34 Siswa dan Guru Keracunan Nasi Goreng Gratis, Satu Nenek Ikut Jadi Korban

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, AGAM — Program makan bergizi gratis berujung petaka. Sedikitnya 34 orang—mayoritas siswa SD dan TK—harus dilarikan ke rumah sakit setelah menyantap nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Rabu kemarin.

Korban mengeluhkan gejala serupa: pusing, mual, muntah, diare, hingga demam. Mereka kini tersebar di tiga fasilitas kesehatan. RSUD Lubuk Basung merawat sembilan orang, termasuk seorang guru dan nenek yang ikut mencicipi makanan cucunya. Puskesmas Manggopoh menangani 20 siswa, sementara RS Rizki Bunda merawat lima korban.

Program MBG yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi BUMNag Bersama Lubuk Basung ini berada di bawah naungan Yayasan Peduli Karakter Anak Bangsa. Hingga kini, penelusuran sumber keracunan masih berlangsung.

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd. Lutfi, langsung meninjau kondisi korban di lapangan. “Pemkab Agam berkomitmen memberikan penanganan terbaik bagi korban,” katanya memastikan pelayanan kesehatan berjalan maksimal.

Bupati Agam dijadwalkan memimpin rapat koordinasi pada pukul 20.00 WIB untuk mempercepat penanganan dan merumuskan kebijakan lanjutan. Pemkab mengimbau masyarakat tidak terprovokasi informasi yang belum jelas dan menunggu perkembangan resmi dari Tim Satgas.

Related posts