MINANGKABAUNEWS.com, SOLOK — Banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, meninggalkan duka sekaligus memicu gerak cepat berbagai pihak. Hingga Selasa siang, 22 September 2026, dua warga masih dilaporkan hilang, sementara empat lainnya tengah menjalani perawatan medis.
Dua warga yang belum ditemukan masing-masing berusia 20 dan 30 tahun. Keduanya dilaporkan hilang setelah banjir bandang menghantam Nagari Kayu Aro. Sementara itu, empat warga yang mengalami luka-luka telah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Semen Padang dan RSUD Arosuka.
Bupati Solok, Jhon Firman Pandu, menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat sementara. Pemerintah daerah terus melakukan pendataan dan pemutakhiran informasi di lapangan.
“Empat orang mengalami luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Semen Padang dan RSUD Arosuka,” ujar Jhon.
Di tengah situasi darurat, semangat gotong royong terus menguat. Pemkab Solok sigap mendirikan posko pengungsian di tiga titik, yakni di rumah dinas Bupati Solok dan sejumlah ruko milik warga. Hingga Selasa siang, sedikitnya 50 warga masih bertahan di posko-posko tersebut. Kebutuhan dasar mereka terus dipenuhi agar tetap aman dan nyaman.
Langkah strategis juga diambil dengan menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari, terhitung sejak Selasa, 22 September 2026. Status ini menjadi landasan untuk mempercepat penanganan bencana, evakuasi warga, pendataan korban, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.
Tak hanya pemerintah, PLN pun turun tangan. Petugas dikerahkan untuk mengecek dan memperbaiki sejumlah tiang listrik yang rusak akibat diterjang banjir bandang. Perbaikan dilakukan demi memulihkan jaringan listrik dan memastikan pasokan listrik bagi masyarakat kembali normal. Proses perbaikan masih berlangsung dengan tetap mengutamakan kondisi dan keamanan di lapangan.
Meski bencana meninggalkan luka, semangat untuk bangkit terus menyala. Kolaborasi antara pemerintah, petugas lapangan, dan masyarakat menjadi kunci agar Solok segera pulih dan kehidupan kembali berjalan normal.







