71 Desa dan Kelurahan di Pariaman Gelar Musrenbang Hingga Bulan Februari

MINANGKABAUNEWS.COM,Pariaman Pemerintah Desa dan Kelurahan di Kota Pariaman mulai menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) ditingkat desa dan kelurahan Tahun Anggaran 2023. 71 desa dan kelurahan di empat kecamatan se-Kota Pariaman akan menggelar Musrenbang sesuai jadwal yang telah ditentukan.

 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pariaman, Fadli kepada tim MCP Kota Pariaman, Kamis (27/1/) mengatakan, Musrenbang desa dan kelurahan ini dijadwalkan tanggal 19 Januari sampai 17 Februari 2022 mendatang bertempat dikantor desa masing-masing.

 

“Usulan terbanyak itu berkaitan dengan pembangunan fisik, seperti pembuatan jalan, drainase, saluran irigasi dan sebagainya. Hasil masukan dan aspirasi masyarakat yang telah dimusyawarahkan ini akan disampaikan ketingkat kecamatan, kota dan provinsi ,” ujar Fadli.

 

Ia mengatakan, kendala yang ditemui saat musrenbang tingkat desa dan kelurahan tersebut ialah usulan terkait pembukaan jalan, biasanya permasalahan yang ditemui adalah persoalan pembebasan lahan.

 

“Pemko Pariaman meminta agar masyarakat mementingkan kebutuhan yang bersifat prioritas dan mendesak, misalkan usulan tersebut jika tidak ditangani segera akan memberikan dampak besar terhadap pembangunan masyarakat dan desa ,” serunya.

 

Fadli berharap musrenbang terlaksana dengan tidak hanya melibatkan perangkat desa saja tapi seluruh stakeholders yang ada seperti tokoh masyarakat, ninik mamak dan alim ulama, dan seluruh elemen masyarakat, sehingga semua permasalahan yang ada dapat terselesaikan.

 

Dia menerangkan dalam penyusunan perencanaan pembangunan itu ada tiga aspek yang harus kita lakukan, aspek aspiratif, aspek teknis dan aspek politis.

 

“Rancangan awal RKPD itu ada yang top down planning yakni perencanaan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dan bottom up planning atau usulan dari hasil musrenbang desa/kelurahan yang diakomodasi perangkat daerah kabupaten kota, political planning dari pokok-pokok pikiran DPRD dan partisipatif planning atau dengan pelibatan semua pemangku kepentingan ,” jelasnya kembali.

 

Mantan Plt Sekdako Pariaman ini juga himbau pemerintahan desa dan kelurahan harus mendukung penuh visi dan misi walikota pariaman dan program unggulan dalam membangun sumber daya manusia di Kota Pariaman seperti program wajib belajar 12 tahun, program kesehatan gratis, program Saga Saja dan lainnya sebagainya.

 

Kemudian, Pemko Pariaman akan melanjutkan pembangunan jalan lintas timur, sehingga ada akses jalan dan transportasi bagi masyarakat yang bisa dilalui untuk jangka panjang.

 

“Program prioritas Pemko Pariaman lainnya ialah penanggulangan penurunan angkat stunting di Kota Pariaman, karena ini bisa berdampak terhadap generasi dimasa depan ,” pungkasnya.

Related posts