Agar Saling Berkolaborasi, Genius Umar Minta Provinsi Sumbar Ikut Mendukung Peningkatan Jalan Non Budgeter Pariaman

MINANGKABAUNEWS.COM,Pariaman — “Dari 15 ruas badan jalan baru yang dibuat dengan pola gotong royong bersama masyarakat (non budgeter), saya meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ikut mendukung dan membantu pengerasan atau pengaspalan beberapa ruas badan jalan baru tersebut,” Ujar Walikota Pariaman saat Rapat Koordinasi dengan Gubernur Provinsi Sumbar melalui zoom meeting di Ruang Rapat Walikota Pariaman, Rabu (23/2).

 

Untuk membangun Provinsi Sumbar, program dari kota/kabupaten dan provinsi harus singkron. Provinsi juga harus mengetahui apa yang dibuat oleh pemerintah kota dan apa yang bisa dibantu oleh provinsi dan pemerintah pusat. Dalam membangun daerah  harus melakukan kolaborasi maka pembangunan akan cepat lebih maju,ungkap genius.

 

Ia menyebutkan dibidang ekonomi dan sumber daya alam, kekuatan kita adalah disisi perikanan.

 

“Kota Pariaman adalah daerah pantai, dan belum ada pelabuhan atau dermaga perikanan. Kami mengusulkan didaerah Naras untuk dibuat dermaga perikanan dan nantinya juga mengembangkan kawasan wisata disisi utara Kota Pariaman”, imbuhnya.

 

 

Lebih lanjut, Genius juga menjelaskan Pemko Pariaman telah membuka jalan dengan non budgeter atau tanpa anggaran dengan sistem gotong royong.

 

 

“Dalam 6 bulan ini, Pemko Pariaman telah banyak membuka jalan baru. Ada 15 ruas badan jalan dibangun dengan pola gotong royong. Mulai dari ruas water fron city Sunur-Kuraitaji,  ruas Talang Kuning-Talang Saga Cubadak Air, ruas Talang Kuning Desa Sikapak, ruas Mangguang-Padang Biriak-Biriak, ruas jalan lingkar Sungai Rambai, ruas jalan Sungai Rambai-Cubadak Air Utara, ruas jalan Kelurahan Kereta Api, ruas jalan Kelurahan Taratak, ruas jalan Tungkal Utara, ruas jalan Tanjung Sabar-Kampung Gadang, ruas Lapai Ikua Kampuang, ruas Ampalu-Simpang Apar, ruas jalan PKTD SMP 6 Desa Kampung Gadang, ruas jalan Simpang Lawega Desa Kampung Gadang, Ruas Jalan MAN Kampung Gadang”, terangnya.

 

 

“15 ruas badan jalan tersebut diberikan masyarakat dengan sukarela untuk memberikan tanahnya. Kalau bisa tahun ini, Provinsi Sumbar segera melakukan pengerasan jalan, saya juga minta bantu berapa ruas yang dapat dibantu oleh provinsi.

 

Setelah itu, jalan tersebut akan didaftarkan menjadi jalan kota untuk mendapatkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) di tahun depan.

 

 

Ia juga menuturkan bahwa panjang jalan yang dibangun dengan non budgeter ini sudah selesai 40 kilometer.

 

Dengan telah dibukanya beberapa ruas badan jalan ini, hasil-hasil pertanian bisa menjadi lebih mahal dan bernilai tinggi oleh masyarakat setempat dan lebih mudah diakses untuk membangun kota ini, sehingga apakah itu program stunting, program ekonomi dan sumber daya alam dan infrastrur bisa terjawab dan sejalan.

 

 

Sementara itu, Gubernur Provinsi Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi yang dikerjakan oleh Walikota Pariaman, Genius Umar karena telah membangun jalan sepanjang 40 kilometer untuk masyarakat dengan non budgeter.

 

“Untuk usulan yang diajukan Pemko Pariaman, nanti akan dibantu melalaui BKK dari pihak provinsi dan silahkan diajukan manakah yang di bantu oleh pemerintah provinsi dan mana yang di bantu pemerintah pusat”, katanya.

Related posts