Payakumbuh, Minangkabaunews.com,- Berakhirnya masa bakti kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh periode 2022–2026 mulai memunculkan dinamika baru dalam peta kepemimpinan olahraga daerah. Sejumlah figur digadang-gadang akan maju, namun Ainul Farhan.J menjadi salah satu nama yang secara terbuka menyatakan kesiapan.
Saat ini ia menjabat sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Payakumbuh, Farhan menegaskan tekadnya untuk membawa perubahan nyata dalam tubuh KONI Kota Payakumbuh ke depan.
“Ini bukan sekadar soal posisi, tapi soal tanggung jawab. KONI harus kembali menjadi rumah besar yang benar-benar bekerja untuk atlet dan seluruh cabang olahraga,” tegas Farhan. Selasa 14/4/2026 di Payakumbuh.
Ia menilai, masih terdapat sejumlah persoalan mendasar dalam pembinaan olahraga daerah, terutama terkait keterbatasan fasilitas dan belum optimalnya dukungan terhadap atlet dan calon atlet. Menurutnya, kondisi ini tidak boleh dibiarkan jika Payakumbuh ingin berbicara lebih jauh di level kompetisi.
Sebagai bentuk keseriusan, Farhan mengaku telah menyiapkan langkah-langkah strategis, mulai dari pembenahan sistem pembinaan, peningkatan sarana dan prasarana, hingga penguatan sinergi antar cabang olahraga.
“Kita ingin atlet tidak lagi berpikir tentang keterbatasan, tapi fokus pada prestasi. Itu hanya bisa terwujud jika sistemnya dibenahi dan fasilitasnya dipastikan layak,” ujarnya.
Lebih jauh, Farhan menegaskan bahwa kepemimpinan KONI ke depan harus berorientasi pada kerja nyata, bukan sekadar simbol atau formalitas organisasi. Ia berkomitmen mendorong budaya prestasi yang berkelanjutan serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.
Dengan berakhir masa kepengurusan, kontestasi menuju kursi Ketua KONI Kota Payakumbuh diperkirakan akan berlangsung dinamis. Harapan besar pun tertuju pada lahirnya kepemimpinan baru yang mampu menjawab tantangan dan mengangkat prestasi olahraga daerah secara lebih kompetitif. (rn)
