Aksi Jemput Bola, Disdukcapil Agam Bantu Pasien Rekam E-KTP di Rumah Sakit

  • Whatsapp
Kepala Disdukcapil Agam Helton didampingi RSUD Lubuk Basung, Syahrizal Antoni saat rekam e-KTP pasien yang dirawat.

MINANGAKABAUNEWS, AGAM — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten mudahkan pelayanan untuk masyarakat dengan melakukan perekaman Kartu Tanda Pemduduk Elektronik (e-KTP) bagi pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung, Rabu, (25/11/2021).

Kepala Disdukcapil Kabupaten Agam, Helton terjun langsung ke lokasi mengatakan, perekaman e-KTP pasien ke rumah sakit merupakan upaya memudahkan layanan bagi mereka yang berkebutuhan khusus.

Read More

“Kuta terus berupaya agar pelayanan bisa lebih mudah, cepat, dan membahagiakan sesuai dengan visi kepala daerah menjadikan Agam yang lebih maju,” ujarnya.

Pelayanan jemput bola tersebut tidak hanya bagi warga yang dirawat di rumah sakit saja, tapi juga di fasilitas kesehatan lainnya, baik di dalam kabupaten maupun di luar atau langsung ke rumah warga yang terkendala ke kantor Disdukcapil.

“Kita akan turum kelokasi untuk merekam. Apakab itu yang tengah sakit, maupun yang disabilitas,” katanya.

Menurutnya, upaya jemput bola sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan pelayanan kemudahan tersebut untuk kedepan.

“Silakan lapor bagi yang terkendala ke kantor, bisa itu melalui telpon atau pesan whatsapp, kita akan respon dan tindaklanjuti dengan segera,” ucapnya.

Direktur RSUD Lubuk Basung, dr. Syahrizal Antoni mengatakan, layanan jemput bola Disdukcapil Agam sangat berarti sekali bagi para pasien.

“Alhamdulillah, upaya Disdukcapil Agam ini luar biasa sekali, sangat bermanfaat bagi masyarakat dan membantu rumah sakit memberikan pelayanan,” katanya.

Diterangkannya, keberadaan e-KTP merupakan administrasi kependudukan yang sangat penting bagi pasien, terutama dalam hal pembiayaan. e-KTP menjadi prasyarat bagi pasien yang ingin mendapatkan manfaat BPJS kesehatan.

“Jika tidak ada BPJS Kesehatan tentu pasien tersebut terpaksa dikategorikan pasien umum, tentu yang namanya orang sakit akan terkendala dengan biaya, jadi sekali lagi ini sangat membantu,” terangnya.

Pihaknya berharap pelayanan jemput bola Disdukcapil Agam tersebut dapat terus berjalan untuk kedepan dan membantu pasien-pasien lain yang terkendala mobilitas ke kantor Disdukcapil.

“Kami sangat mendukung sekali layanan ini, terima kasih Disdukcapil Agam, semoga layanan ini terus berlanjut,” harapnya.

Related posts