Alhamdulillah! Masjid Al Hidayah Kampus IV UM Sumbar Payakumbuh Diresmikan

  • Whatsapp
Peresmian bangunan Masjid Al Hidayah, Kampus IV Universitas Muhammadiyah (UM) Sumbar, di Kota Payakumbuh, Rabu (16/2)

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Buya Mahyeldi meresmikan bangunan Masjid Al Hidayah, Kampus IV Universitas Muhammadiyah (UM) Sumbar, di Kota Payakumbuh, Rabu (16/2/2022).

Peresmian ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar, Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Pimpinan Muhammadiyah Sumbar Dr. Shofwan Karim, civitas akademika UM Sumbar, dan mahasiswa.

Read More

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh gubernur yang disaksikan semua peserta yang hadir. Sebelumnya, Buya Mahyeldi didapuk memberikan sambutan sekaligus tausiyah usai zuhur berjemaah di masjid yang bergaya Timur Tengah tersebut.

Mengawali sambutannya, Gubernur memberikan apresiasi sekaligus bangga atas penyelesaian pembangunan Masjid Al Hidayah UM Sumbar. Dengan kehadiran masjid ini diharapkan bisa menjadi langkah awal pengembangan Kampus IV UM Sumbar. Sebab menurut Buya Mahyeldi, masjid adalah awal kemajuan peradaban Islam.

Kehadiran masjid dan kampus menurut Buya Mahyeldi juga akan melengkapi dan menyempurnakan kualitas pendidikan, dan kualitas lulusan. Artinya, para lulusan tidak hanya memiliki kompetensi intelektual tapi juga spiritual.

“Apa yang dilakukan UM Sumbar ini sudah sangat tepat, dengan menghadirkan masjid di tengah-tengah kampus. Mudah-mudahan dengan kehadiran masjid Al-Hidayah ini, dari UM Sumbar nanti akan hadir calon-calon pemimpin masa depan yang tidak hanya memiliki intelektual semata, tapi juga memiliki spiritual yang kuat,” ujar Buya Mahyeldi.

Ketua PW Muhammadiyah Sumbar, Buya Shofwan Karim Elhussein menyampaikan, keberadaan masjid di kampus UM Sumbar ini menjadi instrumen yang harus dikuatkan guna menjadikan UM Sumbar sebagai pusat pengembangan Iptek yang Islami dan memberi arah perubahan.

Ia juga menambahkan, keberadaan masjid ini tidak hanya menjadi tempat peribadatan mahdhah saja, namun juga menjadi tempat kajian berkaitan dengan pengembangan islam yang dikaitkan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Buya Shofwan menambahkan, masjid ini akan dibuka untuk masyarakat umum di luar lingkungan UM Sumbar sehingga dengan hadirnya masjid ini dapat melayani kebutuhan masyarakat kaitannya dengan peribadatan.

“Masjid ini akan memiliki fungsi tidak hanya menampung jamaah di lingkugan Pesma tapi juga melibatkan masyarakat luas seperti di sebelah kita. Warga pernah menyampaikan nanti ketika masjid jadi penghuni perumahan sekaligus para tamu hotel akan diarahkan shalat jumat maupun shalat lima waktu di masjid ini. Sehingga sekaligus bisa melayani untuk kebutuhan masyarakat kaitannya dengan peribadatan,” ujarnya.

Rektor UM Sumbar, Dr. Riki Saputra menuturkan, masjid kampus ini akan menjiwai, melandasi, mewarnai, dan menafasi gerak langkah kehidupan kampus UM Sumbar baik kegiatan yang bersifat pendidikan, pembelajaran, maupun pengabdian.

Rektor UM Sumbar, Dr. Riki Saputra, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Masjid Al Hidayah UM Sumbar. Khususnya untuk waqif atau donatur.

“Masjid Al Hidayah mulai dibangun Januari 2020, bersamaan dengan peletakan batu pertama masjid di Kampus III Bukittinggi. Khusus di Kampus IV, saat ini ada program studi pertanian, insyallah kedepan kita juga ingin menghadirkan program studi kedokteran hewan. Progresnya sudah 50 persen dan Persatuan dokter hewan Indonesia juga mendukung,” ungkap Rektor.


Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Minangkabaunews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Related posts