Anda Ingin Berwisata ke Kota Solok? Sebaiknya Tunda Dulu

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Jika ada keinginan individu, keluarga, kelompok, maupun masyarakat yang ingin mengunjungi tempat wisata di Kota Solok, sebaiknya urungkan dulu hingga Penerapan Pengetatan PPKM Mikro dalam upaya menekan penyebaran virus COVID-19 berakhir.

Pasalnya, sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 17 Tahun 2021 dan Surat Kesepakatan Forkopimda Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Daerah Kota Solok menutup semua objek wisata diseluruh Kota Solok.

Read More

Penutupan objek wisata tersebut dilakukan secara menyeluruh tanpa pengecualian. Baik objek yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Kota Solok maupun yang dikelola oleh masyarakat.

Diantaranya Objek Wisata Pulau Belibis, Wisata Agro Batu Patah dan sekitarnya di Payo, wisata alam Sawah Solok, Sarasah Aia Batimpo, wisata Alam Laing Pasia, dan lainya.

Dalam Kesepakatan bersama Pemko Solok dengan Forkopimda Poin 8, ditegaskan “Pelaksanaan Kegiatan Pada Area Publik (Fasilitas Umum, Taman Umum, Tempat Wisata Umum, dan Area Publik Lainya) ditutup untuk sementara waktu sampai keadaan dinyatakan aman”.

Termasuk didalamnya kegiatan seni, budaya, dan kemasyarakatan, juga ditutup untuk sementara waktu sampai dinyatakan aman melalui Keputusan Walikota Solok.

Ditemui MinangkabauNews.com, Kamis (8/7/2021), Wakil Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra meminta maaf pada masyarakat atas Penerapan Pengetatan PPKM Mikro di Kota Solok.

“Kami paham dan mengerti, dengan Penerapan Pengetatan PPKM Mikro banyak kegiatan dan aktifitas masyarakat yang terganggu, bahkan ada yang tutup. Kami minta maaf, mari kita berdoa dan patuhi himbauan Pemerintah dengan menerapkan Protokol Kesehatan COVID-19 agar kita bisa beraktifitas lagi,” ujarnya.

Related posts